Beranda blog Halaman 10

“STOP GEOLISTRIK! Warga Sumberagung Melawan, Tanah Petani Bukan Tumbal Investasi”

0

INVESTIGASI.IN | Banyuwangi – Gelombang penolakan terhadap aktivitas geolistrik di wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, semakin memanas. Warga bersama tokoh masyarakat mulai angkat suara dan menunjukkan perlawanan terbuka terhadap aktivitas yang dianggap mengancam ruang hidup petani dan masa depan lingkungan desa.


Di tengah hamparan lahan pertanian, spanduk besar bertuliskan “STOP GEOLISTRIK” berdiri mencolok sebagai simbol kemarahan dan kegelisahan masyarakat. Bagi warga, tanah pertanian bukan sekadar lahan kosong yang bisa dimasuki seenaknya, melainkan sumber kehidupan yang diwariskan turun-temurun untuk anak cucu mereka.


Tokoh masyarakat Desa Sumberagung, P. Suratin, saat ditemui oleh Bapak Pramono dari tim investigasi dan media, menegaskan bahwa masyarakat mulai resah dengan adanya aktivitas yang masuk ke wilayah pertanian tanpa keterbukaan yang jelas kepada warga.


“Kami ini rakyat kecil. Hidup kami dari sawah dan ladang. Jangan sampai atas nama proyek dan investasi, petani dijadikan korban,” tegas P. Suratin.


Menurutnya, masyarakat bukan anti pembangunan. Namun warga menolak apabila aktivitas yang berpotensi berdampak terhadap lingkungan dan lahan pertanian dilakukan tanpa komunikasi terbuka, tanpa persetujuan masyarakat, dan tanpa memikirkan dampak jangka panjang terhadap kehidupan warga desa.


Warga menilai, selama ini petani selalu menjadi pihak yang paling lemah ketika kepentingan besar mulai masuk desa. Mereka hanya dijadikan penonton di tanah sendiri, sementara keputusan penting diduga sudah ditentukan tanpa melibatkan suara rakyat kecil.


“Kami ingin dihargai sebagai pemilik lahan dan masyarakat yang tinggal di sini. Jangan sampai rakyat hanya dipakai namanya, tapi hak dan suaranya diabaikan,” lanjutnya.


Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Masyarakat takut aktivitas geolistrik menjadi pintu masuk eksploitasi yang dapat mengancam sumber air, merusak struktur lahan pertanian, dan menghancurkan keseimbangan lingkungan yang selama ini menjadi penopang hidup petani.


Ironisnya, di saat petani sedang berjuang menghadapi mahalnya pupuk, cuaca yang tidak menentu, dan hasil panen yang terus menurun, kini mereka justru dibayangi ancaman kehilangan ruang hidup akibat kepentingan investasi yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil.


Spanduk penolakan yang dipasang warga juga memuat larangan keras terhadap pihak luar yang memasuki lahan pertanian tanpa izin. Sikap itu menjadi bukti bahwa masyarakat mulai bersatu menjaga wilayah mereka dari aktivitas yang dinilai merugikan petani.


Warga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait tidak tutup mata terhadap keresahan masyarakat bawah. Mereka mendesak adanya keterbukaan, dialog langsung dengan warga, serta penghentian sementara aktivitas yang memicu konflik di tengah masyarakat.


“Tanah ini bukan warisan untuk dijual, tapi titipan untuk anak cucu kami. Kalau tanah rusak, petani mau hidup dari apa?” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Kini suara perlawanan dari Desa Sumberagung mulai menggema luas.

Warga menegaskan akan terus berdiri di garis depan menjaga lahan pertanian mereka dari segala bentuk aktivitas yang dianggap mengancam masa depan desa.
Bagi masyarakat Pesanggaran, pembangunan tidak boleh berjalan dengan mengorbankan rakyat kecil. Karena ketika tanah petani mulai terancam, maka yang dipertaruhkan bukan hanya sawah dan ladang, tetapi juga kehidupan, martabat, dan masa depan generasi berikutnya.(tim)

Polda Kalbar Gelar Tatap Muka Ojol Upaya Kamseltibcar

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in PONTIANAK, Polda Kalbar – Dalam upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Barat menggelar kegiatan tatap muka dan diskusi hangat dengan para pengemudi ojek online (ojol) bertajuk “Polantas Menyapa Ojol” yang dilangsungkan di salah satu kafe di bilangan Jalan Veteran, Kota Pontianak, pada Minggu (24/5).

Dengan mengusung tema lokal yang akrab, “Kite Semue Pahlawan Keselamatan di Jalan”, kegiatan ini diinisiasi oleh Korlantas Polri sebagai bentuk pendekatan persuasif dan edukatif kepada pahlawan transportasi daring yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

Acara diawali dengan sambutan dari Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalbar, Kombes Pol. Valentino Asmoro, S.I.K., M.H., yang menyambut baik kehadiran para pengemudi ojol dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban di ruang publik, khususnya jalan raya.

Hadir dalam acara itu Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Prianto, S.I.K., M.Si. Dalam arahannya, Dirkamsel menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari program nasional “Polantas Menyapa”, yang salah satu sasaran utamanya adalah komunitas ojek online.

“Ojol merupakan mitra strategis Polantas untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas. Karena sepanjang waktu sebagian besar aktivitas rekan-rekan berada di jalan, Anda sekalian memiliki posisi luar biasa untuk memantau langsung situasi dan kondisi lalu lintas secara real-time,” ujar Prianto.

Lebih lanjut, Jenderal bintang satu itu juga mengajak para pengemudi ojol untuk tidak ragu memberikan masukan, laporan, maupun saran yang membangun kepada pihak Kepolisian demi perbaikan sistem keselamatan jalan raya ke depan.

Tidak hanya sekadar mendengarkan aspirasi, Ditlantas Polda Kalbar juga membekali para peserta dengan aspek keselamatan praktis melalui sesi sosialisasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) lalu lintas.

