Beranda blog Halaman 11

SD IT Azhar Gelar Perpisahan Dengan Nuansa Khidmat Dan Islami

0

SD IT Azhar Gelar Perpisahan Dengan Nuansa Khidmat Dan Islami

Aceh Timur-Investigasi.in
Acara perpisahan siswa-siswi SD IT Azhar Tanoe Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan yang berlangsung meriah di Gedung ISC (Idi Sport Center) tersebut dihadiri oleh para guru, orang tua wali murid, serta sejumlah tamu undangan.

Kepala SD IT Azhar, Zahratul Aini SH, dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada seluruh siswa-siswi agar terus belajar, berprestasi, serta menjaga nama baik almamater di manapun berada, terutama di jenjang pendidikan yang baru.

“Teruslah belajar dengan baik, raih cita-cita setinggi mungkin, dan tetap menjaga akhlak serta nama baik sekolah maupun orang tua,” ujarnya kepada para siswa-siswi.

Acara perpisahan dan pelepasan siswa/siswi ini turut dihadiri Ketua Yayasan, Ustaz Ramli Lc MHI, Ketua Komite Sekolah, Kabid SD Dinas Pendidikan Aceh Timur, Ridwan, serta perwakilan Kementerian Agama, Fadhil.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan sholawat dan berbagai pertunjukan dari para siswa-siswi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara guru dan siswa sebagai kenang-kenangan sebelum berpisah.

Para orang tua dan wali murid mengaku bangga dan terharu menyaksikan momen berharga putra-putri mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat sekolah dasar di sekolah berbasis Islam tersebut. Meski dilaksanakan secara sederhana, acara berlangsung penuh kehangatan dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan juga menyampaikan harapan agar ke depan para orang tua dapat mengantar anak-anak mereka ke gedung sekolah baru yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. SD IT Azhar direncanakan akan pindah ke lokasi baru di belakang SMA Negeri 1 Idi Rayeuk.

Saat ini, yayasan telah memiliki jenjang pendidikan TK IT dan SD IT. Sementara itu, pembukaan jenjang SMP IT direncanakan dapat terwujud pada tahun depan.

SD IT Azhar sendiri memiliki sejumlah program unggulan, di antaranya Tahfiz Al-Qur’an, Matematika, dan Bahasa Inggris.

*PELANTIKAN ANGGOTA BPD DESA PERADUAN BINJAI BERLANGSUNG LANCAR*

0

Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.

*KEPAHIANG* 22 mei 2026, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, resmi dilantik untuk periode 2026-2034. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepahiang.Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMD Kab. Kepahiang, *Zaili Husin, S.E*. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rohaniawan *Lendi Nusa, S.Ag*, Camat Tebat Karai *Bahrul Rozi, S.H*, PJ Kepala Desa Peraduan Binjai *Busti Indra*, serta anggota BPD yang dilantik dan warga desa.Dalam sambutannya, Kadis PMD Zaili Husin berpesan agar anggota BPD yang baru dilantik segera membentuk kepengurusan dan menjalankan tugas pokok serta fungsi BPD sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Karena BPD sudah dilantik dan mengambil sumpah jabatan, maka segera bekerja sesuai tupoksi. BPD adalah mitra pemerintah desa dalam mengawasi dan menyalurkan aspirasi masyarakat,” ujar Zaili Husin.Camat Tebat Karai, Bahrul Rozi, S.H, juga mengajak seluruh anggota BPD dan pemerintah desa untuk bersinergi membangun desa secara transparan dan akuntabel.

Pelantikan berjalan khidmat dan lancar. Kegiatan ini menjadi awal bagi BPD Desa Peraduan Binjai untuk menjalankan fungsi pengawasan, penyaluran aspirasi, dan legislasi desa selama 8 tahun ke depan.

 

Investigasi. in

(A Perlis)

Kepung Karhutla di Lahan Gambut, Polres Kubu Raya Jadi Sorotan Khusus Kompolnas RI

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in
Kubu Raya- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (21/5/2026) pagi.

Kunjungan ini berfokus pada pengumpulan data komprehensif terkait Sumber Daya Manusia (SDM), sarana-prasarana (sarpras), hingga optimalisasi serapan anggaran di jajaran Polres Kubu Raya guna memastikan pelayanan publik berjalan prima, modern, dan akuntabel.

Pertemuan yang berlangsung khidmat di Aula Mapolres Kubu Raya ini dihadiri langsung oleh Anggota Kompolnas RI, Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., didampingi Kasubbag Pemantauan dan Evaluasi SKM Kompolnas RI AKBP Dicky Hermansyah, S.H., S.I.K., M.H., Spri Anggota Kompolnas RI Ekin Natanael Tarigan, serta Staf Kompolnas RI Rehbuna Febrianto Lubis, S.H.

Kehadiran tim pengawas eksternal tersebut disambut oleh AKM Tk. III Itwasda Polda Kalbar Kombes Pol Abdul Rosid, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya.

Menguji Kinerja Kepolisian yang Humanis dalam sambutannya, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan momentum krusial dan wujud perhatian besar Kompolnas terhadap penguatan institusi kepolisian di tingkat wilayah.

Evaluasi berkala dinilai menjadi mesin penggerak utama untuk terus memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat luas.

“Kehadiran Kompolnas RI adalah bentuk perhatian dan dukungan nyata bagi kami di Polres Kubu Raya untuk terus menaikkan kelas pelayanan publik.

