Ringankan Beban Korban Kebakaran, Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan
ACEH- Investigasi.in
Badan Baitul Mal Aceh (BMA) bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran di Gampong Jagong Jeget, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah.
Bantuan tersebut disalurkan langsung di lokasi musibah pada Selasa (11/8/2026) oleh Ketua Badan BMA Tgk. H. Muhammad Yunus, didampingi Anggota Badan BMA Tgk. H. Mudawali Ibrahim, Kepala Sekretariat BMA, serta Tim Satgas Bencana Baitul Mal Aceh.
Bantuan yang disalurkan meliputi 96 unit kasur, dua unit sound system, 20 sak beras, 20 kotak mi instan, 20 kilogram minyak goreng, dua karung gula pasir, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Selain bantuan logistik, BMA juga menyerahkan 100 paket perlengkapan sekolah berupa tas, buku, dan alat tulis bagi anak-anak korban kebakaran.
“Alhamdulillah, kami menyerahkan 96 unit kasur, beras 20 sak, mi instan, minyak goreng, gula pasir dan sembako lainnya. Kami juga menyalurkan tas dan alat tulis untuk anak-anak sekolah serta dua unit sound system. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para korban,” ujar Tgk. H. Muhammad Yunus di lokasi penyerahan.
Ia mengatakan, seluruh aspirasi dan kebutuhan korban yang ditemukan di lapangan akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan daerah Aceh sebagai bahan tindak lanjut penanganan bencana.
Penyaluran bantuan turut dikawal berbagai unsur, di antaranya Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Tengah, Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Tengah, KPA, PA, jajaran TNI-Polri melalui Danramil dan Kapolsek, serta masyarakat setempat.
Data Korban Bertambah Menjadi 104 KK
Sementara itu, pendataan kepala keluarga (KK) terdampak kebakaran terus diperbarui. Data terbaru menunjukkan jumlah korban mencapai 104 KK, meningkat dari pendataan awal sebanyak 60 KK.
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, jajaran pimpinan daerah, serta Baitul Mal Aceh atas respons cepat terhadap masyarakat yang menjadi korban kebakaran.
Menurutnya, pendataan dilakukan secara bertahap, mulai dari 60 KK, kemudian 72 KK, 79 KK, 96 KK, hingga data tervalidasi terbaru mencapai 104 KK.
Menanggapi perubahan data tersebut, BMA menjelaskan bahwa skema bantuan untuk data awal sebanyak 96 KK telah diproses. Sementara itu, tambahan korban dari KK ke-97 hingga KK ke-104 kini memasuki tahap pemrosesan lanjutan.
Total Bantuan Rp359,95 Juta
Secara keseluruhan, total bantuan zakat dan donasi yang diserahkan BMA untuk penanganan musibah kebakaran di Jagong Jeget mencapai Rp359.950.000.
Dari jumlah tersebut, BMA telah menyalurkan dana zakat sebesar Rp216.000.000 untuk 72 korban kebakaran. Setiap KK korban bencana dialokasikan menerima bantuan tunai sebesar Rp3.000.000 yang bersumber dari zakat masyarakat Aceh.
Selain dana zakat, Satgas Bencana BMA menyalurkan donasi berupa bantuan logistik dan kebutuhan pokok senilai Rp143.950.000.
Tgk. H. Muhammad Yunus menegaskan bahwa seluruh bantuan tunai yang diberikan kepada korban akan diterima secara utuh tanpa pemotongan biaya dalam bentuk apa pun.
“Tidak ada pemotongan, tidak ada istilah ongkos urus atau sejenisnya. Tidak ada yang memotong. Ini murni uang rakyat yang disalurkan kembali untuk rakyat,” tegasnya di hadapan para korban.

