Top 5 This Week

Related Posts

RSUD Genteng Benarkan Pasien Alami Serangan Jantung, Keluarga Soroti Dentuman Sound Horeg

INVESTIGASI.IN | BANYUWANGI Kabar duka datang dari Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Istri dari Bapak Eddy Subiantoro meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Genteng pada Sabtu dini hari, 5 September 2026.

Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Peristiwa tersebut sekaligus kembali memunculkan sorotan serius masyarakat terhadap aktivitas penggunaan sound system dengan volume ekstrem atau yang populer disebut sound horeg.

Berdasarkan informasi yang dihimpun INVESTIGASI.IN, sebelum kondisi kesehatan almarhumah memburuk, rombongan sound horeg dilaporkan melintas di depan rumahnya dengan dentuman suara keras.

Pihak keluarga kemudian mengaitkan memburuknya kondisi almarhumah dengan dentuman suara tersebut. Almarhumah selanjutnya mengalami kondisi darurat dan dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Genteng.

RSUD Genteng: Pasien Alami Serangan Jantung

Untuk memastikan informasi tersebut, INVESTIGASI.IN melakukan konfirmasi kepada pihak RSUD Genteng terkait kondisi pasien saat mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil konfirmasi tersebut, pihak RSUD Genteng membenarkan bahwa pasien yang dimaksud memang mengalami serangan jantung.

Pihak medis telah memberikan penanganan sesuai prosedur terhadap pasien. Namun, nyawa almarhumah akhirnya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Meski demikian, mengenai dugaan hubungan langsung antara dentuman sound horeg dengan terjadinya serangan jantung, hal tersebut masih memerlukan kajian medis serta pembuktian lebih lanjut oleh pihak yang memiliki kewenangan dan kompetensi.

Keluarga Soroti Dentuman Keras

Keterangan dari keluarga mengenai adanya sound horeg yang melintas dengan suara ekstrem sebelum kondisi almarhumah memburuk menjadi perhatian serius.

Peristiwa ini dinilai tidak boleh hanya dipandang sebagai sebuah kejadian biasa. Sebab, penggunaan sound system dengan kekuatan suara tinggi di tengah kawasan permukiman berpotensi mengganggu kenyamanan warga.

Terlebih bagi masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan jantung, tekanan darah, lansia maupun kelompok rentan lainnya.

Kebebasan untuk menyelenggarakan hiburan seharusnya tidak mengabaikan hak masyarakat lain untuk mendapatkan rasa aman, nyaman dan lingkungan yang sehat.

Perlu Evaluasi dan Aturan Tegas

Kejadian meninggalnya warga Desa Sumber Arum ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk melakukan evaluasi serius terhadap penggunaan sound system berdaya besar.

Pemerintah daerah, aparat keamanan, penyelenggara kegiatan dan pemilik sound system diharapkan dapat duduk bersama untuk memperhatikan batas volume suara, waktu penggunaan hingga lokasi kegiatan.

Jangan sampai hiburan yang seharusnya membawa kegembiraan justru menimbulkan keresahan, konflik sosial atau bahkan dugaan dampak terhadap kesehatan masyarakat.

Penegakan aturan terkait kebisingan di kawasan permukiman juga menjadi hal penting agar kepentingan hiburan dapat berjalan tanpa mengorbankan ketenangan dan keselamatan warga.

INVESTIGASI.IN Akan Terus Mengawal

Investigasi.in akan terus menghimpun informasi dan melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk keluarga, pemerintah desa, pemerintah kecamatan serta pihak lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai peristiwa tersebut.

Perlu ditegaskan, RSUD Genteng membenarkan pasien mengalami serangan jantung, sementara dugaan keterkaitan antara dentuman sound horeg dengan memburuknya kondisi kesehatan almarhumah merupakan informasi dari pihak keluarga yang masih memerlukan pembuktian dan kajian lebih lanjut.

Atas nama keluarga besar Investigasi.com, kami turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya.

Semoga almarhumah husnul khotimah, seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan. Aamiin.

INVESTIGASI.IN
Mengungkap Fakta, Menyuarakan Kebenaran

Popular Articles