JAKARTA, — INVESTIGASI.In – Teror dalam film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah bukan semata soal sosok misterius dan rangkaian pembunuhan. Di balik ketegangan yang dibangun Hanung Bramantyo, terselip upaya mempertemukan kisah fiksi dengan fragmen sejarah Indonesia yang sampai hari ini masih menjadi ruang perdebatan.
Film tersebut mengambil latar 309 hari sebelum tragedi 1965. Desa Lobang Buaya menjadi pusat cerita ketika serangkaian kematian ganjil mulai menghantui warga, Kejanggalan semakin kuat karena peristiwa-peristiwa tersebut memiliki pola yang terus berulang.
Namun, Hanung tidak berhenti pada formula film horor konvensional. Teror digunakan sebagai kendaraan untuk mengajak penonton mempertanyakan bagaimana sebuah bangsa mengingat, membaca, dan mewariskan sejarah kepada generasi berikutnya.
Dalam Press Screening dan Press Conference di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (25/9/2026), Hanung menjelaskan bahwa persoalan ingatan sejarah menjadi salah satu alasan penting di balik lahirnya film tersebut.
“Peristiwa G30SPKI ini tidak boleh hilang dari ingatan kolektif masyarakat, terutama anak-anak muda,” ujar Hanung.
Menurut Hanung, pertemuan antara fiksi dan sejarah justru membuka ruang bagi penonton untuk melihat sebuah peristiwa dari perspektif yang berbeda. Karena itu, atmosfer horor dalam film tidak hanya dibangun melalui pembunuhan maupun misteri, tetapi juga melalui ketegangan sosial yang menjadi latar cerita.
Gagasan film ini mulai berkembang sejak masa pandemi, Hanung kemudian menyusun skenario pada 2024 sebelum produksi dilakukan bersama Adhya Pictures dan Dapur Film. Pengambilan gambar berlangsung pada akhir 2024.
Kehadiran film ini juga mendapat perhatian di sejumlah ajang perfilman internasional,Lobang Buaya tercatat masuk dalam International Film Festival Rotterdam 2026 dan memperoleh nominasi kategori B-Extreme di Bucheon International Fantastic Film Festival.
Deretan pemain seperti Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Mathias Muchus, dan Anya Zen turut menghidupkan kisah yang bergerak antara misteri, horor, dan latar sejarah tersebut.
Film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Pada akhirnya, film ini menawarkan dua jenis ketakutan: teror yang dibangun di dalam cerita dan pertanyaan tentang masa lalu yang mungkin tetap tinggal di kepala penonton setelah layar berubah gelap.