Ini forum yang sangat baik guna mengevaluasi potret pelayanan yang telah berjalan, agar visi kepolisian yang profesional, akuntabel, dan humanis tidak sekadar menjadi jargon, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.

Kadek Ary menambahkan, pihaknya membuka seluruh data operasional secara transparan agar paparan situasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi objektif bagi Kompolnas RI dalam memberikan saran perbaikan yang maksimal.

Kompolnas: Kebijakan Harus Berbasis Fakta Empiris Lapangan
Anggota Kompolnas RI, Gufron, S.H.I., M.Hub.Int., memaparkan bahwa mandat utama Kompolnas adalah membantu Presiden Republik Indonesia dalam merumuskan arah kebijakan kelembagaan serta mengawal pelaksanaan tugas Polri ke depan.

Oleh sebab itu, potret utuh mengenai dinamika kewilayahan sangat dibutuhkan agar kebijakan pusat sejalan dengan kebutuhan riil di daerah.

“Rekomendasi kebijakan yang konstruktif dan objektif tidak bisa lahir dari balik meja. Ia harus dibangun dari kondisi nyata dan empiris di lapangan.

Polres Kubu Raya ini adalah satuan kewilayahan yang relatif masih muda yang berusia kurang lebih 7 tahun. Tentu memiliki karakteristik, dinamika, tantangan, serta kebutuhan organisasi tersendiri, baik dari sisi internal maupun eksternal,” kata Gufron tegas.

Lebih lanjut, Gufron mengajak seluruh jajaran Polres Kubu Raya untuk berdialog secara terbuka mengenai tantangan multidimensi yang dihadapi.

Mulai dari aspek geografis, sosiologis, hingga konstelasi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan (Ipoleksosbudkam) yang berkembang secara dinamis di Kabupaten Kubu Raya dan berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas kepolisian.

“Masukan yang kami harapkan tidak terbatas pada data kualitatif atau administratif saja, melainkan hambatan operasional, potensi kerawanan, hingga harapan nyata masyarakat.

Hal ini krusial sebagai basis argumentasi kuat dalam penyusunan rekomendasi kebijakan yang nantinya akan kami serahkan kepada Presiden,” imbuh Gufron.

Bedah Anatomi Wilayah Hukum dan Urgensi Satpolairud dalam sesi pemaparan formal, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika membedah anatomi wilayah hukumnya secara menyeluruh, mencakup aspek strategis kepolisian.

Kriminologi dan Penegakan Hukum
Berdasarkan analisa dan evaluasi (anev) periodik, Kabupaten Kubu Raya menempati peringkat ketiga terkait tingkat kriminalitas di Kalbar, yang didominasi oleh kasus pencurian dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Polres bersama stakeholder terkait telah melakukan langkah pencegahan masif, didukung penegakan hukum (Gakkum) Satreskrim yang sejalan dengan commander wish Kapolda Kalbar.

Di sisi lain, persentase jumlah pelaporan dan penyelesaian perkara dinilai berjalan baik tanpa kendala berarti.

Urgensi Satuan Polairud dan Geografis menilik letak geografis Kubu Raya yang didominasi kepulauan dan jalur perairan yang luas, Polres Kubu Raya mengajukan urgensi pembentukan Satuan Polairud guna memaksimalkan pengamanan wilayah perairan.

Dipaparkan pula detail spesifikasi bangunan mako, pengelolaan senjata api (senpi) dinas, serta pemenuhan riil data personel.

Fokus Lahan Gambut dan Karhutla
Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ditempatkan sebagai fokus utama kerja kepolisian mengingat topografi Kubu Raya didominasi oleh lahan gambut yang rentan.

Selain itu, program “Gerakan Indonesia Asri” juga diakselerasi melalui sinergi aktif bersama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Manajemen Sosial-Ekonomi dan Lalu Lintas Memitigasi potensi gesekan sosial di sektor ekonomi, terutama konflik kemitraan perkebunan kelapa sawit antara korporasi dan warga lokal.

Di sektor jalan raya, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang cukup tinggi langsung diintervensi lewat manajemen keselamatan jalan yang dikomandani oleh Satlantas.

Komunikasi Publik dan Penguatan Komunitas mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas di tengah warga, respons cepat layanan panggilan darurat 110, penggalangan intelijen yang presisi, serta menjalin komunikasi aktif dua arah bersama Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat), dan Tokoh Masyarakat (Tomas).

Tiga Penekanan Strategis Kompolnas demi Kepercayaan Publik
Merespons paparan komprehensif tersebut, Anggota Kompolnas RI Gufron memberikan tiga poin penekanan strategis yang wajib diimplementasikan segera oleh jajaran Polres Kubu Raya demi memperkuat kualitas pelayanan publik:

Penebalan Keamanan di Titik Rawan
Rasa aman di tengah masyarakat adalah indikator mutlak dari kehadiran negara.

Kompolnas menyoroti pentingnya peningkatan patroli, penguatan deteksi dini, dan kehadiran personel secara preventif pada lokasi-lokasi sepi dan minim aktivitas yang memiliki potensi kerawanan tinggi.

Transformasi Humas di Era Digital
Strategi komunikasi publik menjadi salah satu aspek vital.

Fungsi kehumasan Polri, khususnya melalui pemanfaatan media sosial, harus dioptimalkan untuk menyajikan informasi yang cepat, akurat, edukatif, dan humanis guna membangun citra positif institusi dan mengikis disinformasi di ruang publik digital.