Melalui momentum ini, Korlantas Polri bersama Ditlantas Polda Kalbar berharap semangat “Kite Semue Pahlawan Keselamatan di Jalan” dapat tertanam di hati setiap pengendara, sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Pontianak dapat terus ditekan.

Viral !!!! Ketahanan Pangan Hewani TA 2025 Desa Di duga Menjadi Ladang Korupsi Diminta APH Segera Periksa

0
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 32;

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.Progam ketahanan pangan Hewani Tahun anggaran 2025 didesa kampung Bogor, kecamatan Kepahiang,Kabupaten kepahiang provinsi Bengkulu, saat ini tengah menjadi sorotan publik “Sabtu”23/05/2026

Pasalnya banyak ditemukan kejanggalan

mulai dari proses pengajuan, pengadaan hingga ketahapan pelaksanaan diduga manipulatif “Hal ini terungkap setelah ditemukan data awal proses program ketahanan pangan didesa kampung Bogor tahun anggaran 2025 lalu

Di ketahui ketahanan pangan hewani yang ditujukan untuk keberlangsungan ketersediaan pangan dari sektor peternakan bagi masyarakat desa kampung Bogor yang seharusnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat “Di duga menjadi ladang korupsi berjamaah aparatur pemerintah desa setempat.

Dari data yang dihimpun mulai dari pembangunan kandang ternak kambing yang dianggarkan bernilai hampir ratusan juta rupiah,namun realisasinya kandang tersebut di duga dibuat asal jadi bahkan ditaksir hanya di perkirakan menghabiskan dana 25 jutaan saja, selanjutnya pengadaan ternak kambing 30 ekor yang seharusnya kambing dewasa siap produksi pada kenyataanya hanya lah kambing anakan yang diterapkan,dan yang paling ironis hingga saat ini kambing – kambing tersebut hanya tersisa 7 ekor saja hingga april 2026

sementara menurut keterangan ketua TPK (Andi Saputra) “bahwa kambing – kambing tersebut masuk pada awal Desember 2025 lalu, tentu ini menjadi pertanyaan publik yang sangat mendasar.

Selain itu diduga adanya mark-up harga pembelian kambing yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan ( TPK ) desa beserta oknum perangkat desa dalam pengadaan kambing sejumlah 30 ekor tersebut ,

Kemudian tim awak Media PI NEWS Online mencoba mencari informasi dengan melaksanakan Konfirmasi Kepada ketua TPK, ketahanan pangan hewani desa kampung bogor ,(Andi Saputra)

dikediaman nya,pada (Jum”at 10/04/2025) 14 : 15 wib,

Menurut keterangan yang didapat dari ketua TPK (Andi saputra) di duga kuat adanya kejanggalan dan permainan Kongkalikong dalam program ketahanan pangan ini”

Salah satunya ketua TPK (Andi Saputra) mengatakan dirinya tidak pernah tahu kejelasan tentang aset desa dari program ini”ketika dipertanyakan kemana dan dimana ternak kambing yang lainnya selain dari 7 ekor yang tersisa di dalam dikandang,ketua TPK(Andi Saputra) terlihat Plin plan ketika menjawab ,dirinya tidak tahu”pungkasnya.

Sedangkan dari keterangan kaur keuangan (Deki)desa kampung Bogor pun sangat bertolak belakang,selaku bendahara desa (Deki),menyebutkan bahwa semua tahapan program ketahanan pangan hewani tahun anggaran 2025 sudah dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang ada,dirinya juga menyebutkan bahwa anggaran yang di gelontor untuk program ini di perkirakan mencapai kurang dari 200 juta ,itu semua sudah di transfer ke rekening ketua TPK melalui rekening Desa”ungkapnya.

Selaku kaur keuangan (Deki) juga membeberkan tahapan dari awal pembentukan hingga pelaksanaan program tersebut sudah berjalan dengan baik,pungkasnya.

Berdasarkan keterangan dari kedua pihak tersebut dan disandingkan dengan data dan fakta dilapangan sangat bertolak belakang,di satu sisi para pemangku kepentingan ini mengklaim sudah menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai aturan, disisi lain kenyataan dilapangan di duga sebagai sarat korupsi dan manipulatif 

 

Bahkan ternak kambing dari pengadaan ketahanan pangan diduga hilang entah kemana,temuan ini di duga korupsi berjamaah yang tercium sangat kental aromanya ,dan dari masing-masing yang terlibat dalam program ini harus bertanggung jawab penuh atas dugaan kerugian keuangan negara yang ditimbulkannya .

Diminta Aparat Penegak Hukum (APH)di wilayah Kabupaten Kepahiang,inspektorat Kabupaten Kepahiang,Kajari Kabupaten Kepahiang, serta instansi terkait Kabupaten Kepahiang, untuk melakukan audit keuangan serta dokumen menyeluruh didesa kampung Bogor sehingga dugaan korupsi didesa ini dapat terungkap menjadi fakta yang sebenarnya.

 

Investigasi. in

(Tim)

Penghormatan Terakhir Polres Kubu Raya Antar IPTU Suyoto Tempat Pemakaman

0

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu  Raya – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu putra terbaiknya, IPTU Suyoto, telah berpulang ke Rahmatullah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan darma bakti almarhum.

Polres Kubu Raya menggelar upacara pemakaman secara kedinasan yang berlangsung khidmat pada Jumat (22/5/2026) pagi.

Prosesi pelepasan jenazah diawali dengan kegiatan sambang duka yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., di rumah duka yang berlokasi di Jl. Bina Jaya, Komplek Soja Budi Utama Bhakti No. Cc 9, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, sekitar pukul 08.00 WIB.

Turut hadir dalam ketatalaksanaan sambang duka tersebut Wakapolres Kubu Raya KOMPOL Andri Syahroni, S.I.P., M.M., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya, serta puluhan personel Polres Kubu Raya yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada rekan sejawat mereka.

