Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.
Satu tahun kepemimpinan Bupati H. Zurdi Nata dan Wakil Bupati Ir. Abdul Hafizh menuai beragam respons dari masyarakat. Di tengah beredarnya kritik di media sosial yang menyebut “belum ada gebrakan”, Pemerintah Kabupaten Kepahiang memaparkan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur yang telah terealisasi.
Meski diakui menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkab tetap memprioritaskan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan akses ekonomi.
*5 Capaian Infrastruktur Setahun Terakhir:*
1. *Jalan Tugu Rejo, Kec. Kabawetan*
Akses warga yang sebelumnya terhambat kini lebih lancar, mempercepat mobilitas hasil pertanian ke pasar.
2. *Jalan ke Water Park Impres – Jalan Daerah/IJD*
Menghubungkan destinasi wisata dengan pusat kota. Diharapkan mendongkrak kunjungan wisata dan UMKM sekitar.
3. *Jalan Tembus Tabah Tebelet – Tebat Monok*
Jalan penghubung antar desa yang lama dinanti. Kini warga dua desa tidak perlu memutar jauh.
4. *Jalan Lingkungan SMA 1 sampai SDIT*
Fokus pada keselamatan pelajar dan akses pendidikan. Jalan yang dulu rusak kini bisa dilalui nyaman.
5. *Pembangunan Area Terminal*
Sebagai simpul transportasi, diharapkan menata angkutan dan menggerakkan ekonomi di pusat kota.
Selain 5 poin di atas, Pemkab juga mengagendakan *renovasi Lapangan Santoso* dalam waktu dekat. Renovasi ini untuk meningkatkan kualitas sarana olahraga dan ruang publik warga.
“Bupati dan Wakil Bupati menyadari satu tahun masih tahap awal dan anggaran sangat terbatas. Tapi Alhamdulillah, dengan usulan dan dukungan masyarakat, pembangunan tetap berjalan. Tanpa usulan warga, program ini tidak akan terlaksana,” jelas sumber Pemkab Kepahiang.
Kepala Desa Tebat Monok yang wilayahnya dilintasi jalan tembus mengaku merasakan dampaknya. “Dulu warga Tabah Tebelet kalau ke Tebat Monok muter jauh. Sekarang tembus, ongkos angkut jadi lebih murah. Ini gebrakan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Pemkab mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan usulan dan mengawal pembangunan. Narasi “tidak ada gebrakan” dibantah dengan data kerja nyata di lapangan.
“Silakan dikritik, tapi mari sekalian kasih solusi dan usulan. Karena membangun Kepahiang itu kerja bersama, bukan kerja satu dua orang saja,” tambah sumber tersebut.
Masyarakat berharap, dengan doa dan dukungan, Bupati dan Wakil Bupati selalu diberi kesehatan agar dapat terus memimpin dan memajukan Kabupaten Kepahiang.
Investigasi. in
(Tim)