Pelayanan Responsif dan Transparan
Kinerja kepolisian dinilai dari reaksi positif masyarakat. Tingginya angka kepercayaan publik akan menjadi modal utama keberhasilan setiap operasi kepolisian.

Oleh karena itu, pelayanan yang responsif, transparan, adil, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat wajib dikedepankan.

Kunjungan kerja ini ditutup dengan diskusi interaktif yang konstruktif antara Tim Kompolnas RI dan jajaran PJU Polres Kubu Raya.

Seluruh masukan empiris yang dihimpun dalam forum ini dipastikan akan menjadi bahan argumentasi kuat dalam merumuskan naskah rekomendasi kebijakan nasional untuk mendukung terwujudnya institusi Polri yang semakin modern dan terpercaya. (Humas_cpt_ltr2002)

Kunjungi Yonif TP 832/PA, Pangdam XII/Tpr Tekankan Profesionalisme dan Disiplin Prajurit

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Ketapang – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 832/Pawan Asasta di Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kamis (21/5/2026)

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XII/Tpr didampingi Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Ny. Uya Novi Rubadi serta pejabat utama Kodam XII/Tpr dan asisten Kasdam XII/Tpr. Selanjutnya Pangdam memberikan pengarahan kepada prajurit.

Dalam pengarahannya Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana tidak boleh dijadikan hambatan untuk menurunkan kualitas latihan maupun operasional satuan.

Ia meminta seluruh personel tetap menjaga profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian dalam melaksanakan tugas.

“Jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk bekerja biasa-biasa saja. Prajurit harus tetap mampu menunjukkan kualitas terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga mengingatkan seluruh personel untuk terus mengukir prestasi, baik secara individu maupun satuan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi TNI AD.

Dalam kesempatan tersebut, aspek keselamatan atau safety turut menjadi perhatian. Pangdam mengimbau prajurit agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas, termasuk bijak menggunakan alat komunikasi saat cuaca buruk atau hujan disertai petir guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Terkait kesejahteraan prajurit, Pangdam menyampaikan bahwa Batalyon Teritorial Pembangunan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan akan memprioritaskan pembangunan rumah dinas bagi personel yang telah berkeluarga.

Langkah ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan dan kesiapan prajurit dalam bertugas.

Usai memberikan pengarahan, Pangdam bersama rombongan melaksanakan penanaman pohon di lingkungan batalyon sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Selanjutnya, rombongan meninjau sektor ketahanan pangan satuan. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam XII/Tpr bersama Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr melakukan penebaran bibit ikan nila dan panen telur ayam di area Kompi Peternakan Yonif TP 832/Pawan Asasta.

Peninjauan ini bertujuan memastikan program penguatan ketahanan pangan mandiri di lingkungan TNI AD berjalan optimal sekaligus mendukung upaya peningkatan kesejahteraan prajurit melalui sektor peternakan dan perikanan. (Pendam XII/Tpr)

Kasdam XII/Tpr Pimpin Sidang Parade Caba PK TNI AD Gel II TA 2026

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu Raya – Siapkan pengawakan personel TNI AD yang profesional dan unggul di masa depan, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., memimpin Sidang Parade Calon Bintara PK TNI AD Gelombang II TA 2026 Tingkat Panda Kodam XII/Tpr yang dilaksanakan di Aula Sudirman, Makodam XII/Tpr, Kamis (21/5/2026)

Sidang parade tersebut, diikuti sebanyak 302 Calon Bintara PK TNI AD reguler Pria yang lolos pada tahapan seleksi sebelumnya. Mereka yang di nyatakan lulus dalam sidang ini akan mengikuti sidang lanjutan tingkat pusat di Rindam XII/Tpr, Singkawang.

Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Bambang Sujarwo saat membacakan amanat Pangdam XII/Tpr menegaskan bahwa TNI AD terus berupaya mewujudkan prajurit yang profesional dan unggul melalui sistem rekrutmen yang adaptif, kreatif, serta dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun dengan menjaring calon-calon terbaik dari berbagai sumber.

Lebih lanjut disampaikan bahwa rekrutmen Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026 tidak hanya bertujuan menambah kekuatan personel, tetapi juga mendukung peningkatan kinerja organisasi Kodam XII/Tpr dalam rangka reformasi birokrasi di lingkungan TNI AD.

Oleh karena itu, proses seleksi harus dilaksanakan secara transparan, efektif, dan efisien untuk mendapatkan calon prajurit yang memiliki integritas, kemampuan intelektual, serta kesiapan fisik yang prima.

Hasil rekrutmen di tingkat daerah diharapkan dapat menghasilkan calon prajurit berkualitas yang kembali diuji pada tahap Sub Panitia Pusat di Rindam XII/Tpr.

Para peserta yang terpilih nantinya diharapkan benar-benar memenuhi standar kompetensi prajurit untuk dididik dan dipersiapkan mengawaki organisasi TNI AD di masa mendatang.  (Pendam XII/Tpr)

Sesjampidum Hadiri Pemusnahan Hortikultura iIegal Di Kalbar 

0

Pontianak Kalbar II investigasi.in Pontianak — Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Sesjampidum) Kejaksaan Republik Indonesia, Agus Sahat Lumban Gaol, S.H., M.H., menghadiri pemusnahan barang sitaan hasil penyidikan Subdirektorat I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri yang dilaksanakan di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat, Kamis (21/05/2026).

