Top 5 This Week

Related Posts

Sambut Usia Perak dan HUT RI ke-81, Demokrat Sumsel Gelar Lomba Rakyat Serentak di 17 Kabupaten/Kota

PALI, Investigasi.in – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan siap membiru-putihkan Bumi Sriwijaya melalui kemeriahan pesta rakyat. Dalam rangka memperingati “Usia Perak” Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPD Demokrat Sumsel akan menggelar aksi massal bertajuk “Lomba Rakyat HUT ke-25 Partai Demokrat” secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan pada Minggu, 23 Agustus 2026.


Ajang tahunan ini dipastikan bakal menyedot antusiasme puluhan ribu massa. Tidak hanya melibatkan jajaran pengurus, kader, dan simpatisan partai, kegiatan ini dirancang terbuka luas bagi masyarakat umum guna membangun ruang interaksi yang hangat dan tanpa sekat. Berbagai perlombaan tradisional khas agustusan seperti makan kerupuk, balap karung, tarik tambang, hingga kegiatan kebugaran berupa jalan santai dan senam sehat akan menjadi menu utama kemeriahan di setiap daerah.

Bukan Seremonial, Demokrat Ingin Melekat di Hati Rakyat

Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel, H. Cik Ujang, melalui Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPD Partai Demokrat Sumsel, Firdaus Hasbullah, SH, MH, menegaskan bahwa agenda besar ini bukan sekadar perayaan ulang tahun partai yang bersifat elitis atau seremonial belaka. Kegiatan ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen politik Partai Demokrat yang ingin selalu hadir di tengah-tengah denyut nadi kehidupan masyarakat.

“Lomba rakyat ini memiliki makna yang sangat besar bagi kami. Di tengah dinamika kehidupan saat ini, Demokrat ingin hadir mengembalikan kegembiraan, memperkokoh kebersamaan, dan menyalakan kembali semangat gotong royong yang menjadi akar budaya bangsa. Partai Demokrat tidak boleh dan tidak akan pernah hanya hadir ketika momentum politik atau pemilu tiba. Kami harus ada dan menyatu bersama rakyat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Firdaus Hasbullah saat memberikan keterangan.


Refleksi 25 Tahun: Menakar Tiga Pilar Perjuangan Bangsa

Pria yang akrab disapa FH ini menjelaskan, momentum dua dekade setengah kiprah Partai Demokrat di panggung politik nasional diisi dengan refleksi mendalam mengenai arah perjuangan bangsa. Hal tersebut dituangkan secara konkret melalui tema besar yang diusung tahun ini, yaitu “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi”.
Firdaus menguraikan satu per satu substansi dari tiga pilar pesan politik tersebut:

1. Memajukan Ekonomi: Frasa ini harus dimaknai sebagai komitmen mutlak partai untuk berpihak pada ekonomi kerakyatan. Demokrat menginginkan setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh secara finansial. “Ekonomi tidak boleh hanya diukur dari pertumbuhan angka-angka statistik di atas kertas. Indikator utamanya adalah sejauh mana masyarakat bawah merasakan peningkatan kesejahteraan di dapur mereka dan memiliki ruang nyata untuk berkembang,” tegas Advokat senior Sumsel tersebut.

2. Menegakkan Keadilan: Keadilan sosial dan hukum merupakan fondasi mutlak dalam kehidupan berbangsa. Demokrat Sumsel mendorong agar keadilan menjadi panglima dalam setiap kebijakan pembangunan, pelayanan publik, hingga penegakan hukum tanpa pandang bulu, demi memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara.

3. Menjaga Demokrasi: Ini menjadi pengingat bahwa Demokrat konsisten mengawal iklim politik yang sehat, konstitusional, dan bermartabat. Kekuasaan tertinggi harus tetap dikembalikan ke tangan rakyat sebagai pemegang kedaulatan sejati.

“Tiga pesan ini adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Ekonomi yang maju membutuhkan kepastian keadilan, dan keadilan hanya bisa tegak jika demokrasinya sehat. Oleh karena itu, tema ini bukan sekadar slogan pemanis pamflet, melainkan sikap politik resmi Partai Demokrat Sumatera Selatan dalam menghadapi tantangan zaman ke depan,” imbuh Firdaus secara diplomatis.

Pesan Politik Membumi: Merajut Hubungan Emosional

Lebih lanjut, Firdaus menambahkan bahwa keputusan menyelenggarakan lomba rakyat secara serentak di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan membawa pesan instruksi yang jelas dari pusat dan daerah. Demokrat ingin mempraktikkan gaya ‘politik membumi’ yang mengedepankan pendekatan humanis.

Melalui kegiatan ini, partai berlambang Mercy ini ingin membuktikan kepada publik bahwa politik tidak melulu berbicara soal perebutan kekuasaan, intrik, maupun kontestasi yang kaku. Politik juga bisa tampil dalam wajah yang menggembirakan, yakni membangun tali persaudaraan, solidaritas, dan menyuntikkan energi optimisme kepada masyarakat.

“Kami ingin menjadikan momentum ganda—HUT ke-25 Partai Demokrat dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI—sebagai jembatan emas untuk memperkuat kembali hubungan emosional (chemistry) yang erat antara partai dengan rakyat Sumatera Selatan,” tuturnya.

Seruan Solidaritas untuk Kader
Menutup keterangannya, Firdaus Hasbullah mewakili struktur DPD mengimbau dan mengajak seluruh jajaran pengurus di tingkat DPC (kabupaten/kota), PAC (kecamatan), ranting, hingga seluruh sayap partai dan simpatisan di Sumsel untuk merapatkan barisan. Ia meminta momentum agustusan ini dijadikan titik balik untuk meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing.

“Memasuki usia perak 25 tahun, Partai Demokrat harus semakin matang, taktis, dan bijaksana dalam memperjuangkan hak-hak rakyat. Dan di usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia, tugas sejarah kita bersama adalah memastikan bahwa kemerdekaan ini benar-benar menghadirkan kesejahteraan yang merata, keadilan yang hakiki, serta kualitas demokrasi yang semakin kuat di tanah air,” pungkas Firdaus.(Moy)

Popular Articles