Prosesi Pemakaman Militer di TPU Jl Perdamaian, seusai prosesi pelepasan di rumah duka, jenazah almarhum IPTU Suyoto kemudian

di berangkatkan menuju tempat Pemakaman Umum (TPU) Jl. Perdamaian, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Di lokasi pemakaman, Wakapolres Kubu Raya KOMPOL Andri Syahroni, S.I.P., M.M., bertindak langsung sebagai inspektur upacara memimpin jalannya pemakaman secara kedinasan.

Isak tangis keluarga dan kerabat menyelimuti suasana saat tembakan salvo diletuskan sebagai simbol penghormatan tertinggi Korps Bhayangkara kepada almarhum.

Amanat Kapolres. Almarhum adalah Bhayangkara yang Patut Menjadi Teladan

Dalam prosesi pemakaman tersebut, Wakapolres Kubu Raya membacakan amanat tertulis dari Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa terkejut dan duka yang mendalam atas kepergian almarhum yang dinilai sangat mendadak.

“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah keluarga kita, rekan kita Almarhum IPTU Suyoto menuju tempat pemakaman.

Kabar duka ini sangat mengejutkan dan menyedihkan perasaan kita semua.

Namun, sebagai umat beragama yang percaya akan kuasa-Nya, sudah selayaknya kita menerima dengan ikhlas setiap keputusan dan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar KOMPOL Andri Syahroni saat membacakan amanat Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Kubu Raya melalui Wakapolres menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalmukan, sembari mendoakan agar diberikan ketabahan dan kesabaran yang ekstra dalam menghadapi ujian ini.

“Almarhum sepanjang hayatnya adalah seorang Bhayangkara yang telah mendarma-baktikan diri pada Polri, bangsa, dan negara dengan mengorbankan segala yang ada padanya. Dedikasi tersebut patut menjadi suri tauladan bagi kita semua yang masih bertugas.

Mari kita bersama-sama mengantar almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya dengan doa terbaik,” tutupnya.

Upacara pemakaman kedinasan ini berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Kepergian IPTU Suyoto meninggalkan rekam jejak pengabdian yang bersih dan penuh integritas, sebuah warisan kehormatan yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar Polres Kubu Raya. (Humas_cpt_ltr2002)

Dari Kemiren untuk Indonesia, Semangat Pelestarian Budaya Terus Digaungkan MATRA Banyuwangi

0

INVESTIGASI.IN | BANYUWANGI – Ritual Adat Tumpeng Sewu Kemiren kembali menjadi momentum sakral dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur masyarakat Using Banyuwangi. Tradisi yang digelar penuh khidmat di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, tersebut tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan masyarakat dalam merawat identitas budaya Nusantara.


Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pegiat budaya, organisasi kemasyarakatan, seniman, serta unsur pemerintahan termasuk Camat Glagah itu berlangsung meriah dengan nuansa kebersamaan dan semangat gotong royong yang sangat kental.


Di tengah pelaksanaan kegiatan budaya tersebut, Ketua MATRA DPD Banyuwangi, Bapak Teguh Eko Rahadi, SAB, menegaskan bahwa adat tradisi budaya Nusantara harus terus dijaga sebagai bagian dari syiar kebangsaan dan dakwah melalui jalur kebudayaan.


Selain menjabat sebagai Ketua MATRA DPD Banyuwangi, Teguh Eko Rahadi, SAB juga dikenal sebagai Pendiri dan Penasehat GENTA MACAN PUTIH Blambangan, Wakil Ketua LESBUMI PCNU Banyuwangi, sekaligus Penasehat PKDI Banyuwangi yang selama ini aktif mengawal berbagai kegiatan sosial, budaya, dan pelestarian adat tradisi di bumi Blambangan.


Dalam penyampaiannya, Teguh Eko Rahadi, SAB menilai bahwa budaya memiliki kekuatan besar dalam membangun persatuan bangsa Indonesia yang majemuk.


“Syiar dan dakwah tidak harus selalu dilakukan melalui mimbar formal. Adat tradisi budaya Nusantara juga merupakan sarana dakwah kebangsaan yang sangat kuat untuk membangun rasa persaudaraan, gotong royong, dan kecintaan terhadap Indonesia,” ungkapnya.


Menurutnya, Ritual Adat Tumpeng Sewu bukan hanya sebuah tradisi seremonial, melainkan bentuk rasa syukur masyarakat serta simbol persatuan lintas golongan yang diwariskan oleh para leluhur.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya lokal agar generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya luar.


“Budaya adalah akar bangsa. Jika budaya hilang, maka identitas bangsa juga perlahan akan hilang. Karena itu kami akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap gerakan pelestarian budaya Nusantara, khususnya di bumi Blambangan,” tegasnya.


Sebagai tokoh budaya dan organisasi masyarakat, Teguh Eko Rahadi, SAB juga menyampaikan komitmen bersama MATRA DPD Banyuwangi, GENTA MACAN PUTIH Blambangan, LESBUMI, dan PKDI untuk terus mendukung kegiatan pelestarian adat tradisi sebagai bagian dari penguatan karakter bangsa Indonesia.


“MATRA/PKDI/LESBUMI/GENTA MACAN PUTIH BLAMBANGAN selalu hadir dalam setiap giat pelestarian, penumbuhkembangan adat tradisi budaya Nusantara, khususnya di bumi Blambangan, demi dan untuk kejayaan Nusantara serta langgengnya Indonesia Raya tercinta,” ujarnya.


Ritual Tumpeng Sewu sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu ikon budaya masyarakat Using Banyuwangi yang sarat nilai spiritual, sosial, dan kebersamaan. Ribuan tumpeng yang disajikan menjadi simbol rasa syukur sekaligus lambang persatuan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun golongan.


Kegiatan budaya tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa masyarakat Banyuwangi tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap warisan leluhur yang menjadi identitas daerah sekaligus kekayaan budaya bangsa Indonesia.


