Top 5 This Week

Related Posts

DUA HARI AIR PDAM MATI DI PARIT DEMANG, WARGA MENJERIT – PERBAIKAN PIPA DI AYANI JADI ALASAN

PONTIANAK – Warga Jalan Parit Demang, Pontianak Tenggara menjerit. Sudah 2 hari air PDAM tidak mengalir sama sekali. Untuk mandi, cuci, bahkan untuk wudhu pun warga harus beli air galon.

Padahal PDAM Tirta Khatulistiwa hanya mengumumkan perbaikan kebocoran Pipa PVC 600 MM di Jl. A. Yani (Depan Mega Mall) pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Dalam pengumuman itu, wilayah terdampak yang disebut hanya:
Booster Sepakat 2: Jl. Perdana, Jl. Sepakat 2, Jl. Reformasi Untan, Jl. Parit Haji Husin 2, Jl. Sei Raya Dalam & Sekitarnya.
Booster Kesehatan: Jl. Kesehatan, Tani Makmur, Prof M Yamin, Perdamaian, Nirbaya, Purnama II, Harapan Jaya, dan sebagian Ampera.

Parit Demang tidak disebut, tapi faktanya ikut mati total.
“Sudah 2 hari ndak jalan. Kami di Parit Demang ini bukan dampak katanya? Tapi airnya memang ndak ada. Anak mau sekolah susah mandi,” keluh salah satu warga.
Ini bukan pertama kali. Setiap ada perbaikan pipa di Ayani, imbasnya selalu kemana-mana. Pengumuman minta maaf, tapi solusi air tangki tidak ada. Warga yang bayar tiap bulan, jadi korban.

Pertanyaannya tajam untuk PDAM Tirta Khatulistiwa:
1. Kenapa timeline perbaikan tidak jelas? Disebut 26 Agustus, hari ini 28 Agustus air di Parit Demang masih mati?

2. Mana tanggung jawab suplai air alternatif dengan mobil tangki?

3. Sampai kapan warga Parit Demang harus beli air galon karena kelalaian pipa bocor?
Warga butuh air, bukan cuma kata-kata “Mohon maaf atas ketidaknyamanan”.kesal warga

(Meldianto).

Popular Articles