Beranda blog Halaman 3

Kodim 1202/Skw Dukung Gerakan ASRI melalui Kerja Bhakti Bersama Pemerintah Kota.

0

Singkawang – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Kodim 1202/Singkawang bersama Pemerintah Kota Singkawang dan berbagai elemen masyarakat melaksanakan kegiatan kerja bhakti massal dengan tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan GOR Badminton Bantilan, Jalan G. Senujuh, Jalan Gusti Lelanang, dan Jalan Pasar Turi, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang. Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan ini juga menjadi bagian dari Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan kerja bhakti dihadiri langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, para camat dan lurah se-Kota Singkawang, relawan lingkungan, komunitas peduli sampah, serta masyarakat setempat.

Dari unsur TNI, Kodim 1202/Singkawang menurunkan 20 personel yang dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 1202/Skw Kapten Inf Somad. Sementara dari unsur kepolisian, turut hadir 10 personel Yon B Pelopor Satbrimob Kalbar yang dipimpin Iptu Supriyanto. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Relawan Singkawang, Komunitas Siaga Sampah Singkawang (SSS), Masyarakat Peduli Sampah (MPS), Masyarakat Peduli Api (MPA), serta puluhan warga yang antusias bergotong royong membersihkan lingkungan.

Sasaran utama kerja bhakti meliputi pembersihan sampah di sekitar GOR Badminton Bantilan, serta pembersihan sampah, rumput liar, dan endapan lumpur yang menutupi saluran drainase di sepanjang Jalan G. Senujuh, Jalan Gusti Lelanang, dan Jalan Pasar Turi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memastikan aliran air pada drainase tetap lancar sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya genangan maupun banjir saat musim hujan.

Pasi Ops Kodim 1202/Singkawang Kapten Inf Somad menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan sekaligus wujud sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, komunitas, dan masyarakat.

“Melalui kerja bhakti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, serta mendukung upaya menjaga keseimbangan iklim,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh rangkaian kegiatan kerja bhakti dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mewujudkan Kota Singkawang yang bersih, sehat, hijau, dan bebas dari permasalahan sampah serta banjir. (Pendim1202/Skw).

Perkuat Sinergi Antarmatra, Pangdam XII/Tpr Pimpin Sertijab Liaison Officer (LO) TNI AU

0

Kubu Raya – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., secara resmi memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Liaison Officer (LO) TNI Angkatan Udara (AU). Prosesi khidmat ini berlangsung di Lobby Kehormatan Makodam XII/Tpr, Jumat (5/6/2026).

Jabatan LO AU Kodam XII/Tpr diserahterimakan dari Kolonel Pas Muhammad Sulendro, M.Si. (Han)., kepada Letkol Pas Agung Setyo Budi, S.H., yang sebelumnya Dansatwalkol Denmabesau. Pejabat lama menjabat Pamen Mabes TNI-AU dalam Rangka Dikreg LV Sesko TNI. Sertijab ini sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier prajurit di lingkungan TNI.

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa peran LO AU sangat strategis dalam menjembatani komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi operasi serta kebijakan antara Kodam XII/Tpr dengan satuan TNI Angkatan Udara.

“Kerja sama antar matra adalah kunci keberhasilan tugas pokok TNI di wilayah perbatasan dan objek vital nasional. Kehadiran LO AU memastikan bahwa sinergi operasional di lapangan berjalan tanpa hambatan,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi nyata selama mengemban tugas di Kodam XII/Tpr. Sementara itu, kepada pejabat baru, Pangdam mengucapkan selamat datang dan berharap dapat segera beradaptasi dengan dinamika tugas di wilayah Kalimantan Barat.

Upacara sertijab yang berlangsung dihadiri oleh Kasdam XII/Tpr, Irdam XII/Tpr, Kapok Sahli Pangdam XII/Tpr, para Asisten Kasdam XII/Tpr serta sejumlah jajaran pejabat utama (PJU) Kodam XII/Tpr. Acara diakhiri dengan pemberian cinderamata dan ucapan selamat oleh Pangdam XII/Tpr dan PJU kepada pejabat lama. (Pendam XII/Tpr)

Pemerintah Desa Sungai Raya Gelar Musdes Kelompok Marginal 

0

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu Raya – Pemerintah Desa Sungai Raya bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) gelar Musyawarah Desa (Musdes), Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 di Aula Kantor Desa Sungai Raya Jl. Adisucipto Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, Kamis (4/6/2026).

