
Ratusan Penonton Padati Turnamen FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup, Firdaus Hasbullah Siap Cetak ‘Bintang’
PALI, INVESTIGASI.IN – Lapangan voli Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, mendadak bergemuruh sore ini. Ratusan pasang mata memadati pinggir lapangan untuk menyaksikan turnamen bergengsi FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup (Putri). Riuh redah sorak penonton membakar atmosfer pertandingan yang menyajikan adu taktik dan fisik dari talenta muda lokal. Senin, 19/10/2026.
Kehadiran ratusan penonton yang memadati area sekitar lapangan membuktikan bahwa olahraga bola voli memiliki magnet tersendiri bagi masyarakat Tanah Abang dan sekitarnya. Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi tinggi langsung tersaji. Tim-tim putri yang bertanding menunjukkan kemampuan luar biasa, mulai dari pukulan servis yang mematikan, kerja sama set-up yang rapi, hingga smash tajam yang memukau dan mengundang decak kagum.
Hadir langsung di tengah lapangan, Firdaus Hasbullah, tokoh pengamat sekaligus penggagas utama turnamen ini, menyaksikan setiap set pertandingan dengan semangat yang menyala-nyala. Kehadirannya di lapangan menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi para atlet putri di bawah usia 18 tahun yang sedang memperebutkan gelar terbaik sekaligus status terhormat sebagai “Bintang Desa”.
Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Hasbullah menegaskan tekadnya untuk mengangkat potensi olahraga dari akar rumput. Beliau berkomitmen agar bakat-bakat dari daerah tidak berhenti hanya sebagai hobi, melainkan jenjang karier profesional.
“Kita punya potensi yang sangat besar di tingkat desa. Turnamen FH Volleyball Talent Hunt U-18 ini sengaja kita gulirkan khusus kategori putri untuk memastikan tidak ada bakat terpendam yang terlewat. Saya ingin melihat lahirnya bintang-bintang baru yang nantinya tidak hanya mengharumkan nama Tanah Abang, tetapi bisa menembus kancah nasional,” ujar Firdaus Hasbullah di sela-sela sengitnya pertandingan.
Turnamen FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup ini tidak dirancang sebagai kompetisi musiman belaka, melainkan diproyeksikan menjadi agenda pembinaan jangka panjang. Melalui ajang ini, para pemain muda tidak hanya dituntut untuk berkompetisi memenangkan piala, tetapi juga dipantau langsung kualitas individu, mental bertanding, fisik, dan kedisplinannya.
Bakat-bakat terbaik yang terjaring dalam pemantauan (talent scouting) sepanjang turnamen ini nantinya akan mendapatkan program pembinaan yang lebih serius, terstruktur, dan berkelanjutan ke depan. Langkah ini diharapkan mampu membuka jalan bagi atlet muda Tanah Abang untuk masuk ke dalam radar klub-klub profesional maupun tim daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Masyarakat Desa Curup dan sekitarnya berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin. Selain sebagai sarana hiburan sehat bagi warga, kompetisi ini menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda untuk menjauhkan diri dari kegiatan negatif dan fokus mengukir prestasi lewat jalur olahraga.(Moy)
