Kompas. Sbs
*SOSOKAN TABAH, Kepala Desa Sosokan Tabah, Abdul Kohar, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada media Kompas 86, khususnya kepada rekan Bambang Irawan.
Permintaan maaf ini disampaikan terkait komunikasi yang kurang pas dan menimbulkan ketersinggungan beberapa waktu lalu.
“Kami keluarga besar Desa Sosokan Tabah mohon maaf sebesar-besarnya kepada rekan Bambang Irawan dari Kompas 86 atas perkataan yang kurang berkenan dan membuat tidak nyaman. Itu murni ketersinggungan sesaat, bukan maksud hati menyakiti,” ujar Kades Abdul Kohar.
Sebagai sesama warga Kepahiang dan keluarga, Kades Abdul Kohar berjanji ke depan akan lebih menahan diri dan menjaga komunikasi yang baik dengan insan pers.
“Saya berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Media dan Pemerintah Desa itu mitra. Tanpa kontrol dan pemberitaan media, kami tidak bisa bekerja maksimal untuk warga. Mari kita jaga silaturahmi ini,” tambahnya.
Pihak media Kompas 86 melalui Bambang Irawan menerima permohonan maaf tersebut dengan baik. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri permasalahan dan kembali bersinergi membangun Desa Sosokan Tabah dan Kabupaten Kepahiang.
“Kami keluarga. Beda pendapat itu biasa, tapi jangan sampai putus silaturahmi. Minta maaf itu ksatria. Terima kasih Pak Kades sudah berjiwa besar,” ujar Bambang Irawan.
Pemerintah Kabupaten Kepahiang mengapresiasi langkah damai ini. Diharapkan kejadian ini jadi pelajaran bersama: komunikasi yang baik adalah kunci pembangunan.tim Kompas sbs