Dari kegiatan ini turut hadir Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Daerah), Pendamping Desa,TP – PKK, Kepala Sekolah PAUD AL Maghfirah, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA, Ketua Ketua Majelis Taklim, Ketua GKMI Dusun Siaga, GPKB Syaloom Dusun Sudirman, Ketua Remaja Masjid, Ketua kelompok Remaja Pemuda/Pemudi Vihara, Ketua kelompok Fardhu Kifayah AL Hidayah dan Fardhu Kifayah Dusun Sudirman, Ketua MT Vihara Sinar Cerah Siaga, Babinsa, Babinkamtibmas Sei Raya.

Kepala Desa Sungai Raya Pitut Dwi Yugono saat di wawancara awak media mengatakan. Hari Ini Kamis tgl 4-6-2026 Desa Sungai Raya menyelenggarakan musyawarah desa kelompok marginal, ini berkaitan upaya penyerapan aspirasi dari kelompok masyarakat berkaitan rencana kerja untuk kegiatan pembangunan 2027.

Dikatakannya, saat ini meskipun terjadi pemangkasan anggaran luar biasa desa seluruh Indonesia, tetapi semua kegiatan Musdes tetap kita laksanakan sesuai peraturan perundang undang.

Juga, bahwa pelaksanaan Musdes RKPDes tahun ini dilakukan di tengah kondisi keterbatasan anggaran desa akibat adanya perubahan kebijakan pengalokasian dana desa,”dikatakannya.

Berkaitan untuk anggaran tahun 2027 kita belum dapat pagu nya, namun untuk anggaran tahun 2026 sudah kita sampaikan waktu Musrenbang tahun lalu.

Lanjut dikatakannya memang terjadi pemangkasan sekitar 64 % dari APBD Desa dusun Sungai Raya tahun lalu, tahun 2025.

Untuk kedepannya kita tetap melaksanakan kegiatan pembangunan sesuai dengan anggaran.

Hari ini kita melaksanakan penyerapan aspirasi pembangunan walaupun tidak bisa di alokasikan dana APBD, jadi kita tetap coba melakukan mohon bantuan sumber dana lain apakah dari pemerintah daerah maupun Provinsi.”jelas Kepala Desa.

Sekdes Yusmiran juga menambahkan, memang hari ini kita adakan Musdes  Kelompok Marginal. Kita mau mengambil aspirasi mereka, apa usulan – usulan mereka, kita kumpul kan dan dijadikan bahan untuk menyusun rencana kerja di tahun 2027.

Sebenarnya yang harus kita lakukan ada 3 agenda dalam bulan Juni 2027. Kemarin yang sudah kita lakukan Musdus (Musyawarah Dusun) serentak dusun – dusun, juga di hadiri RT/RW  menyampaikan aspirasinya usulan – usulan terkait pembangunan.

Besok penyerapan rembok Stunting, kita kumpulkan mereka terkait usulan – usulan aspirasi dengan bidang kesehatan. Kita undang kesehatan desa, mungkin melibatkan Puskesmas dan yang lainnya.

Jadi ini adalah yang kita lakukan setiap tahun dalam rangka untuk penyusun rencana kerja untuk tahun berikutnya.

Untuk anggaran tahun 2027 kita belum punya. Jadi dasar dari penyusunan RKP rencana kerja tahun 2027 kita masih menggunakan nanti pagu anggaran tahun 2026 tahun sebelumnya.

Anggaran tahun 2026 sekitar Rp3 miliar rupiah (Tiga miliar rupiah) dari berbagai sumber dari alokasi dana desa, dari bagi hasil pajak.

Jadi kalau kemarin itu kita nilai nya sekitar Rp.5 miliar rupiah lebih (Lima miliar rupiah lebih), karena ada pemangkasan sisa nya jadi Rp.3 miliar rupiah lebih dari tiga sumber.

