Beranda blog Halaman 29

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bersama Warga Laksanakan Penanaman Cabai dan Terong di Dusun Onggok

0

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Sanggau – Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau bersama warga tetap menunjukkan semangat kebersamaan dalam melaksanakan kegiatan penanaman cabai dan terong di lahan yang berlokasi di Dusun Onggok.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh keakraban, diselingi canda tawa antara personel TNI dan masyarakat. Momen ini tidak hanya menjadi ajang kerja bersama, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat.

Penanaman cabai dan terong ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian pangan di seluruh wilayah Indonesia.

 

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya., S.I.P selaku Dansatgas TMMD Ke-128 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat meningkatkan ketahanan pangan.

 

“Kegiatan penanaman ini tidak hanya sekadar memanfaatkan lahan yang ada, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasilnya nanti dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci utama keberhasilan setiap program TMMD.

 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun desa,” tambahnya.

 

Warga Dusun Onggok pun menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang dapat terlibat langsung bersama personel TNI dalam mengelola lahan produktif yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sanggau.

(Pendim 1204/Sanggau)

Pangdam XII/ Tjp Tekankan Tiga Pilar utama Yang Harus Dijunjung tinggi oleh setiap prajurit

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Kubu Raya – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung video konferensi (vicon) pengarahan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) jajaran Kodam XII/Tpr. Bertempat di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen prajurit terhadap tugas pokok TNI Angkatan Darat di wilayah Kalimantan Barat.

Dalam arahannya, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan tiga pilar utama yang harus dijunjung tinggi oleh setiap prajurit: yaitu kedisiplinan, profesionalisme dan sinergitas. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas diri bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

“Penting bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga disiplin dan meningkatkan profesionalisme. Selain itu, sinergi dengan instansi terkait serta kemanunggalan dengan masyarakat harus terus diperkuat demi stabilitas keamanan wilayah,” tegas Pangdam.

Tak hanya soal teknis kemiliteran, Pangdam XII/Tpr juga mengingatkan pentingnya sikap responsif terhadap perkembangan situasi di lapangan. Seluruh satuan diminta untuk selalu dalam kondisi siap siaga menghadapi berbagai dinamika yang muncul, guna memastikan wilayah tetap kondusif.

Menutup arahannya, Pangdam menegaskan bahwa setiap tindakan prajurit harus berorientasi pada menjaga keutuhan wilayah NKRI dan mempertahankan kepercayaan publik. Soliditas internal menjadi kunci utama agar TNI AD tetap menjadi institusi yang diandalkan oleh masyarakat.

Dengan pengarahan ini, diharapkan seluruh Dansat mampu mengimplementasikan instruksi tersebut hingga ke unit terkecil di lapangan, demi mewujudkan Kodam XII/Tanjungpura yang semakin profesional dan dicintai rakyat. (Pendam XII/Tpr)

Ketua Ormas Macan Asia DPC Banyuwangi Slamet Hariyadi Minta KPK Bertindak Tegas dan Turun di Banyuwangi

0

Investigasi.in | JAKARTA – Sejumlah aktivis asal Banyuwangi mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta untuk menyampaikan tuntutan keras agar lembaga antirasuah itu segera turun langsung ke Banyuwangi dan tidak menutup mata terhadap berbagai dugaan penyimpangan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, Senin (27/04/2026).

Aksi tersebut dihadiri unsur ABI IWB, YUNUS Harimau Blambangan, MASRURI BCW, serta Slamet Hariyadi ketua ORMAS Macan Asia DPC Banyuwangi yang turut menyuarakan desakan agar penegakan hukum tidak mandek di Banyuwangi.

Dalam pernyataannya, para aktivis menegaskan bahwa masyarakat sudah muak melihat dugaan pelanggaran, penyalahgunaan kewenangan, dan praktik korupsi yang diduga dilakukan sejumlah oknum.

“Kami datang jauh-jauh dari Banyuwangi ke Jakarta bukan untuk basa-basi. Kami ingin KPK melihat langsung bagaimana bobroknya tata kelola di Banyuwangi dan banyaknya oknum yang diduga bermain dalam praktik korupsi serta penyalahgunaan kewenangan,” tegas perwakilan massa aksi.

Mereka juga menyoroti persoalan tambang Tumpang Pitu yang dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat dan menyengsarakan rakyat.

Menurut massa aksi, KPK tidak boleh tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika daerah lain dapat disentuh penindakan, maka Banyuwangi juga wajib diperiksa secara serius.