Barang sitaan yang dimusnahkan berupa produk hortikultura yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa melalui prosedur karantina, tidak dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan, serta tidak memenuhi ketentuan peredaran sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Adapun barang yang dimusnahkan terdiri dari 484 karung bawang putih kemasan 20 kilogram, 129 karung bawang merah kemasan 17 kilogram, 191 karung bawang bombai merah ukuran di bawah 5 sentimeter kemasan 9 kilogram, dan 366 karung bawang bombai kemasan 20 kilogram.

Pemusnahan dilakukan pada tahap penyidikan, karena barang sitaan tersebut tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan, tidak melalui mekanisme karantina yang wajib, serta merupakan komoditas yang mudah rusak sehingga harus segera dimusnahkan demi mencegah risiko yang lebih luas bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Sesjampidum menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan karantina dan tata niaga pangan bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap keamanan pangan nasional, perlindungan konsumen, dan kedaulatan negara dalam mengawasi lalu lintas barang yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Setiap produk yang masuk tanpa prosedur karantina dan pengawasan resmi berpotensi membawa risiko biologis, merusak tata niaga yang sehat, serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan pelaku usaha yang patuh terhadap aturan.

Negara tidak boleh kalah oleh praktik perdagangan ilegal yang mencari keuntungan dengan mengorbankan kepentingan publik,” tegas Sesjampidum.

Menurutnya, penegakan hukum harus menjadi instrumen perlindungan masyarakat yang efektif.

Oleh karena itu, tindakan pemusnahan bukan hanya bertujuan menghilangkan barang bukti yang tidak layak edar, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa setiap pelanggaran terhadap regulasi karantina, impor, dan perdagangan akan ditindak secara tegas tanpa kompromi.

“Kepatuhan terhadap aturan bukan pilihan, melainkan kewajiban. Siapa pun yang mencoba mengakali sistem, mengabaikan prosedur karantina, atau memasukkan komoditas secara ilegal harus berhadapan dengan konsekuensi hukum.

Penegakan hukum yang konsisten adalah fondasi bagi terciptanya kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan iklim usaha yang sehat,” ujarnya.

Sesjampidum juga mengapresiasi sinergi antara penyidik Subdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Badan Karantina Indonesia, Kejaksaan, dan seluruh pemangku kepentingan yang terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas lintas negara.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi benteng utama dalam mencegah masuknya produk ilegal yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, merusak ekosistem pertanian, serta melemahkan daya saing produk dalam negeri.

Pemusnahan barang sitaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa negara hadir tidak hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga menjaga keamanan pangan, melindungi masyarakat, dan memastikan setiap komoditas yang beredar memenuhi standar hukum, mutu, dan keamanan yang telah ditetapkan.

Dengan penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan, diharapkan tercipta efek jera sekaligus kesadaran kolektif bahwa kedaulatan pangan dan kepatuhan hukum merupakan kepentingan bersama yang tidak dapat ditawar.

 

 

 

 

Pangdam XII/Tpr Ziarah ke Makam Raja Tanjungpura di Ketapang

0

Ketapang – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., bersama Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Ny. Uya Novi Rubadi melaksanakan ziarah ke makam Raja Tanjungpura di Desa Tanjungpura, Muara Pawan, Ketapang, Kamis (21/5/2026)

Ziarah tersebut merupakan bagian dari tradisi Kodam XII/Tpr. Dalam kegiatan itu, Pangdam XII/Tpr bersama rombongan menziarahi satu per satu makam para raja dan tokoh Kerajaan Tanjungpura.

Kerajaan Tanjungpura sendiri dikenal sebagai kerajaan tertua di Kalimantan Barat yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-8. Nama Tanjungpura sendiri saat ini digunakan oleh Kodam XII/Tpr dan Universitas Tanjungpura.

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Arh Agung Sinaring M mengatakan, kegiatan ziarah ini tidak hanya untuk mendoakan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pendahulu kita.

“Sesungguhnya bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendahulunya,” ujarnya.

Menurutnya, ziarah tersebut juga menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan, nasionalisme, dan patriotisme para Raja Tanjungpura.

“Sebagai prajurit Tanjungpura dan generasi penerus, kita harus meneladani semangat perjuangan para Raja-Raja Tanjungpura ini,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

*Kegiatan Praplaksana Desa Tabah Tebelet Digelar di Hotel, Warga Pertanyakan Efisiensi Anggaran*

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.

Kegiatan pra pelaksana Desa Tabah Tebelet, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang,Provinsi Bengkulu”                 kamis 21/05/2026 ,yang seharusnya menjadi forum perencanaan program desa secara terbuka, digelar di salah satu hotel di Kepahiang. Keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait transparansi dan efisiensi penggunaan anggaran desa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, panitia memindahkan lokasi kegiatan dari Balai Desa Tabah Tebelet ke hotel dengan alasan fasilitas WC di balai desa tidak dapat digunakan. Padahal, kondisi bangunan balai desa lainnya masih dinilai layak digunakan.Sejumlah warga menilai alasan tersebut kurang memadai. Menurut mereka, perbaikan darurat WC atau pemindahan lokasi ke aula sekolah dan kantor kecamatan bisa menjadi alternatif yang lebih hemat tanpa harus menyewa hotel.

