Saldo Nasabah Terpotong, Uang Tunai Tak Keluar dari ATM BSI di Idi, Romi Syahputra Minta Evaluasi
ACEH TIMUR —Investigasi.in
Menyusul keluhan nasabah terkait saldo rekening yang terpotong, tetapi uang tunai tidak keluar dari mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) di depan RSUD dr. Zubir Mahmud, Idi, Kabupaten Aceh Timur, wartawan Aceh Timur, Dr. (c) Romi Syahputra, S.H., M.H., meminta pihak pimpinan BSI segera melakukan evaluasi terhadap vendor pengelola ATM serta jajaran pimpinan BSI di wilayah Idi.
Permintaan tersebut disampaikan pada Selasa (20/10/2026). Romi menilai, keluhan nasabah harus menjadi perhatian serius agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan perbankan.
Ia meminta pihak BSI bersama vendor yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan mesin ATM segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mesin dan sistem transaksi guna mengetahui penyebab terjadinya kendala tersebut.
“Kami meminta pihak BSI agar segera mengevaluasi vendor pengelola mesin ATM dan kepala BSI yang ada di wilayah Idi. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena saldo rekening terpotong, sementara uang tunai yang hendak ditarik justru tidak keluar dari mesin,” ujar Romi Syahputra.
Menurutnya, setiap keluhan nasabah harus ditangani secara cepat, transparan, dan profesional. Pihak bank juga diharapkan memberikan kepastian penyelesaian kepada nasabah yang mengalami kendala transaksi, termasuk pengembalian dana apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya kesalahan transaksi.
Romi juga menyebutkan bahwa terdapat laporan dari nasabah lain yang mengalami kejadian serupa di mesin ATM tersebut. Jika laporan-laporan itu terbukti, kondisi tersebut perlu segera ditindaklanjuti agar tidak semakin merugikan masyarakat.
Ia berharap evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap mesin ATM di depan RSUD dr. Zubir Mahmud, tetapi juga mencakup layanan ATM lainnya di wilayah Kabupaten Aceh Timur. Menurutnya, pemeriksaan berkala dan peningkatan pengawasan diperlukan untuk meminimalkan terulangnya kendala transaksi serupa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BSI maupun vendor terkait mengenai keluhan nasabah tersebut.
Pihak BSI diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab kendala transaksi, mekanisme pengaduan, serta langkah penyelesaian bagi nasabah yang terdampak.

