Mediainvestigasi.in
Banyuwangi — M. Yunus Wahyudi yang dikenal dengan julukan Harimau Blambangan mengajak masyarakat dan aparat terkait untuk melakukan langkah jemput bola dalam penanganan jalan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kegiatan penutupan jalan berlubang dilakukan bersama tim relawan dan warga setempat hingga larut malam di wilayah Kaliboyo Kradenan Purwoharjo. Penanganan darurat dilakukan dengan menggunakan material pasir dan semen untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
Berdasarkan data lapangan yang disampaikan, kerusakan jalan di wilayah Banyuwangi disebut telah menimbulkan ratusan korban, dengan estimasi mencapai sekitar 227 orang mengalami luka ringan hingga cacat permanen akibat kecelakaan.
M. Yunus menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung aksi tersebut, di antaranya pemilik tambang yang menyumbangkan pasir, anggota DPR Michael yang memberikan bantuan semen, serta dukungan dari Polresta Banyuwangi yang turut memberikan atensi terhadap kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, penutupan lubang jalan merupakan langkah darurat yang penting karena kondisi jalan rusak sangat berisiko bagi keselamatan masyarakat. Ia juga menegaskan perlunya peningkatan alokasi anggaran APBD untuk perbaikan infrastruktur jalan agar penanganan bisa lebih cepat dan menyeluruh.
Selain itu, M. Yunus mengajak seluruh aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan untuk bersinergi tanpa terpengaruh opini negatif di media sosial, dengan fokus utama pada manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak perlu memperdebatkan hal yang tidak produktif. Yang terpenting adalah keselamatan masyarakat dan tindakan nyata di lapangan,” tegasnya.
Kegiatan sosial ini mendapat respons positif dari warga sekitar yang berharap perbaikan jalan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi mengurangi risiko kecelakaan di wilayah Banyuwangi.