Praplaksana itu forum awal perencanaan desa. Seharusnya terbuka dan bisa diakses warga. Kalau dilaksanakan di hotel, publik jadi bertanya-tanya soal dasar anggaran dan tujuannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Rabu (20/5/2026).

Yang menambah kecurigaan, Kepala Desa Tabah Tebelet disebut menghindari awak media seusai kegiatan selesai. Sikap tersebut dinilai bertolak belakang dengan prinsip transparansi yang harus dijunjung dalam pengelolaan Dana Desa.

Pertanyaan juga muncul terkait pos anggaran kegiatan. Meski disebut hanya dikenakan biaya kebersihan hotel, masih ada komponen lain seperti sewa ruangan, konsumsi, kopi, snack, dan ATK yang perlu dijelaskan sumber dan penggunaannya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Tabah Tebelet maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kepahiang terkait rincian anggaran kegiatan tersebut.

Masyarakat berharap BPD dan Inspektorat Kabupaten Kepahiang serta instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan ini agar tidak terjadi pemborosan anggaran yang bersumber dari Dana Desa.

Pemdes Tabah Tebelet,Di duga Gelar Pra Pelaksana TA 2026 di Hotel, Warga Pertanyakan Urgensi*

0
y1z1jwqZ5asLTu4evv/yAxro5/atgNqNJQedlbYeYWLB1ikAKzOqdjLzLfKi2HUF1ePkRi/DitXxY+PcGNfIqwlA4ndt6Z6zfrLOuUIFGMYwQZ/chBBTQUAWTYTnTCThatVsR8LT5fLx6L386HNlJKSlMeziHy/YauQzmjzw7KkzDvIPkUe4xjkDtvQT2eypGx1eWTQA4c9/0xqvywed2MXXAQeswdrlcsIFhRB7B8UhJqOqPJjrnTu6+HPvJSXdP6nUuUmgVuhT2Y1zCI2IPHbQYbsghp3MkqDbkGTAcs8qtY4ZVrTZGwwH/qD5VeLAOu8I+QTwi/zkNKeBAJD0rWLMZV9Y9lZ4GdVllIq9RTjg1Zvl89yGOvNGQ1c4N7COkAsz1UaWPk10M0jX55Kd44nQW/oOjaqD/Gz1QGVSJUaNvN2ny5Xf+JlzpPRHtrgf++ZZ4rWXphjWW22HRQsG+fxFig+iu7xGWZR15tVUekvIco+X+O/3eTEWQnN4foerdy/Zkzb5zE+YzU80jdQiyhmTdIU75Lr5zRxUNF3lsLOBayulVv7BvVYzegCJpKEudjzBAykYUa0NdObEHfyAaINhhgAlThzkWRe8GQXf8n0W6l4dnvJEvyJcdorNzVP+1AxkaeIMj8ljFnVrbe6kdAr+u0kxCg6yDariZWKdpWWu8Z62fYPJVSjqQHC6LgdG8E5Vxyrss8jH0HlG/kkKXM8U0f4Zg81nWdjKT6Os0K73nyVm+goaTJLz0CqX3aFf2tJWnaYM8WYHJv1MyEWiAVt9yW/rF/7neiF9cDpYi2FyDtMKi4dKSyo+2gr76Cyxl6hlRmlMzR4JarwZZRcte1PD48VjfWUfVy4TlXpwH/KK8F81EW51WQvx+sonTl5JfLio36xNPh15qeW4ltORulInE0C4OKCQTUR73lbc2ohBoEY+hlfZqvrJ5ON4gQH0T7BcRbj8JigkIHjAaROxJtQWw3Nx3+i4MgLMUTNYU4WQYOWrUitn8znqLNHaWxuWA41+FhW+jWhDZlqwjcNhxY2p4X7GWrhgiZ96yKBJ/BvxNvLBzxEJYhffZPrrHrgjv8W0R9uLNdZS6V3yopW4cmsUlEB9T1lkhoP5WXXcX4Y/b0bD1+FSjBU3iF1ooFSCqbvolX+r7WVV9EKj35KV5nlu4JZOqJUwtUL30X4+oQqLYKOz45ATZrPYsLRIGENo+izzhc8OjiqUSsGcsdZj35T1q9i2SuWqji0czECg4Cbsqrz/5QyYuvZmxRfCwf1NCZZcWn8wFrmf7MkQUGBWzlrI7vuDZkqXSe5ozu0uSwbQebwF+EFWBzS7rFhLw1EQtXup7B3A6D9rFzNMRodIniga1HKw4Neo+s2l3G2HEThladsqSYw+VtUqkW8s0RiIQ2sY/UCf+lu/8vn0ekY/Exqp1ZdP/SEyl9MFyLZzOsay3EikI4aZ1/8/ZqBXB+PPyoNNgQ8V3WAVlg0CVuoRp7M30ab32/EtlyQaGFH+u9Xt6Bj4S65PHB2Q3PoZf924tk+JAPFPhYZbkA0S/eiaRh6ppynj2Qtd99y9amnbKcJRVWIzfMazxAInsqw5Tkn5D0t5aW3DqEJZsaFSyaPEz/36rIdilqM2DAc4+whlVW/j+Xipe49f8sH7+iJhNC0Di6qMdYOlJ+lKV+rWtSUvmGFOf1y4mO4QJWpifi3s/ANgkG7ocwlUWm6Fp20OzSZ6P46fuH0WDPIUYG5VFuKYoS51S56iwHP52c4tDAm/9Hjz/5+/2eoPyU9KflqM+PApBRIQ/hsB1FZgHiss05Oc+WuXTJ4jdgyIVP/+1YvHF5mnETTU9UUZqHhITSEhjkYYqhsA4jDQ3GJnJt+A82t7DXEgybiwjqajxj09g9v3AiCPpko0OWOq7fmx8peXCiulxANK1w5DTeCfb9lLadw/E5FhaUjiZdu0jKJsmt5h6k0Yl5JcTrKcVlAPUWweExq5/Ec/vPXls0Esg6E3swka+koz7INgq5iyta04SCOrTKygc0B0KIoCMzZCdHEQE61x5cj7cFa0HTT/7kdvM4Dyq5jC+GSKyf6Sb23ceSgInVfW7CEJqGj/1WOeLFNgLZBoArGR87l/A0hHCfvpAG8QLQY4G/1QONmPpzFzmSPiyEyhebK2xMcyUZVRLzC/zCv4l6lgJ/19xBEqPmMT8KXS2OUQc2yJyuXcoDeHD6NkSmMN+Ie7EVvFMkaZRGTfU7rFuFkjpUlD/et4fCEi0W51Ldrf2PhWp6YRuv90uhR4/YamP4TNUcz/FOWbtnfK0u9mk9xdLD7Vhj8/OjWOdW9RYB+k1x9UKaKzwqCOkPqPLcr+Cra/nyOnOQoTXPE4o8zL1IWpctd+f9YefHryQjtoUdiXjr1NFY+5o1q0yHSZn91fD52Ar/HNFU+6Y3a3CRDX7kHk4/x0Uv5RzQBllBXIi+b6tzO9cYcvjAT/qLLJg+Yai0Gkc14508ECV05LwztvmJm7Y/a0O/WmtIdySce2QlWjBqDBs/XyItzgtpNV9Uuwgp8Il9PuYqIQ0NxtJfU4fRro3A+HegK+KFcop+QtJYa8tRtXAq4ZV7a5diXX7I5zUvZWlek+8Rr6Fota2AhzTSVDiAxz2+fp7gPt25nh+53EdTYT8xR042GmpN4bdijAhit2YuerBzkJRCUKVDYGj2vry692PSIQz8afb8HWmNQwKDtwrz/tzWi9qsAPMHf9qjPjTeu7am4JTRI0blwr/WuGU1pJMCZHaSt2WPhC8sBPPONLeAjYdN0fCjpJIJDG9vBvcdDZGEVElNxTw9gAdiWRPXPAwSjSTgsRpLynJgE8oQy0jdMo/IL5xHGZfQgO/O4usKH8FOdWVLtsXhTF0xD9oc/Yr5skyOh05c6FJBv48L9DCEcvcs8+pWWxL8cYIuDI5yJgysdkuWyFBLOu6cHCIz4Q0CVBevLikulJe3F2WVT8cPXn6wjjRJ26t+//T16u+6XTq8aMf0jUGk85gDZZjF1rBs/NF62Wy5iwUxi6l1g6tiqcUP1lEAQ3XRr7UVmVx0ep3gZ6UCv2SSAoji11UlTqhCweaGxz6+4h1ki8YbCMJK+wtFHQJEPVbxdW8f4390IvGI+PxPrFipGbcZXnu7+4ZNBxbbZL2QNWUf7HzKKmtdKRtw8QXWDWTJk9I1h7dnZv0DbJGPLSK4Phb3tGGNQAbFpDp8fFtqlpzsJPK9kJGiTQehBp/ktWwQi68Tol/27EKAlZ0c+di58wARfMJyTy9y0YYGHEK6qqE44R6zMpLil9a8CFn0MlbvrJorozsHCHHY3wnw0lOuH1GNR+aVez+JJExWM81oqJ2sLzLb1BYo0MGcoqTHU61srFYe8/SP8cSORWJOQL+rVWqm2ieZS9Vk4J0dieq+KTy34jps1meOUy+fInFOAUaNFyFcatiMfp9r4hQxh2tfQXSNWuCBN4NumIH+IkWExAHHYW4q2phHLxt7YLVveVKv+X8yh1Mn8puFslO5hFfVCKdatYoQlve0FaHW7P2TtDFsYF3eq5LLqT8wABr6kPVaCgiMxrOoWobUaNXSKPUVs+c2ncCOtv6ZJZxKWYPF+piwv1CFZBEHdarlmCWm+7AFPaqnpgP1Uxh9Hj1VNaANlNMA72k9fSYE7x72NPRqu8DeCK/A6nhw6uaRGFX4JPMh8Lq+jbkGlvCJqLVybiVZ0xyMgYZAZJGBRxuQW/DNdOdUGnflHUDEnc2V6XqIhRnXNtxNJuEY4gTQw27r1lwDwP6bKX7teDUAsoDzmlCIw9q8q8nMe87y7mzt/tc0REprSHGG/EGd63xcB+0zkGnCuIeHeNg5K5zh7eqzZljgYNFkUgKk5yAuiGup742SQ4SeklpUM1FuCcZRBFWt/Heqo1EQwLoessEHJ8BUqlgGGOn3nm6sUsw6GljHjNPQCe+bCUJgXKOCf3jd4fpBwmioH8DRtX+HhOizPkh2k9AFcHXDSS1mALNOX77rm9ZGFOYAMt1ULR7inXw6Ai+SYgRM6kMbilkp/2xBb2OumwW65eAUaPSQJPeEHwodGxngt9pSAqtXP2sRsTrNcbUFvLnw5uqG8oC48VUqQbbpFBVvzWA0e4aD95UroExHiBKcAuPCW8JWknDnTJNa/kELA2exHdCxB7yFMaaFd6jgO1ms8SIkyVeLpmJi892NAGGqBOXAQyDHNskDcBp5DKuoVJOPU6SDNRRx1HSXhVvZA6w6gieYa9H3BmWiuB9adaBKvdy+YFamxuqDpNxF756WqAD/t6c996QZsrs8xA8BXr9/0njegJoW86g3rhLiCMlSD/Z1bWkSvt+5A7MD5U8ZS42tYN8AW+0NUhk/WozZ6ldKbIcw6cu9P6tN0KYUlPruWwh4zQb4q36uFahoFF9ARZRvXFqtYT6EY3w0V+0Wb66aHjYN/PPjRT4e/A3s79pocMFi0JrK+MSntc2clqGWMiYAjaLFD/PSmZ46fDKNOFK+BijieMe/tY2SgvyaC2FDKlR7Cc5b2Iln4OloQ19F++YFzvKnonuT2scqFjS5qNBbDP/2BwbUfNKW5VpeZWLhlPFqMa23nn22Mae5gduGOSOILF4P5yqsPMZ+QZMqRtNcmemlWS8dsBB8ssTYOyM0/GfHa5lV8ife84+alflFrcAEfUYAF9x/8/mJHyCQo/zgjpRPkKnxPD44LndxRqEL2qzIi5c2t1RmHTDkwB4JIjU23X6nWzEadZC204cnhDhJkMxUyqWWHdBsBH0WAFl+AxP6FGlTTAJTrJPCUfIHz0S4CiIDRWoRXAdJwNPKWRZprbbbTbUo/pFBtBjqID9j9AhpSK61oPxL16EVw72tp0cDUmp+emKvB1LAXdRJAszu15kpyatO4q7WZeisw9xGQs0NxLlzme9nxT1qSAXCMVLOmRwyS65+Z4NswRI2x7PwS1oCZE80fpvh4rogZFs8A5Pz+gHJu2p6IBnOh5eTNogQS0lKBd7abMdSZH1Ef8Ov96pvq9jYEZNyuAo32BhiHWjUHGUitNk0kqjpGjJiBHQz4ZK6DKmVQ2GJ223XnTmVLvsmSWAgLjbh3PxAQGJdwmKbxN48W6b497/Ncx57iq3gYxm+a1Q3TnOnB0xmSx8tOm94Cha6rXLsTAvfbYUOs5dtbZ2IU335LbZ3xKPFf3dUtM02xToLypQE3eXWoFl4sEQ7Zc2TNmhjJ0QgdiPILqpA9ghx+sXLuf3MCzy/iUswRLa90p4q0X5+zWkQ3ktNUHbdYRpjIBM2wAtkJX/QeZgAjbL39Tp9krGZCT812e3WNSCrj53AqHMSQmxsVLRoGGDvEFKEI+DdL9J1hiNfAG8RlqhQ9LEutKdhZ2YS8UnPWP1+xzLJJcrF414hzI+whTZumtNVEiYyxsI7Vs4Y/jTLzaVbdpXf1joHrpz+uSsGOrKtpxDy6BNL6EWzXf4rHbGCfL02czU/mUQmCTO5hW46U1HpwOVxN8YJ9ntcikBatGgXSz/5xhMZvCb2WISVNb2pqCiDn7pxIpNeaJPFwO5EwV1Z/9UuWbGCevQyR3CTCLH9h80RMiEauhjyh1Qy6V+csWIRBeQCRbe5rX3GBFWJc4DHe8Z1zSmkTb2hYQwxoF6q+hm2GbhpI4zWvR4xY7iSoRZX4pctZJzI4qk4kdwgnI1gcBw0FWuh9O3jZJvyEzLcRApsK9XU50jhpUVAiKGl93SP6Hpvo9hX3iTd+eBdmEgJ5g67FMEuaqfAcXqZe7s39eBT8RUUyWqFFZ7ENH/RuJcNnB7vyt3gkFiYFZhpmhPdcWI77L2gWEm0oNS1ALe0YghAElcyhNRd7MGufd9NbWEfG8FAlYEiUJ1/Dz3ALL+pDzPr8JL7zRrnmZtPeCUp7Hcy1Y7BxYM5iGKJolNYpbat/mbj/GGGkhX0WF3DDK1FNpUdPVxG8AVprboHEH5WRife//7QD6DADx8+OPRG+rfNryrzxEJuhUAO1o5tmVo0t8gViD6C115KBiV/zS21jkt+kSp5yXoFwNXqLRRzyi3muMMKlNBQlvo9IrgO8gfkP3xMLbgikXzCnnM0ltLHTEKkqAd+zhlWELseS5nDgO+lQl4KO3yhP+HhXe1Gf1u7Cu8N2OTa+kr+pWOBEcfLmFuE8sXd94OEHHHaoXWQ0hcAibHu0fScSkhiMaGF/DGSbEs6TPhkegAj1EwtSG9O/KPaQLldRmYAGylG1YMfGOhQTYt4sXczM+QhlXOCo2nV9XT13GXtftWS5tMN+AyRUUFNDLgVw9WaY/F1gX7WlfQ0fzpOGs/yyDhWLvFURSZkgq2AD5IwrCILxpLNauOPFMslJSvYm8hFxP20KldrqtxYZ9DcLojEj0RPMelh6OQTk9vF3/MBrPrqqSkV2biooi/P8Js5KR3FqiCqbe8CeQ3U8JPKqtTZc5e++b/fhfIAkK2IG/2oFYCyRs1YKTnTi3hvBkhHOyp+5/H3l3PrK81wGKoK2iV4/MUl4BuCSVA0bvkdBWLXqONeeXo8ndeskJFB0P7X4XQK1AyYTJf7rraWKZgk6YNRX6kdyuXB4xMoi6Zm0cWPthvzP7Fu2gRfrPhuYWTl7AJgU6Hfar3oYsyKmLypdlJT/z6OIx4Bw0nCkMRWVcPVpl8Jrl2MxrLYQwj8IbVP15ksE8CFdoizycj8FWZlW7OIueet9JK1CobAn4Sf9rcZdFoPQby6Y4tWrrk+04U+E4rSwGwAM7u2ILcE9SUyUSL7XdN89VswGmuoqe3Qcdn2NMC29S/Kwg

