
PALI, INVESTIGASI.IN – Krisis kekeringan akibat musim kemarau ekstrem kian melanda berbagai wilayah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Dampak buruk lingkungan seperti kabut asap yang kian pekat, tanah gersang, kelangkaan air bersih, hingga lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) memicu keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.
Merespons situasi darurat tersebut, Pondok Pesantren (Pon-Pes) Nurul Qur’an Betung Selatan akan menggelar aksi religi dan doa bersama berskala besar. Agenda utama berupa Sholat Istisqa (sholat meminta hujan) massal ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Masjid Pon-Pes Nurul Qur’an, Betung Selatan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.
Pimpinan Pon-Pes Nurul Qur’an, KH. Aman Rohman, S.Q., S.Ag., menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kondisi geografis dan kesehatan yang menimpa warga desa akhir-akhir ini. Menurutnya, kolaborasi doa dan usaha spiritual sangat dibutuhkan di samping penanganan teknis dari pihak berwenang.
“Di desa kita saat ini tengah musim kemarau, debu berterbangan, tanah dan tanaman gersang, air di sumur mulai mengering,” ujar KH. Aman Rohman saat memberikan keterangan resmi mengenai situasi terkini di wilayahnya.
Beliau berharap momentum ibadah bersama ini dapat mengetuk pintu rahmat Yang Maha Kuasa agar hujan segera turun membasahi bumi tanah PALI.
Rangkaian Kegiatan dan Pembagian WaktuAksi doa bersama ini akan dimulai bertepatan dengan pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah, yakni pada pukul 12:00 WIB. Masyarakat diimbau untuk hadir lebih awal guna menjaga ketertiban prosesi ibadah.
Pihak panitia telah menyusun rangkaian acara komprehensif demi memaksimalkan momentum spiritual ini, antara lain:
• Sholat Dzuhur Berjamaah: Menjadi pembuka seluruh rangkaian kegiatan ibadah.Sholat Istisqa: Ibadah utama untuk memohon diturunkannya hujan demi mengatasi kekeringan.
• Dzikir dan Do’a Bersama: Sesi khusus memohon ampunan dan keselamatan dari bencana kabut asap dan penyakit.
• Peringatan Maulid Nabi: Mengisi ruang refleksi keteladanan Rasulullah SAW dalam menghadapi masa-masa sulit.
Imbauan untuk Jamaah dan Masyarakat Umum
Undangan ini bersifat terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat umum, baik warga lokal Betung Selatan maupun masyarakat Kabupaten PALI yang ingin bersatu dalam doa. Mengingat kondisi udara luar ruangan yang kurang sehat akibat paparan debu dan kabut asap, panitia menyarankan para jamaah untuk membawa perlengkapan pelindung pribadi seperti masker saat menuju lokasi masjid.
“Semoga Allah memudahkan urusan kita, mengangkat wabah penyakit ISPA, dan segera menurunkan hujan yang berkah bagi kita semua, Amiin,” tutup KH. Aman Rohman.(Moy)