Sementara dana desa kita yang tadinya mungkin Rp.1,2 miliar rupiah, sekarang tinggal Rp.373 juta rupiah (Tiga ratus tujuh puluh tiga juta rupiah).

Sedangkan titik pembangunan yang kita alokasikan pembangunan untuk 2026 hanya 3 (Tiga) titik, terutama itu gerbang, kemudian ada suatu kegiatan Siaga Dua Asri, Duta Rajawali itu pun sangat minim sekali dengan anggaran tersisa.

Untuk Kegiatan Koperasi merah ini wajib yang harus kita lakukan, biar bagaimanapun kita harus mengalokasikan anggaran dalam rangka untuk mendukung, karena itu termasuk 8 progres nasional.”.”ungkap Sekdes.

 

 

 

 

 

Sabet Tiga Podium, Kodam XII/Tpr Torehkan Prestasi di Ajang Pencak Silat Militer Virtual TNI AD

0

Kubu Raya – Kodam XII/Tanjungpura kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Prajurit-prajurit terbaik Tanjungpura sukses merebut tiga podium juara dalam ajang bergengsi “Lomba Pencak Silat Militer secara Virtual Antar Satuan TNI Angkatan Darat”.

Pengumuman pemenang yang disaksikan secara virtual dari Ruang Rapat Staf Operasi Kodam (Rupat Sopsdam) XII/Tpr pada Kamis (4/6/2026) malam, menjadi bukti nyata dari hasil pembinaan mental, fisik dan disiplin yang konsisten di lingkungan Kodam XII/Tpr.

Tidak tanggung-tanggung, Kodam XII/Tpr berhasil mengamankan posisi juara di tiga kategori sekaligus bersaing ketat dengan barisan satuan elit dan Kodam lainnya di seluruh Indonesia. Berikut adalah rincian torehan prestasi yang berhasil diraih:

1. Juara 2 Kelas Beregu Putra: Tim beregu putra Kodam XII/Tpr sukses menempel ketat Kopassus yang berada di posisi pertama dan mengungguli perwakilan dari Kodam Kasuari di posisi ketiga.

2. Juara 2 Kelas Beregu Putri: Di sektor putri, kekompakan srikandi Kodam XII/Tpr juga berhasil menyabet podium kedua di bawah Kodam Iskandar Muda (IM) dan berada di atas Kodam IV/Diponegoro.

3. Juara 3 Kelas Perorangan Putra: Pada kategori individu, prajurit Kodam XII/Tpr berhasil mengamankan peringkat ketiga, mendampingi Kopassus (Juara 1) dan Kodam XIII/Merdeka (Juara 2).

Kapendam XII/Tpr Kolonel Arh Agung Sinaring M mengatakan, penyerahan piala dan penghargaan bagi para pemenang dijadwalkan akan dilakukan secara langsung pada momen Rapat Evaluasi Semester I yang akan berlangsung di Jakarta.

“Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama satuan di kancah nasional, tetapi juga menegaskan bahwa prajurit Kodam XII/Tpr memiliki kesiapan tempur dan kelincahan fisik yang tinggi, sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang diadopsi dalam kemampuan militer modern,” tutup Kolonel Arh Agung Sinaring M. (Pendam XII/Tpr)

Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Coffee Morning

0

Sanggau – Komandan Kodim 1204/Sanggau-Sekadau, Letkol Inf. Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., menggelar kegiatan Coffee Morning bersama insan pers Kabupaten Sanggau dan Sekadau di Aula Kodim 1204/Sanggau-Sekadau, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara TNI dan media sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini telah berperan dalam menyajikan informasi yang objektif, edukatif, dan bertanggung jawab. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas wilayah Sanggau dan Sekadau.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi terbuka terkait berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk peran media dalam mendukung program ketahanan pangan, pembangunan daerah, serta menjaga keamanan dan ketertiban melalui penyampaian informasi yang akurat dan konstruktif.

Melalui kegiatan Coffee Morning ini, diharapkan hubungan baik antara Kodim 1204/Sanggau-Sekadau dan insan pers semakin erat, sehingga sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif.

(Pendim 1204/Sgu).

Peristiwa Hilangnya  Pemancing Dilaut Polisi Pastikan Murni Kecelakaan Laut 

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in  Raya – Ikbal (28), pemancing yang dilaporkan hilang misterius di perairan Kuala Balai, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya ditemukan.

