Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.
Kegiatan pra pelaksana Desa Tabah Tebelet, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang,Provinsi Bengkulu” kamis 21/05/2026 ,yang seharusnya menjadi forum perencanaan program desa secara terbuka, digelar di salah satu hotel di Kepahiang. Keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait transparansi dan efisiensi penggunaan anggaran desa.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, panitia memindahkan lokasi kegiatan dari Balai Desa Tabah Tebelet ke hotel dengan alasan fasilitas WC di balai desa tidak dapat digunakan. Padahal, kondisi bangunan balai desa lainnya masih dinilai layak digunakan.
Sejumlah warga menilai alasan tersebut kurang memadai. Menurut mereka, perbaikan darurat WC atau pemindahan lokasi ke aula sekolah dan kantor kecamatan bisa menjadi alternatif yang lebih hemat tanpa harus menyewa hotel.
Praplaksana itu forum awal perencanaan desa. Seharusnya terbuka dan bisa diakses warga. Kalau dilaksanakan di hotel, publik jadi bertanya-tanya soal dasar anggaran dan tujuannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Rabu (20/5/2026).
Yang menambah kecurigaan, Kepala Desa Tabah Tebelet disebut menghindari awak media seusai kegiatan selesai. Sikap tersebut dinilai bertolak belakang dengan prinsip transparansi yang harus dijunjung dalam pengelolaan Dana Desa.
Pertanyaan juga muncul terkait pos anggaran kegiatan. Meski disebut hanya dikenakan biaya kebersihan hotel, masih ada komponen lain seperti sewa ruangan, konsumsi, kopi, snack, dan ATK yang perlu dijelaskan sumber dan penggunaannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Tabah Tebelet maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepahiang terkait rincian anggaran kegiatan tersebut.
Masyarakat berharap BPD dan Inspektorat Kabupaten Kepahiang serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan ini agar tidak terjadi pemborosan anggaran yang bersumber dari Dana Desa.