Sinergi antara masyarakat adat, tokoh budaya, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah diharapkan mampu menjaga keberlangsungan tradisi agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi mendatang.


Bagi Teguh Eko Rahadi, SAB, menjaga budaya Nusantara merupakan bagian dari pengabdian terhadap bangsa dan negara.


“AKU ADA UNTUKMU INDONESIAKU.”


Sebuah semboyan perjuangan dan pengabdian yang menegaskan bahwa menjaga adat tradisi budaya Nusantara berarti menjaga persatuan, kehormatan, dan kejayaan Indonesia Raya.

Pangdam XII/Tpr Tutup Dikmata, 313 Prajurit Baru Resmi Dilantik

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Singkawang – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menutup resmi Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I tahun 2026. Upacara penutupan berlangsung di Lapangan Sapta Marga, Rindam XII/Tpr, Jalan Raya Pasir Panjang, Kota Singkawang, Jumat (22/5/2026).

Sebanyak 313 mantan siswa telah menjalani pendidikan secara intensif selama 8 minggu di Secata Rindam XII/Tpr sejak 28 Maret 2026, sehingga mereka dinyatakan lulus dan dilantik menjadi Prajurit Tamtama TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua (Prada).

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit siswa atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.

“Dengan berakhirnya pendidikan ini, saya mengucapkan selamat kepada para prajurit siswa atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan dan dilantik menjadi prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua,” ujar Pangdam.

Pangdam juga memberikan apresiasi kepada Danrindam XII/Tpr beserta staf, instruktur, dan pelatih yang telah bekerja keras menyelenggarakan program pendidikan sehingga berjalan dengan baik dan mencapai hasil maksimal.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan kepada para prajurit yang baru dilantik agar senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Nilai-nilai tersebut, kata Pangdam, harus menjadi pedoman agar setiap prajurit mampu menjadi teladan di tengah masyarakat serta menjaga kehormatan institusi TNI AD.

Menutup amanatnya, Pangdam berpesan kepada seluruh prajurit untuk terus membina kemampuan fisik dan mental guna menghadapi tahapan pendidikan selanjutnya maupun tugas kedinasan di masa mendatang

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tanjungpura, Kasdam XII/Tpr, Kapoksahli Pangdam XII/Tpr, Danrindam XII/Tpr, para Asisten Kasdam XII/Tpr dan Kabalakdam XII/ serta Komandan Satuan jajaran Kodam XII/Tpr.

Hadir pula Wali Kota Singkawang, Ketua DPRD Kota Singkawang, Kepala SPN Polda Kalbar Singkawang, Kajari Singkawang serta Kapolres Singkawang. (Pendam XII/Tpr)