Pemuda asal Dusun Swadaya, Desa Selat Remis ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) pagi, setelah sempat dinyatakan hilang akibat cuaca buruk.

Jasad korban ditemukan tersangkut di sebuah jermal terluar yang menghadap langsung ke arah Laut Cina Selatan.

Penemuan ini menyudahi pencarian intensif yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dan warga setempat sejak akhir pekan lalu.

Kronologi Hilangnya Korban: Terbawa Arus Malam
Peristiwa tragis ini bermula pada Jumat (29/5/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi memancing di wilayah perairan Kuala Balai, kawasan yang menjadi batas alam antara Desa Selat Remis dan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai.

Sekitar pukul 21.00 WIB, cuaca buruk dilaporkan melanda kawasan perairan tersebut, hingga akhirnya korban dilaporkan hilang dan diduga kuat tenggelam terseret arus.

Upaya pencarian skala besar langsung digulirkan. Kapolsek Teluk Pakedai, Iptu Arijito Tri Susanto Hutagaol, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membeberkan secara rinci kronologis penyelamatan dan pencarian korban sebelum akhirnya ditemukan.

“Sejak menerima laporan kehilangan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, personel Polsek Teluk Pakedai, serta dibantu warga masyarakat langsung bergerak cepat.

Pada hari Sabtu (30/5/2026), penyisiran masif dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB di sekitar lokasi kejadian.

Namun, karena kendala cuaca dan luasnya medan, upaya tersebut belum membuahkan hasil,” ujar Ade dalam keterangan resminya, Kamis (4/6/26).

Detik-detik Penemuan di Jermal Terluar Meskipun pencarian hari pertama sempat nihil, pihak keluarga bersama warga tidak patah arang.

Pada Minggu (31/5/2026) pagi, tepat pukul 06.30 WIB, mereka kembali turun ke laut untuk melakukan penyisiran mandiri.

Langkah gigih ini membuahkan hasil. Hanya berselang 30 menit, atau sekitar pukul 07.00 WIB, titik terang ditemukan.

“Korban berhasil ditemukan di jermal terluar di area muara yang mengarah ke Laut Cina Selatan. Saat ditemukan, posisi jenazah tersangkut di struktur jermal dengan kondisi masih mengenakan pakaian lengkap, yaitu sweater putih dan celana panjang hitam,” jelas Ade secara tegas.

Evakuasi dan Keikhlasan Keluarga
Pasca penemuan tersebut, Tim SAR Gabungan bersama warga bergerak cepat mengevakuasi jasad Ikbal dari tengah laut.

Tepat pukul 08.10 WIB, jenazah korban tiba di rumah duka di Dusun Swadaya untuk segera dipersiapkan prosesi fardhu kifayah dan pemakaman.

Pihak Kepolisian memastikan bahwa insiden ini murni merupakan kecelakaan akibat faktor alam yang tidak bersahabat. Pihak keluarga korban pun telah memberikan pernyataan resmi terkait musibah ini.

“Pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas kepergian korban. Mereka menyadari bahwa peristiwa ini murni kecelakaan akibat tenggelam yang dipicu oleh cuaca buruk di laut.

Oleh karena itu, keluarga menolak untuk dilakukan visum dan telah menandatangani Berita Acara Penolakan Visum,” tutup Ade.

Polres Kubu Raya mengapresiasi sinergi yang kuat antara Basarnas, kepolisian, dan masyarakat yang bergerak cepat bahu-membahu dalam proses pencarian hingga evakuasi korban.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada warga, khususnya para nelayan dan pemancing, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan memantau kondisi cuaca sebelum memutuskan untuk melaut (cpt_ltr2002)

Jaga Pangkalan Tetap Rapi dan Indah, Danramil 08/Paloh Pimpin Pembersihan Halaman Makoramil

0

Sambas – Dalam upaya menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan satuan, Danramil 08/Paloh memimpin langsung kegiatan pembersihan halaman Makoramil bersama anggota, bertempat di Koramil 08/Paloh, Kabupaten Sambas, Kamis (04/06/26).