“Ada apa dengan Banyuwangi? Mengapa KPK belum juga bergerak? Apakah ada pihak-pihak tertentu yang dilindungi? Apakah takut pada mantan pejabat Banyuwangi?” seru mereka dengan nada lantang.

Para aktivis juga meminta Prabowo Subianto membuktikan komitmennya bahwa tidak ada seorang pun kebal hukum di Indonesia.

“Kami meminta Presiden memerintahkan KPK turun ke Banyuwangi, bongkar semua kasus, tindak semua oknum tanpa pandang bulu. Banyuwangi bukan wilayah kebal hukum,” tegas Slamet Hariyadi.

Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa masyarakat sipil akan terus mengawal dugaan kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan hingga aparat penegak hukum bertindak nyata.

Hidup keadilan. Tangkap koruptor. Bersihkan Banyuwangi sekarang juga.(mat asnari )

Deteksi Dini PTM, Posbindu Babakan Bogor Layani 27 Lansia Cek Tensi Hingga Asam Urat*

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.

Pemerintah Desa Babakan Bogor, Kecamatan Kabawetan bersama Puskesmas Kabawetan menggelar Pos Pembinaan Terpadu Lansia dan Remaja di Balai Desa, Senin 27 April 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menyasar warga lanjut usia. Tercatat sebanyak 27 lansia hadir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Tampak petugas kesehatan melayani warga dengan mengecek tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan asam urat.

Kepala Desa Babakan Bogor, Giran, mengatakan Posbindu merupakan program rutin desa yang digelar sebulan sekali. “Untuk hari ini khusus lansia dulu. Sementara untuk remaja usia 15 tahun ke atas akan kita jadwalkan tersendiri di hari libur sekolah, agar tidak mengganggu jam belajar mereka,” jelas Giran.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas Pustu dan bidan dari Puskesmas Kabawetan. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan gratis ini” Selain pemeriksaan, warga juga mendapat edukasi pola hidup sehat dan obat-obatan ringan bila diperlukan.

Harapannya dengan Posbindu rutin, penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes bisa terdeteksi sejak dini. Warga nggak perlu jauh-jauh ke puskesmas untuk cek dasar,” tambah Giran.

Suasana pemeriksaan kesehatan gratis pada kegiatan Posbindu Lansia di Balai Desa Babakan Bogor, Kabawetan, Kepahiang, Senin 27/4/2026. Petugas Puskesmas Kabawetan melayani 27 lansia untuk cek tensi, gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Investigasi. in

(A.Perlis cs Ray Zam)

Humas Apdesi Aceh Timur Yusri Kecam Keras Isu Fitnah Serang Bupati Iskandar Al-Farlaky

0

 

Aceh Timur –Investigasi.in

Humas Apdesi DPC Kabupaten Aceh Timur, Yusri, mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh Timur untuk tetap bersatu di bawah kepemimpinan Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky serta tidak terpengaruh oleh berbagai isu dan fitnah yang beredar.

 

Hal tersebut disampaikan Yusri pada Minggu (26/4/2026), menyikapi adanya upaya dari oknum-oknum tertentu yang dinilai ingin menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur dalam beberapa pekan terakhir.

 

Menurut Yusri, isu-isu negatif yang berkembang diduga berasal dari pihak-pihak yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pasca bencana di Aceh Timur.

 

“Isu dan fitnah ini sengaja dimainkan untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati dalam penanganan pasca banjir besar yang melanda Aceh Timur beberapa bulan lalu,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky telah menunjukkan komitmen nyata dengan menghadirkan sejumlah pejabat penting ke Aceh Timur, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, serta Kepala KSP untuk meninjau langsung daerah-daerah yang mengalami kerusakan terparah.

 

Di sisi lain, berbagai kebijakan pro-rakyat yang dikeluarkan selama masa penanganan pasca banjir dinilai telah memberikan dampak positif, meskipun juga memunculkan ketidakpuasan dari sebagian pihak.

 

“Kita jangan sampai diadu domba dan dipengaruhi oleh kelompok yang tidak ingin Aceh Timur bangkit di bawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky,” tegas Yusri.

 

Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap fokus membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi, serta mengabaikan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

 

“Saya mengajak seluruh masyarakat Aceh Timur untuk bersama-sama mendukung upaya percepatan pemulihan daerah, dengan tidak terpengaruh oleh isu dan fitnah yang beredar,” pungkasnya.

