INVESTIGASI.IN
Sejumlah perwira tinggi Polri dikabarkan diamankan secara senyap olehpp Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.
Informasi yang diperoleh awak media Selasa (3/11/2026), menyebut para jenderal tersebut pdijemput oleh satuan khusus untuk menjalani pemeriksaan intensif di ruang Divpropam Mabes Polri.
Salah satu yang disebut diamankan adalah perwira tinggi berpangkat bintang empat yang kini tengah mengemban amanah di posisi sipil pemerintahan.
“Iya, benar, ada pengamanan. Satu bintang empat inisial L, dan beberapa jenderal bintang tiga. Tapi yang bintang empat sudah dilepas,” ujar sumber internal awak media di Mabes Polri, Selasa siang.
Sumber tersebut menyebut pemeriksaan dilakukan secara maraton. Para perwira yang diperiksa disebut sempat ditahan di Mako Brimob untuk membedah persoalan yang diklaim sangat sensitif. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai jumlah pasti jenderal yang diamankan maupun materi perkara yang melatarbelakanginya.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir tidak membantah maupun membenarkan kabar tersebut.
“Belum saatnya memberikan jawaban maupun informasi mengenai itu. Ada saatnya,” ucap Johnny, Selasa (3/11).
Mabes Polri sendiri hingga berita ini ditulis masih menutup rapat detail identitas dan kasusnya. Informasi yang beredar menyebut Mabes Polri akan menggelar keterangan resmi kepada publik pada sore ini.
Kabar ini mencuat berbarengan dengan transisi kepemimpinan di Korps Bhayangkara. Seperti diketahui, Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik di Istana Negara Jakarta menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Listyo kemudian dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki pos sipil strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Hingga kini, Papuanewsonline.com masih terus berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari Divpropam terkait kebenaran operasi senyap tersebut.
Reporter,Aristono