Kegiatan tersebut meliputi pembersihan rumput liar, pemangkasan tanaman, penyapuan halaman, serta penataan lingkungan sekitar kantor agar tetap bersih, nyaman, dan asri.Seluruh anggota Koramil turut berpartisipasi dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Danramil 1208-08/Paloh Kapten Inf Aris Yudiyana mengatakan bahwa kebersihan pangkalan merupakan cerminan disiplin dan kesiapan satuan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Selain menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman, pangkalan yang bersih juga dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat yang berkunjung ke Koramil.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran seluruh anggota akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja. Pangkalan yang bersih dan tertata rapi akan mendukung pelaksanaan tugas serta meningkatkan semangat kerja anggota,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan pangkalan ini merupakan salah satu program pembinaan satuan yang rutin dilaksanakan guna menjaga kondisi lingkungan Koramil tetap terawat, indah, dan representatif sebagai tempat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang nyaman, sehat, serta semakin memperkuat kebersamaan dan kekompakan antar anggota Koramil 1208-08/Paloh dalam menjalankan tugas di wilayah binaan, pungkasnya.

Nekat Gasak Kabel Tower Telkomsel Rp 15 Juta, Pemuda di Kubu Raya Berakhir di Sel

0

TBNEWSPOLRESKUBURAYA.ID – Aksi nekat seorang pemuda berinisial RM (24) berakhir di jeruji besi. Warga Kecamatan Sungai Raya ini tertangkap basah saat mencoba menggasak Kabel Power RRU 2 Core Type-D 16 MM2 milik PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) di kawasan Tower Protelindo, Jalan Adisucipto, Gang Bina Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Akibat ulah nekat pelaku, perusahaan penyedia layanan telekomunikasi tersebut harus menelan kerugian materiil hingga belasan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya, AKP Ambril melalui Kasubsie Penmas, Aiptu Ade, membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana pencurian aset objek vital tersebut.

“Benar, peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 31 Mei 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. TKP berada di Tower Protelindo, Jalan Adisucipto Gang Bina Raya, RT 001/RW 003, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/26).

Kronologi Penangkapan: Tepergok dan Dikepung Warga
Aksi kriminal yang terjadi di titik koordinat -0.133137, 109.410645 itu awalnya berjalan mulus. Namun, gerak-gerik mencurigakan RM di area menara pemancar pada tengah malam memicu kewaspadaan warga sekitar.

Melihat ada yang tidak beres, warga bergerak cepat melakukan pengepungan. RM yang tak berkutik akhirnya berhasil diamankan di lokasi kejadian sebelum sempat membawa kabur seluruh hasil jarahannya.

“Pelaku sempat diamankan oleh warga setempat. Menghindari aksi main hakim sendiri, warga kemudian langsung menghubungi pihak kepolisian Polsek Sungai Raya,” jelas Ade.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sungai Raya langsung meluncur ke TKP. Petugas bergerak cepat memboyong terduga pelaku beserta barang bukti kabel tembaga ke Mapolsek Sungai Raya guna proses hukum lebih lanjut.

Kerugian Belasan Juta, Polisi Buru Jaringan Pelaku
Dari hasil pendataan pihak korban, dalam hal ini PT Telkomsel, total kerugian akibat pemotongan kabel power tersebut ditaksir mencapai Rp 15.980.000 (lima belas juta sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah). Selain kerugian materiil, aksi sabotase kabel ini juga berpotensi mengganggu kualitas jaringan komunikasi di wilayah sekitar.

Saat ini, penyidik Polsek Sungai Raya masih melakukan penyelidikan secara intensif. Polisi menduga RM tidak bermain sendirian dalam melancarkan aksi spesialis pencurian kabel menara telekomunikasi ini.

“Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam. Melihat modus dan target operasinya, tidak menutup kemungkinan pelaku pencurian tersebut lebih dari satu orang. Kasus ini akan kami usut tuntas hingga ke jaringan penampungnya,” tegas Ade.

