INVESTIGASI.IN | BANYUWANGI – Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam dasar negara Republik Indonesia. Semangat tersebut juga digaungkan oleh Ketua Umum LBH Lembaga Bantuan Hukum Gadja Mada Indonesia (GMI) Banyuwangi, Danny Hendro Saputro, S.H., M.H., yang mengajak seluruh jajaran pengurus, anggota, dan relawan organisasi untuk terus berbuat kebaikan serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Menurut Danny Hendro Saputro, Hari Lahir Pancasila bukan hanya sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh anak bangsa untuk kembali memahami, menghayati, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan maupun lembaga bantuan hukum memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat sebagai wadah pengabdian dan pemberi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Pancasila mengajarkan kita tentang persatuan, keadilan sosial, gotong royong, dan kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut tidak boleh hanya menjadi slogan atau sekadar hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Danny Hendro Saputro saat memperingati Hari Lahir Pancasila.
Ia menjelaskan bahwa LBH Lembaga Bantuan Hukum Gadja Mada Indonesia selama ini berkomitmen untuk memberikan pendampingan hukum, edukasi, advokasi, serta bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun status sosial. Komitmen tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan sila kedua dan sila kelima Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Bagi kami, membantu masyarakat yang mengalami kesulitan hukum, memberikan edukasi kepada warga, menyantuni kaum dhuafa, serta ikut mendorong terciptanya keadilan adalah bagian dari pengabdian yang sejalan dengan semangat Pancasila. Organisasi harus menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.
Danny juga mengajak seluruh anggota LBH GMI Banyuwangi untuk terus menjaga integritas, solidaritas, dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas organisasi. Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya membangun budaya kepedulian sosial di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks. Rasa empati terhadap sesama harus terus ditumbuhkan agar nilai-nilai kemanusiaan tidak luntur oleh perkembangan zaman.
“Kita harus terus menanamkan semangat saling membantu, saling menghargai, dan saling menguatkan. Jangan pernah lelah berbuat baik, karena sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan memberikan dampak positif bagi orang lain. Ketika masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran organisasi, maka itulah bukti bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di tengah kehidupan kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Danny Hendro Saputro berharap Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan yang ada. Ia mengingatkan bahwa Indonesia dibangun di atas keberagaman yang harus dijaga bersama sebagai kekuatan nasional.
“Perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah belah. Justru keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus dirawat dengan semangat persaudaraan dan gotong royong. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak, berpikir, dan bersikap demi mewujudkan Indonesia yang lebih adil, maju, dan sejahtera,” katanya.
Menutup pernyataannya, Danny mengajak seluruh elemen masyarakat Banyuwangi untuk bersama-sama membangun budaya kebaikan dan kepedulian sosial. Ia meyakini bahwa kemajuan daerah maupun bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh komponen masyarakat bersatu, saling mendukung, dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing.
“Di Hari Lahir Pancasila ini, mari kita jadikan semangat pengabdian, kepedulian, dan gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Bersama kita bisa menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa. Dirgahayu Pancasila, Jayalah Indonesiaku,” pungkasnya.
Menghidupkan Nilai-Nilai Pancasila Lewat Aksi Sosial, LBH Gadja Mada Indonesia Banyuwangi Terus Mengabdi

