Top 5 This Week

Related Posts

4. Kampung Pancasila Surabaya: Jumat Berkah Jadi Tradisi Syukur dan Kepedulian Warga

Surabaya, 15 Mei 2026 – Sejalan dengan arahan Walikota Surabaya, keberadaan Kampung Pancasila kini semakin menunjukkan hasil yang nyata. Nilai-nilai luhur bangsa, khususnya yang tertuang dalam Sila Kedua Pancasila yaitu “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, telah hidup dan diterjemahkan langsung dalam bentuk semangat gotong royong serta kebersamaan yang kian menguat di tengah masyarakat. Hal ini terlihat jelas dari kegiatan rutin yang digelar oleh warga Perum Griya Mitra Asri Blok H-I, RT 11/RW 01, Jelidro, Kelurahan Sambikerep, pada Jumat (15/5/2026).

Kegiatan bernama Jumat Berkah ini menjadi bukti konkret bagaimana nilai kemanusiaan dijalankan secara nyata dan berkelanjutan. Komandan Kampung sekaligus Ketua RT setempat, Djaenal Arifin, dalam sambutannya sebelum proses pembagian nasi bungkus mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukanlah program yang baru lahir, melainkan sebuah tradisi kebaikan yang telah dikonsistenkan sejak lama. Kegiatan ini berpusat pada Majelis Taklim Pengajian Bapak-bapak yang diketuai oleh Abah Didik Abidin, yang sudah berdiri dan berjalan mulai awal tahun 2020 silam.

“Ini adalah bagian dari program Walikota Surabaya sebagai Kampung Pancasila. Alhamdulillah, hingga hari ini, Jumat tanggal 15 Mei 2026, kegiatan mulia ini masih terus berjalan dan semangat warga untuk berbagi tidak pernah surut,” tegas Djaenal Arifin. Ia menambahkan bahwa konsistensi ini menjadi kunci utama agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi tulisan semata, namun terasa manfaatnya bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas yang membutuhkan uluran tangan.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Djaenal Arifin, Jumat Berkah ini lahir murni dari rasa syukur dan kepedulian tinggi antarwarga. Para warga secara sukarela berinisiatif menyisihkan sebagian rezeki yang mereka dapatkan selama satu minggu penuh. Dana atau bahan makanan yang terkumpul kemudian diolah dan dikemas menjadi nasi bungkus, yang siap disalurkan kepada siapa saja yang membutuhkan bantuan dan perhatian sesama.

“Jumat Berkah ini adalah wujud syukur kepedulian warga untuk menyisihkan rejekinya selama seminggu ini, lalu kami wujudkan dan kemas dalam bentuk nasi bungkus untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Semua ini dilakukan dengan hati yang ikhlas agar keberkahan dan rezeki yang kami terima bisa bermanfaat lebih luas,” ujarnya menegaskan makna di balik kegiatan sosial ini.

Dalam pelaksanaannya yang rutin setiap hari Jumat, kegiatan ini dikoordinir langsung oleh Supardi, atau yang akrab disapa Pak Breng oleh warga sekitar. Salah satu poin paling istimewa dari program ini adalah prinsip persamaan dan keadilan yang dipegang teguh. Nasi bungkus dibagikan kepada masyarakat secara umum, tanpa membedakan warna, corak, latar belakang, maupun elemen masyarakat. Siapa saja yang datang dan membutuhkan, dipastikan akan mendapatkan bagiannya masing-masing.

Warga Perum Griya Mitra Asri sepakat bahwa program kebaikan ini akan senantiasa dijalankan terus-menerus. Kegiatan ini akan tetap berlangsung selama sebagian besar warga masih diberkahi rezeki dan kemampuan untuk berbagi. Hal ini sekaligus menjadi komitmen warga dalam mewujudkan Kampung Pancasila yang sesungguhnya, tempat di mana kepedulian dan persaudaraan senantiasa dijaga sebagai cerminan masyarakat yang beradab.

Popular Articles