*WISATA MALAM TEBING WETAN RESMI DIBUKA DI DESA TANGSI DUREN KABAWETAN 2026*

0
y1z1jwqZ5asLTu4evv/yAxro5/atgNqNJQedlbYeYWLB1ikAKzOqdjLzLfKi2HUF1ePkRi/DitXxY+PcGNfIqwlA4ndt6Z6zfrLOuUIFGMYwQZ/chBBTQUAWTYTnTCThatVsR8LT5fLx6L386HNlJKSlMeziHy/YauQzmjzw7KkzDvIPkUe4xjkDtvQT2eypGx1eWTQA4c9/0xqvywed2MXXAQeswdrlcsIFhRB7B8WUQCByqTY9ooLXn/MUww7WrW23deoGvrHEPVJWOKDALBBqS4h9mPADTTzzw4kDqOdU/CbpWqLKPOTuePx2ZMKPO8O+zB8UgZxm1QOl43L6h2G9klp0sy2guI/P+1exQFFfbXmQWPpGViOGoKKAX1MCu7dGLLln4P8xLpF5BgY8LZGnDmEV0fLCL2oGWxbPgAMKl9/Q8aGJngNNoOUwqOqhmKNa7cjH1i6MX/a9wZvyC5Z1VDcAF1i6NsIlLNGLFYbJJNGTL+gtMdkH3Ek5mLpVcurLCYlsYgHMHc4o4SgAAw42+4XoUdxWhY954HBn6oO4j5nsOpUyW7hqnk/FGhaqNUNSexo0IEM9vSZqsrH03BKNYUBEzQvvSiBJ9r/BRTOy0DjYovoR3TaToCCQ6sxLbYZ5tmiHUpDzTAALJOCzxQU+l2qsomUPCmm/vhHzAVBT+Qd5rW2a6sgxrCaX1rpkR8qfryGSLU+UcjQVipFZpRPqUQ3gv/XX7T8uqFFB5n4xdisYyrUkRd0N3QmhT3V/mkmwNbAjciYhX9UXAGdjQSEnIXVvTDUfEnJFS/pScENVgtv74qTHMX/PNBizhW2N32HlRkSDG/DGpd1FwsWtDWhlefAeAOr/zqgbSNgKJZR5Md+sC3OgfMx7KtU+1xnPqI2t+Ud6sCl5mfGcrwpBaxcP9zPAjCVC2csBsLAQJRta5fgF3+IjRfHFX+hu2E40I5ddXVv5NFR2NpQDRkplluqIe5/MffQ78zvZnjT+DpPWuRArCNgRgvZ4TWX/5UcO4JAbOUqJOmwOw2k+TVtrSaybL5ermgR4LzeVYYmbL/7eU9f7UVxHqj1PtAUqpGGhmQtM5MIL6U6r8/794e59m16OO1H9nknICdcDz109HSE1heF9rmRLlYRynBBBmNiS9q4flsniJAMDzl92x4Vw4askvc/Px5b106APS33FXKCzAliCYkbt6/yqrHaBiOfpX8NB3HJtNzQNtHWciLlhKlHZohy0vRPV5lT9uCJteDUXxAE0TJYhq3x4bdadq0LmBuzTdj42V53XJ7EP1pnFj/j7/0x/RmIZ4mhJhp9Ldo/tkMQGdmNZcukmVdtuRN4YRm+xsJ1T4O7z70hDH5Rf5wnJnvRpIkOX9ZO3961iaV8fqVZHY5b3v3KyYcnjhPivFOIIAVjwgGfuF+zL24KN85jhfEBLIPhgXXSMCH3jKm4qDHZNwhtX5huc9ivtjtD98MqL35fmbIQcBVrxfKhyRkb22B+m03VaUh56srF5YN1tucmK1RPPY5yVtiYJS97L/oRZVtVB9l6p7FRNcc6Cnys6GoXBz4GWoxPcJXcctjBWu/xrYmmiPxMU9vmrVCgKS42xZ7NEH9b04lMK6rzEA/y3UmpQLjOkB9zSBfnSy+l149oJdg3Dgvce7d+xvy30Eca3Oyj+KmkRtYMfja6SPqgxkQsN2MNiA8yz7wvWlwX3AG9G1vPkn9KnNg7juxTdLeKQWYpME/BM8FrEAFnOLLIl/M/jnPCAsbz4F1XxmC9hg8S6yrKvQ83MOYhmhvyWbg8xG6g6zcspAHew9xBQg1h+/QkSLwz3HQAocC/LUrlgZYfKv9VpyfdvuLYC2OLjhM1wqNTDRTxar/DXNRwN28PRksXjSzP8h9HWGM4Yyyqg//KAHW7MwFb32Df64HJ9jGcqLAruaEwG6kaPaVyCLGVVQ/PAatbzyXsLqcGDdJnvRxVV7ipatwBX/2rYt9X4nh55Yffv5v3Heg3ZDJBNO3XC0KRggzZYl/kg+PIqvjU8rhroWkZSB3MpnQbZfGAfXL1x3iVQthgJNP1Abob6H0jTpNl5e+JQ60SC/T+lWTdkT4nYkdKTjVNirqdMo43Zbboy3e2qsFFA+C0btQdRxDTZ+BS48mWvc0ZyOvSm0mw/LCakK/0SYD1Q3K5CtXTpxk21yja8u75I04Tf6p9W33U4hVACAbjtAUC9M5MI67o/HQpxZVVbl+3GfIRWb9gnTSsL5fAjsP4uKnm05CBL71yrg6ixZqRGefjhnpGVG4rsJjwMCsYFyk1wyR7qKHJ+duvPu29/RcoZUkJvIF+3d73qfMGqVxMc0TkomcZauq2C2n/eeeszf+93gemKs/53FXarZ9ZVmao31IQE0wYCfA9p+kYlusCvUAucOpNNuKQGOdhz0GXqUWOuK9kTvGlSTmdvTzlh3M0wUJ0N46XwNFPu9gEI35olpy9t3GCLOCWfyX+b+XJknqALWW7JMK3hD9YJjPS2E2AEdGsNJ2lCEuRpKN5TW1c6euGWqCQu8Zf9JmMlCd3+KmlOJn6VsTIpw8cEZMHQxP0WVum/cCk3bdhidhIBqIOM2luo0mO+0BKufYYGbM39m08GZr0XcgMLrwYi4W7MkOqGUC6uTAVCDXAkouXxZFM1Wssw1qHosMDQzDOCNZoVYts2Zskz3B6y2n2JRI/y9dYgQEEKfusnZEicn7P6q7R4HSNg8i98GUoTm1yWEhfEmEZ/mGlwm17rrpqj+WdnkGjA9vslfpih84P6mjyVyKkdpjr+6lBe66Lsnu8K3HTB8T4Zuv6biWkUxBoUxFge/r/PGxx117HS6dAu3uRoQ0PS7gz43hKYjIQGQ4MbvM81p6fSyjXuyA+cCQjPWYc+hFkhWVVoI5JTneDfxgbPdYdBHC2XOXr4ZyPCQhQjAljNwbInoKkBms05TiR9RDrnqNHN++B3k/UCJ78WEgNUCJ0hid+McY2gYGA50wX2dfxH4tXR8QBeHWBkPFu79FI4R9Sb/Dxp7BJhXt6UQTZ7TLKW2lWcnldJbdUGPRxDsnBsLhPy0YNy7zxhVx1K5D3ph38IEGrj2Q3+kVkzKITEsFGUaxailFkLaw4qM68VKIcRm//iyTpqyBi1oULbM5gTt3irSw523/sPWcel3rCiJ5tqRmPBG1YBsw2dfeWQiuP8zkvN3+u/6GwEohBIGsJ//C7K2xHtgqla3aAcWYRNRcVUjiTbntUMxTvQNQGyrC46ixos/rjAcnqakHOPUD3VBEPgn2ZlI+A0c8pMBoKFCAEvACOjp3BO74HK87oxSyphGdJd/Xn1bXgokXI2xGNuMOkSNn+TOU39Eyt9tw31C88QYNvWyvQVxJrtN4aNhqhTGLkt38vgqw2VQpXutVnmGkmk2DIfwMVUM3Fq8sd8eqiuEjhBk/qBiTt2vFmL8BojoXwe0eMPeuAjJf7bpz/ospd5CMDFMaMZqqxJyQdRGYEfq1GSneEaYQYkiKU99daanJ8H3K+au3c2kjzKO0ap0Ne6Bmz+RkDdsPIPNpCT4An7gV+r5pnCzzbClJnpxh/kimjgEwd4c6N1co5F1VW/Nx3YuxGelKgeHXderr9iuIHn1KwPTPv3ej6CMS/3hNvlAwmv2t1IylXu9094aR8rSXTVA0cNIWc08bdyrtbKFAryPs4gyT2ZKRnBZlZ2WvEH6fC0brV03vVGCXMij5IeAOMde6+q+lyOvH3yEi24akR+LhSx+NRKNKf7I4cPB3Vqxa7c6O++7xrBfe4ExQm+1m1r0CpViJx0jGiIDB8Tq9vGjhlidiQcdA6JOcNnpIyP1cVj5zCjpz949MqWxvJA2DxxdKC2Clpe/BT6U6KauYJcEFXMSU9ZZzFEYjNj+x2odvE3MmIk5ZG7J4aS/VylCu8ahGtrNWLlX2PuuwBKWm2Y+XdUtcaxWp0wKyH2zuj15+/c/OD78qtKW/MhtYfrvCxc52RBfmNoLPoI3blJpoGvjh+ncX6pAX/8I0eokq4mz2hPg+tXbaQG274Nhb0Nfe779VvWa8Y69RVT7XnMZzjndE5I4koOipGREffzlLO51AAAdGVXq8FCiSRDnOPYtsrvLVTr7yYA/Oqx7zZ84ZNZme4FC/fv8fQlA0ts+gtKnjxydTP5cav+m7tAdSqPbV6NJaTfz8hh7wHrzsWNBaFXaQbwGuKxYKCrqMEqSKj388ct0ZJ00TrBJH4kTpgL3ilYARd83rALa3K4aOl08lzXsSiLV5YBpJiJoCq7tOrQjfI5bQfUHHbOIU8mBQi648Jx25ZmZRYZclmHj1IwzTUvEeU7M/SJLxPCACX1zlOTDtUjPAqjkTDnQ6NRr0JItmGMLRZX2InB3i8CyHUOAYb9dvbd3t63M3NdGCZZtTwIETaTTUCi/oYGHRhtLlM34aFuFcuW9Jfo0Yaozks1ZLHvBWlO4+mrZ51N2PLgWwTIiaNCnBZt030aexOFGU8yIr5LTYQ27SBc2Y/156yyqwjB0/8DMjfKx8namxLmoMYUmy23CKtr0Vz8vbUJdtB+OYVnDobRvLVaWWnvO8GpPLjA6oe1ngBd1R3GsfOYjEj+iWnl/XfZK0Ojl6uIkDUA+KfdaQaAqiS36NnPw4HLo3eZf62dDfpy66q0V9YG6rohmaeUZA63ORyqcIAVD9zEYwr0ToaWw1Ujke/N8sGr3NM/wjBzEL2DLuz7f6mi0VN/uJX15MQ2/vSFvhoYYdGKFXhYokFhDZaq9NFO66FGXDOeY41QxdlkV3Feu6AubAZv7dq+prwOM6mp4wBfQTA/HNdLZpdbmx5eP1Ln020ZlwHXrp7h+srphhldof3H7s3oh4vLTm4FPLVXWoTH82aglvH3yYx4GAK4X2pUHzpQdiiGo9DkI/AFFkQQEp68rRUZW7yylLW5A6P0KqRV4IqAYR4wxHAkul/otg+Isx4QE3oL/goDaf7sDpttJ791B71480JEiZB4wCQ3Qpg4rLuvNXZruQyvUP8BtlElKshnw2KzaHEG/HT+1Lb59gdiZkXTk4WX2E60+tK0Tm0bxSi0gRsQ8Mgt2TIfOu2fvTJuRxExcx9/0unu2GqFDc52LshBTCHqzPYoleYonwVBmuJYX4Ianksv3m4fR9jID75UAMPobPe1Yht0X2R2OFcfrLAiBdLwdm00nbuZZRa6ViCYdwGDaHv62TQG/K+p7DfQs8RrdEY6QAZingBYceBC7URFcc2nOXLGjs5/NfX49agO4Jez988lzH5/Nbj3xZmANuylx5a9e0pI2WwNupBtS0b1cVWRuU4y0KAC/uAuHaJiAhpMbUMffN6cAk44SKLmoo7PPEz7FrLCOk/2jJj5tdUwwACfjcZSaEKsTf2f0B5QatKWBWDstNNwZzB7rCMRvx3109A1Xvnivsq8xTDf6Yl+lEbA1BDb2sLVBeM1sAl4KNyH+y7tHIHXZsictAjyYFYCjU2Gh2QTbaNNWL1jecFLHdt0+2+g0d1laZ7TMswf05X1u1ybQKtUovDyPKOqGaXzsRZqfMJ9EQEiEQWQD2U2akzMD6SZ6Lvkgd94X2LwcD5sb8E4mzOrlUOPwiDXsWsX+dRO2drv0rV+Kx2VUC3se7rJhtlXMEfW36KjkzzOFOncBNEqaR9VSPQCGT1iX3YWK+UR7OUqmSrdOYBWXS5I6X4h/DF8k2rZv8dPJ6R2B0w3l1iIYQZpsm6waiOej0GTKA0rJrL54QSzxifJMGRhenxRqIcgudCcW5wpxpdCci9OzfehPFS/Igzh9RLv9pE5S1Jsn/beMKah9DjjrdXfU/IoWaGQYAJ2bLLTla2nwrZICIq7xVdLYz3ygQoxsK5d19DPamcjVMd5lxmrqV83lPuG80iGIBrcK1O6kpbXxC44CLX89Xes+g6hSv35tZx07kwbY6S+ruRwTsISyMPbwrIP+KxqrXWsK6oKkw0i4hpGI/fa9Y3Gz9+nu+vkdqdpn2KIijPpFc7GSizqH/SbaQN6Ghjr2PNKeoTKZNOWebapRQYkjfU1rkRZ13BVmE2olbVi1behaen+tzp0D27xfrJgBwWQuBnbx0kR8FyJ/NPubbs+bcbyRpXYXmD3kmbdBOmbHINoHIgDmR38ZBKRmJbA0CY/zB6w61fD9ckcBYIwuM9ozFsJCaj8yBi3Yp8KANazoDoYLmjlt026ab5yn797zx3YZZVjyUfG2xoRsmJexvWUpUk5WMBDcGtQE/Q8JBZts+V5prIdxvNHAura8xFRHk32ApwtjLaK+MoWzbGOcerlcb+mBDAUn92V65vGvjrtWaXcKtDiGsyioHtQopQn39sFMkcFn49x3R7AQ9TZEsCs+G0dTovr7+iT7uIRIDyTT+iMsa8OVSYfFFCGFDtKquL4BLLec4gJFfqGzyKMFzRvpve+o4i4OInRTilkzblmd4nWUIgembPb3devPbGxcfa5k4eYEX0RNwHHNM1TTUYLRKwvn8HIeprzyocAgTVpoWSrrPjn7LdmhHpJOIkIL5EeHtRgQBVXq44yfPP2OHI8YKaLjhec07jYI6Q5g4TkZcpKUFxRGm0FMRSbs4ebhukW9YgFmMasrFwIFx5ydhQLMlDiWKKMNCDrz2wfdSVUaeINgu6aI1HI4MV1p28J/28vVKz3mbWBl8kUkVBs9kEqHDlnP6t90Ruh/7/YLA9BSg/ASTAbbkbdlOpXzvshibnfjauwiNeaogEWWE/OldYqFf4Q4Yg+8Vai9X2+Q2kibZEpTr+3ZIT7Bz3BT/P+LnlGpUw/

Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.

Pecinta wisata malam di Kepahiang kini punya tujuan baru. *Wisata Tebing Wetan* di Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang,Provinsi Bengkulu “Jum’at/22/mei/2026″resmi dibuka dan siap menyambut pengunjung setiap malam Kamis dan malam minggu.Berbeda dari wisata lain, Tebing Wetan buka khusus pada malam Kamis dan malam Minggu,Lokasi ini menawarkan suasana sejuk khas pegunungan Kepahiang yang cocok untuk bersantai bersama keluarga dan teman.

Pengelolaan dilakukan oleh pengusaha muda lokal, *Saudara Sandes, S.H., M.H.*, yang dikenal ramah dan berwibawa.

Selain menyiapkan pondok-pondok estetik untuk spot foto, kami juga menyediakan warung dengan harga murah meriah dan area parkir yang luas. Tujuannya supaya wisatawan nyaman dan mau datang lagi,” ujar Saudara Sandes.

Dibukanya wisata ini diharapkan bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung ke Kabawetan dan ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepahiang.

Bagi masyarakat yang melintas atau berwisata ke Kabawetan, jangan lupa mampir ke Wisata Tebing Wetan Desa Tangsi Duren Rasakan suasana malam yang berbeda, foto-foto di spot estetik, dan nikmati kuliner lokal yang tersedia.

 

Investigasi. in

(A Perlis)

Ketua PTB Ajak Masyarakat Buru Ikuti Himbauan Gubernur, Bergabung dengan Koperasi di Gunung Botak

0

 

Ketua Koperasi Parusa Tanila Baru (PTB), Ruslan Arif Soamole, mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buru, khususnya masyarakat yang akan bekerja di kawasan tambang emas Gunung Botak, untuk mengikuti himbauan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dengan bergabung ke koperasi resmi yang telah dibentuk pemerintah.

Menurut Ruslan, langkah pemerintah menata aktivitas pertambangan melalui koperasi merupakan solusi terbaik agar masyarakat tetap bisa bekerja secara legal, aman, dan memperoleh manfaat ekonomi yang jelas tanpa harus terlibat dalam aktivitas tambang ilegal.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Buru, khususnya yang ingin bekerja di Gunung Botak, agar mengikuti himbauan bapak gubernur untuk bergabung dengan koperasi resmi. Ini demi kebaikan bersama dan masa depan masyarakat Buru,” kata Ruslan, Jumat (22/5).

Ia menegaskan, kebijakan pemerintah saat ini bukan untuk menutup mata pencaharian masyarakat, tetapi justru membuka ruang agar aktivitas pertambangan dapat berjalan tertib dan memberikan dampak kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat lokal.

Ruslan juga meminta masyarakat, terutama kalangan adat dan pemuda di Pulau Buru, agar tidak mudah terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang sengaja membangun opini menyesatkan terkait penataan Gunung Botak.

“Jangan mudah terhasut oleh kelompok tertentu yang ingin menciptakan situasi tidak kondusif. Apa yang dilakukan pemerintah hari ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat dan menyelamatkan Gunung Botak dari kerusakan yang semakin parah,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini aktivitas tambang ilegal di Gunung Botak justru lebih banyak menguntungkan para cukong dan mafia tambang, sementara masyarakat kecil hanya menjadi penonton dan pekerja tanpa perlindungan hukum maupun jaminan keselamatan.

Karena itu, ia menilai langkah Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menata kawasan Gunung Botak melalui koperasi merupakan keputusan yang tepat dan harus didukung seluruh elemen masyarakat.

“Kalau dikelola secara resmi melalui koperasi, masyarakat bisa bekerja dengan tenang, pemerintah daerah mendapat manfaat, dan lingkungan tetap dijaga. Ini yang harus dipahami bersama,” ujarnya.

Ruslan menambahkan, koperasi hadir sebagai wadah resmi untuk memastikan masyarakat lokal menjadi bagian utama dalam pengelolaan tambang, bukan lagi pihak yang hanya dimanfaatkan oleh kepentingan kelompok tertentu.

Ia berharap seluruh masyarakat Pulau Buru dapat bersatu menjaga stabilitas dan mendukung program pemerintah demi terciptanya tata kelola pertambangan yang legal, tertib, dan berkeadilan di Gunung Botak.

“Ini momentum untuk memperbaiki keadaan. Jangan lagi ada konflik atau provokasi. Mari sama-sama mendukung pemerintah demi kesejahteraan masyarakat Buru ke depan,” pungkasnya.

SD IT Azhar Gelar Perpisahan Dengan Nuansa Khidmat Dan Islami

0

SD IT Azhar Gelar Perpisahan Dengan Nuansa Khidmat Dan Islami

 

Aceh Timur-Investigasi.in

Acara perpisahan siswa-siswi SD IT Azhar Tanoe Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan yang berlangsung meriah di Gedung ISC (Idi Sport Center) tersebut dihadiri oleh para guru, orang tua wali murid, serta sejumlah tamu undangan.