Penulis : cpt_ltr2002
Editor : Aiptu Ade
follow up : web resmi Polres Kubu Raya ( tbnewspolreskuburaya.id)
Call Centre : 110

Prajurit Yonif TP 833/BD Asah Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Kebakaran

0

Sanggau – Guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana kebakaran serta memperkuat sinergi antar lini di wilayah, prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 833/Bumi Daranante melaksanakan simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Kegiatan strategis ini dilaksanakan melalui kolaborasi intensif bersama Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sanggau pada Rabu (03/06/2026) kemarin.

Latihan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 15.00 WIB tersebut dipusatkan di dua titik taktis, yaitu Markas Komando Batalyon (Mayonif) TP 833/BD dan Tribun Sabang Merah, Kabupaten Sanggau. Sebanyak 22 prajurit pilihan Yonif TP 833/BD diterjunkan sebagai pelaku utama dalam simulasi ini, didampingi oleh tim pelatih profesional dari Unit Pemadam Kebakaran (UPK) Pemkab Sanggau yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Zulkifli, S.Sos.

Komandan Yonif TP 833/BD, Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa latihan ini merupakan langkah nyata Satuan dalam memelihara profesionalisme prajurit guna mendukung tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam hal perbantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda).

“Sebagai prajurit, kami tidak hanya dituntut siap dalam operasi tempur tetapi juga harus adaptif dan tanggap terhadap bencana di sekitar kita, termasuk kebakaran hutan, lahan maupun pemukiman. Latihan ini memastikan armada truk pemadam kebakaran satuan siap digerakkan kapan saja demi membantu masyarakat Sanggau,” tegasnya.

Mekanisme latihan dirancang secara komprehensif untuk menguji ketahanan fisik dan penalaran taktis prajurit. Rangkaian kegiatan dimulai dari pendalaman teori perilaku api, pengenalan fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pengoperasian mesin pompa air hingga teknik pengisian tangki air secara cepat pada dua unit Truk Damkar milik Yonif TP 833/BD.

Memasuki tahap inti, para prajurit mengaplikasikan teori tersebut ke dalam simulasi pemadaman tingkat regu yang presisi. Dalam formasi tersebut, satu regu pemadam terdiri dari 6 personel: 1 orang Komandan Regu sebagai pengatur taktis di lapangan, 1 orang operator mesin serta 4 orang prajurit pemegang selang dan nozzle di garis depan pertempuran melawan api.

Berkat kedisiplinan tinggi dan kerja sama yang solid antara prajurit TNI dan petugas Damkar Pemkab Sanggau, seluruh rangkaian simulasi pemadaman dapat diselesaikan dengan tertib, aman dan lancar tanpa adanya kerugian personel maupun materiil. Melalui momentum ini, Yonif TP 833/BD membuktikan komitmennya untuk selalu menjadi pelindung terdepan yang responsif terhadap setiap potensi bencana di wilayah Sanggau. (Pendam XII/Tpr)

0

Kejaksaan Agung Republik Indonesia Resmi Menahan Tiga Mantan Petinggi BGN

Pontianak Kalbar II investigasi.in Jakarta, 3 Juni 2026 – Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan menjemput tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu dini hari. Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.

Ketiganya dijemput oleh penyidik sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung dibawa ke Gedung Bundar Kejagung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah ini dilakukan di tengah proses penyelidikan yang tengah berjalan terkait dugaan perkara hukum di lingkungan BGN. Hingga saat ini, Kejagung belum mengungkap secara rinci kasus yang menjerat ketiga mantan pejabat tersebut.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan keterangan resmi kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan awal selesai dilakukan.

Sebelumnya, Kejagung juga telah melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta. Penggeledahan tersebut diduga berkaitan dengan penyidikan kasus yang sama.

Kasus ini mencuat hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana bersama dua wakilnya dari jabatan pimpinan BGN pada 2 Juni 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melalui proses evaluasi kinerja selama kurang lebih satu setengah tahun.

Diketahui, Lodewyk Pusung merupakan purnawirawan TNI berpangkat Letnan Jenderal, sementara Sonny Sanjaya adalah purnawirawan Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal. Keduanya sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sebelum akhirnya diberhentikan.

Selain pemeriksaan, Kejagung juga menyiapkan tim dokter guna memastikan kondisi kesehatan ketiganya sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut.Hingga berita ini diturunkan, Kejagung masih belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum ketiga mantan petinggi BGN tersebut.