KUBU RAYA, – Kondisi turap di kawasan Parit Leban kembali menjadi sorotan. Belum genap satu tahun sejak pekerjaan selesai, sejumlah bagian turap tersebut diduga mulai mengalami kemiringan dan berpotensi roboh.
Pantauan di lapangan menunjukkan adanya bagian turap yang terlihat tidak lagi tegak seperti kondisi semula. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga, terutama apabila tidak segera dilakukan pemeriksaan dan penanganan.
Warga berharap pihak terkait tidak mengabaikan kondisi tersebut. Mereka meminta dilakukan pengecekan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab turap mulai miring, sekaligus memastikan kualitas pekerjaan dan keamanan bangunan.
“Kalau memang sudah mulai miring, kami khawatir lama-lama roboh. Sebaiknya segera dicek sebelum kondisinya semakin parah,” ujar salah seorang warga.
Sorotan juga diarahkan kepada Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat selaku pihak yang memiliki kewenangan terkait pekerjaan tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui whatsapp kepada Kadis PUPR Provinsi Kalimantan Barat Iskandar Zulkanaen, ST terkait turap Parit Leban belum setahun sudah miring dan terancam roboh tidak memberi tanggapan kepada media.
Sementara itu, salah warga mengatakan turap tersebut tidak di pasang penarikan jadi liat lah kondisi ya sekarang sudah mering bahkan yang di ujung sudah mau roboh,” jelas warga yang minta nama di rahasiakan.
Di Tempat Terpisah Tim mencoba mencari informasi melalui ketua RT.sempat,menurut keterangan nya Pekerjaan Tersebut dikerjakan Oleh pemborong benama Tuwok
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat disebut belum memberikan tanggapan atas informasi mengenai kondisi turap yang diduga mulai miring.
Warga berharap instansi terkait dapat turun langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan teknis. Jika ditemukan adanya persoalan pada pekerjaan, masyarakat meminta agar dilakukan perbaikan sesuai ketentuan.
Selain itu, pemeriksaan lapangan dinilai penting untuk memastikan apakah kondisi turap tersebut berkaitan dengan kualitas konstruksi, kondisi tanah, faktor lingkungan, atau penyebab lainnya.
Masyarakat juga meminta agar hasil pemeriksaan disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi mengenai kualitas dan pelaksanaan pekerjaan.
Hingga saat ini, kondisi turap tersebut masih menjadi perhatian warga. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah sebelum kerusakan berkembang dan menimbulkan risiko yang lebih besar.
Sumber: Tim Investigasi