 

Kepala SD IT Azhar, Zahratul Aini SH, dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada seluruh siswa-siswi agar terus belajar, berprestasi, serta menjaga nama baik almamater di manapun berada, terutama di jenjang pendidikan yang baru.

 

“Teruslah belajar dengan baik, raih cita-cita setinggi mungkin, dan tetap menjaga akhlak serta nama baik sekolah maupun orang tua,” ujarnya kepada para siswa-siswi.

 

Acara perpisahan dan pelepasan siswa/siswi ini turut dihadiri Ketua Yayasan, Ustaz Ramli Lc MHI, Ketua Komite Sekolah, Kabid SD Dinas Pendidikan Aceh Timur, Ridwan S,pd SD,serta perwakilan Plh Kementerian Agama Aceh Timur, Sadli S,pd.

 

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan sholawat dan berbagai pertunjukan dari para siswa-siswi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara guru dan siswa sebagai kenang-kenangan sebelum berpisah.

 

Para orang tua dan wali murid mengaku bangga dan terharu menyaksikan momen berharga putra-putri mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah dasar di sekolah berbasis Islam tersebut. Meski dilaksanakan secara sederhana, acara berlangsung penuh kehangatan dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

 

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan juga menyampaikan harapan agar ke depan para orang tua dapat mengantar anak-anak mereka ke gedung sekolah baru yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. SD IT Azhar direncanakan akan pindah ke lokasi baru di belakang SMA Negeri 1 Idi Rayeuk.

 

Saat ini, yayasan telah memiliki jenjang pendidikan TK IT dan SD IT. Sementara itu, pembukaan jenjang SMP IT direncanakan dapat terwujud pada tahun depan.

 

SD IT Azhar sendiri memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya Tahfiz Al-Qur’an, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Sasar Lintas Pesisir Batu Ampar, Penyelundupan Sabu Bermodus Ban Motor Digagalkan Polres Kubu Raya

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu Raya – Kreativitas pelaku kejahatan narkotika seolah tidak pernah kehabisan akal untuk mengelabui aparat penegak hukum. Namun, kejelian Tim Labubu Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kubu Raya jauh lebih cerdik. Sebuah modus baru bin rapi penyelundupan narkotika jenis sabu berhasil diendus dan dibongkar total.

Kali ini, giliran seorang pria berinisial RH (41) yang harus gigit jari setelah siasat liciknya tercium petugas. RH mencoba menyelundupkan barang haram tersebut dengan cara menyembunyikannya di dalam ban sepeda motor. Tak main-main, ban tersebut dibalut dan dikemas sedemikian rupa hingga menyerupai ban baru yang siap didistribusikan.

Rencananya, ban “beracun” tersebut akan dikirim via jalur ekspedisi menuju kawasan lintas pesisir perairan di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Modus Baru yang Mengincar Jalur Pesisir Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa teknik menyamarkan sabu di dalam kompartemen ban yang dikemas pabrikan seperti ini merupakan modus yang tergolong sangat baru di wilayah hukum Kabupaten Kubu Raya.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsie Penmas, Aiptu Ade, mengungkapkan bahwa wilayah perairan Batu Ampar memang terus menjadi atensi penuh kepolisian lantaran kerap dijadikan titik akhir pelarian dan peredaran gelap narkotika.

“Kenapa sasarannya Batu Ampar, memang dari pengungkapan yang berhasil dilakukan rata-rata tujuan peredarannya ke daerah pesisir, khususnya Batu Ampar,” tegas Aiptu Ade saat memberikan keterangan pers, Jumat (22/5/2026).

Dari tangan tersangka RH, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu siap edar dengan berat bruto 19,7 gram yang dikemas rapi di dalam ban tersebut.

Langkah kepolisian tidak berhenti di sini. Korps Bhayangkara menegaskan kasus ini tengah masuk dalam fase pengembangan intensif. Tim penyidik terus memburu kepalan jaringan di atas RH guna memutus mata rantai pasokan barang haram yang menyasar masyarakat pesisir Kubu Raya.

Gebrakan Ops Pekat Kapuas 2026: Keberhasilan Tembus Target 225%
Keberhasilan membongkar modus ban motor ini menjadi pelengkap dari rentetan prestasi gemilang Polres Kubu Raya sepanjang pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Kapuas 2026.

Langkah tegas jajaran Polres Kubu Raya dalam memberantas kriminalitas berbuah manis. Berbicara dalam konferensi pers di Aula Mapolres pada Kamis (21/5/2026), Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni memaparkan keberhasilan jajarannya. Mulai dari perjudian, premanisme, miras, sajam, narkoba, hingga prostitusi berhasil ditindak tanpa pandang bulu.

Catatan statistik di lapangan menunjukkan performa Polres Kubu Raya yang luar biasa. Dari 8 Target Operasi (TO) yang awalnya dibebankan oleh pimpinan atas, Polres Kubu Raya justru berhasil menggulung total 18 kasus di luar dugaan.

Rincian keberhasilan penegakan hukum selama 14 hari operasi tersebut meliputi 1 Kasus Perjudian, 4 Kasus Narkoba (termasuk modus ban motor), 5 Kasus Miras, 5 Kasus Prostitusi, 2 Kasus Premanisme,1 Kasus Senjata Tajam (Sajam)

Dengan over-prestasi tersebut, pelaksanaan Operasi Pekat Kapuas 2026 yang dinakhodai Polres Kubu Raya secara resmi mencatatkan capaian fantastis hingga 225 % dari target yang ditentukan.

Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat sekaligus pesan tegas dari Polres Kubu Raya kepada para pelaku kejahatan: tidak ada ruang aman bagi kriminalitas dan peredaran narkoba di bumi Kubu Raya, baik di daratan maupun di wilayah perairan pesisir. (Humas_cpt_ltr2002)