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.

Kepala Desa desa  tabah tebelet, Kecamatan Kepahiang provinsi Bengkulu
Kamis ,,21/05/2026.

Di soroti Menggelar kegiatan pra pelaksanaan program Dana Desa tahun 2026 di duga dilaksanakan di sebuah hotel (mewah) Kabupaten Kepahiang” Langkah ini dipertanyakan warga karena
Kondisi Balai Desa tabah tebelet disebut masih layak dan sangat mampu menampung kegiatan tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun langsung dilapangan ,bahwa kegiatan Musyawarah pra pelaksanaan yang berlangsung pada Rabu 20/05/2026 melibatkan perangkat desa, BPD, dan pendamping desa” Undangan dan dokumentasi kegiatan menunjukkan lokasi acara berada di sebuah hotel, kenapa bukan di kantor desa.

Namun”Balai desa kita masih bagus, listrik ada, kursi dan sound juga ada,,Kenapa harus di hotel? Diketahui anggaran Ini kan uang rakyat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu,,20 Mei 2026.

Warga soroti penggunaan hotel tersebut, untuk kegiatan yang sifatnya koordinasi awal berpotensi memboroskan anggaran”Pasalnya, biaya sewa ruang meeting, konsumsi, dan akomodasi di hotel jauh lebih tinggi dibanding menggunakan fasilitas desa yang gratis

Sesuai Permendagri No. 20 Tahun 2018, pengelolaan keuangan desa harus berasaskan hemat, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan serta Transfaran ,,Penggunaan Dana Desa untuk sewa gedung hanya diperbolehkan jika ada alasan teknis yang jelas dan sesuai Harga Satuan Pokok Kegiatan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa tabah tebelet tak kunjung bisa ditemui, terkait alasan pemilihan lokasi kegiatan di hotel, Upaya konfirmasi masih terus dilakukan tim.

Diminta Inspektorat Kabupaten Kepahiang,serta instansi terkait, untuk memeriksa dokumen penggunaan anggaran kegiatan tersebut, termasuk berita acara alasan penggunaan gedung luar dan nota biaya.

Polda Kalbar Kometmen Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional 

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Pontianak, KALBAR – Polda Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberian Reward dan Punishment dalam lomba rutin bulanan Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif periode April–Mei 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., di Lapangan Upacara Jananuraga Polda Kalbar. Rabu (20/5).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolda Kalbar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta perwakilan Kapolres jajaran penerima reward dan punishment dalam program pemanfaatan lahan produktif.

Dalam penilaian periode April–Mei 2026, Polres Landak berhasil meraih peringkat pertama dengan total 62 poin dan mendapatkan penghargaan Bendera Jagung sebagai simbol keberhasilan dan optimalisasi program ketahanan pangan.

Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Polres Bengkayang dengan total 59 poin, disusul Polres Kubu Raya di peringkat ketiga dengan raihan 49 poin.

Sebaliknya, Polres Sanggau berada di peringkat ke-13 dengan total 28 poin dan menerima Bendera Hitam Tengkorak sebagai bentuk evaluasi dan motivasi agar meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan program pemanfaatan lahan produktif.

Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa pemberian reward dan punishment tersebut merupakan bagian dari strategi dan inovasi Polda Kalbar dalam menciptakan semangat kompetitif yang positif di lingkungan Polres jajaran.

Menurutnya, program pemanfaatan lahan produktif tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan hasil nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini menjadi bagian dari komitmen Polda Kalbar untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya reward dan punishment, diharapkan seluruh jajaran semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan bekerja optimal,” ujarnya.

Pelaksanaan program tersebut dinilai memberikan dampak signifikan terhadap capaian ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Barat.

Hal itu terbukti dalam analisa dan evaluasi (anev) Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri pada 4 Mei 2026 lalu, di mana Polda Kalbar berhasil meraih peringkat kedua pada Klaster 2 tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa sinergi dan konsistensi jajaran Polda Kalbar dalam mengelola lahan produktif telah berjalan dengan baik dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program strategis pemerintah.

Polda Kalbar berharap seluruh Polres jajaran terus meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam pengelolaan lahan produktif agar program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.