Top 5 This Week

Related Posts

Camat Tanah Abang Dadang Afriandy: Warga Jangan Andalkan Fogging, PSN 3M Plus Kunci Utama Cegah DBD!

 

 

PALI, INVESTIGASI.IN– Camat Tanah Abang, Dadang Afriandy, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Abang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).

Beliau menekankan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada pengasapan (fogging) sebagai solusi utama, melainkan beralih fokus pada gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus.

Meluruskan Salah Paham Terkait Fogging

Dalam pernyataannya pada Kamis (27/8), Dadang Afriandy menyoroti salah paham yang sering terjadi di tengah masyarakat yang menganggap fogging adalah obat penolak DBD yang paling ampuh.

• Hanya membunuh nyamuk dewasa: Larva, telur, dan jentik nyamuk sama sekali tidak mati oleh fogging.
• Solusi jangka pendek: Populasi nyamuk baru akan kembali menetas dan berkeliaran dalam hitungan hari.
• Risiko dan biaya: Tindakan ini membutuhkan biaya tinggi dan membawa risiko paparan bahan kimia jika dilakukan terus-menerus.

“Jika air tergenang masih dibiarkan, nyamuk Aedes aegypti akan kembali membiak secara massal. Telur dan jentik yang hidup di dalam air tidak akan hilang hanya dengan asap fogging,” ujar Camat Tanah Abang tersebut.

Titik Rawan Sarang Nyamuk di Lingkungan Rumah

Masyarakat diminta memperketat pengawasan terhadap wadah-wadah di sekitar pemukiman yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk, antara lain:

• Ember terbuka di kamar mandi atau pekarangan.
• Tampungan air pada pot bunga.Ban bekas yang menampung air hujan.
• Sampah plastik yang dibuang sembarangan.
• Toren air yang tidak tertutup rapat.

Gerakan 15 Menit Seminggu Bebas Jentik

Sebagai solusi jangka panjang yang murah, mudah, dan efektif, Dadang Afriandy mengajak seluruh warga Tanah Abang untuk meluangkan waktu minimal 15 menit setiap minggu guna menerapkan PSN 3M Plus secara konsisten.

Lima langkah praktis yang wajib dijalankan oleh setiap kepala keluarga meliputi:

• Membuang air yang menggenang di dalam ember atau wadah tak terpakai.
• Menutup rapat setiap tempat penampungan air bersih.
• Menyikat dinding bak air guna meluruhkan telur nyamuk yang menempel.
• Membuang sampah pada tempatnya agar tidak menampung air hujan.
• Membersihkan air yang tergenang pada alas pot tanaman.

Menolak Lengah: DBD Bisa Membawa Maut

Di akhir imbauannya, Camat Tanah Abang mengingatkan bahwa penyakit DBD bukanlah perkara sepele karena dapat berujung pada kematian. Beliau meminta warga tidak pasif dan tidak menunggu sampai ada kasus atau korban jiwa di lingkungan sekitar baru mulai bergerak.

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Menjaga kebersihan lingkungan dari jentik nyamuk adalah tanggung jawab bersama demi keselamatan keluarga dan tetangga kita tercinta,” tutup Dadang Afriandy.(Moy)

Popular Articles