 

 

Air Mati Berhari-hari, Warga Sorot Kinerja PDAM

0

PONTIANAK – Gangguan distribusi air bersih yang terjadi selama tiga hari di Gang Teluk Betung Maju dalam , Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, ( Warga terdampak kecamatan Pontianak Utara),memicu keluhan keras dari warga terhadap PDAM Tirta Khatulistiwa. Warga menilai perusahaan daerah tersebut lamban menangani gangguan dan tidak memberikan solusi nyata bagi pelanggan yang terdampak.Minggu,(26/4)

Sejak pasokan air terhenti, warga harus berjuang memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak. Sebagian warga bahkan terpaksa membeli air bersih di toko atau supermarket dengan biaya tambahan yang tidak sedikit.
Ironisnya, di tengah kesulitan yang dialami pelanggan, PDAM belum mampu memberikan kepastian kapan layanan kembali normal, meski gangguan telah berlangsung berhari-hari.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa masyarakat sangat dirugikan karena air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda.
“Sudah tiga hari air mati. Semua aktivitas terganggu. Kami terpaksa beli air untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau seperti ini terus, pelanggan jelas dirugikan,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima warga, pihak PDAM menyebut gangguan terjadi karena Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selat Panjang mengalami kendala pada jaringan kelistrikan. Namun alasan tersebut tidak serta-merta meredakan kekecewaan warga.
Bagi pelanggan, persoalan utama bukan sekadar kerusakan teknis, tetapi ketidaksiapan PDAM dalam mengantisipasi gangguan dan lambannya penanganan terhadap kebutuhan pelanggan.
“Kalau ada gangguan teknis, itu bisa dimaklumi. Tapi kenapa sampai tiga hari belum selesai? Dan kenapa tidak ada solusi air bersih sementara untuk warga? Ini yang kami pertanyakan,” kata warga lainnya.
Situasi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan infrastruktur dan manajemen pelayanan PDAM Tirta Khatulistiwa, terutama dalam menghadapi gangguan pada fasilitas vital seperti instalasi pengolahan air.
Sebagai perusahaan yang mengelola layanan dasar masyarakat, PDAM semestinya memiliki sistem tanggap darurat untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan akses air bersih saat terjadi kerusakan.
Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Warga mengaku hanya menerima informasi singkat soal gangguan listrik, tanpa kejelasan durasi perbaikan maupun langkah darurat yang disiapkan.
“Kami hanya diberi tahu ada gangguan listrik, tapi kapan selesai tidak ada kepastian. Seharusnya PDAM punya langkah darurat, misalnya suplai air dengan mobil tangki. Jangan warga dibiarkan cari solusi sendiri,” tegas warga.
Kondisi ini dinilai memperlihatkan lemahnya tanggung jawab pelayanan terhadap pelanggan. Warga pun mempertanyakan komitmen PDAM dalam memberikan pelayanan prima, sebab di satu sisi pelanggan diwajibkan membayar tagihan tepat waktu, tetapi di sisi lain hak pelanggan untuk mendapatkan air bersih justru terabaikan.
“Kalau pelanggan telat bayar, ada sanksi. Tapi kalau PDAM gagal menyalurkan air berhari-hari, apa bentuk tanggung jawabnya? Jangan sampai pelayanan publik berjalan tanpa akuntabilitas,” ujar seorang warga.
Keluhan warga Gang Teluk Betung dalam menjadi alarm bagi PDAM Tirta Khatulistiwa untuk segera berbenah. Transparansi informasi, percepatan penanganan gangguan, serta penyediaan solusi darurat harus menjadi prioritas agar masyarakat tidak terus menjadi pihak yang dirugikan.
Jika persoalan pelayanan dasar seperti air bersih tidak ditangani serius, maka kepercayaan publik terhadap PDAM Tirta Khatulistiwa akan terus merosot, dan masyarakatlah yang harus menanggung akibat dari lemahnya pelayanan tersebut.(Meldianto)

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

0

PEKANBARU – Investigasi.In – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba di Lapangan Apel Gubernur Riau, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan dipimpin Plt Gubernur Riau SF. Harianto didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, serta ditandai dengan pemasangan rompi Satgas dan deklarasi komitmen bersama.

 

 

Apel ini menjadi penegasan kesiapan Satgas Anti Narkoba Provinsi Riau dalam menjalankan upaya pemberantasan narkotika secara terpadu dan berkelanjutan, mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum. Kegiatan tersebut turut melibatkan TNI-Polri, BNN, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

 

 

Plt Gubernur Riau SF. Harianto menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah Riau telah berada pada level yang sangat mengkhawatirkan karena melibatkan jaringan lintas negara, sehingga membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi.

 

 

“Peredaran narkotika ini sudah luar biasa dan melibatkan jaringan lintas negara. Untuk itu, Satgas yang dibentuk harus mampu bekerja secara optimal dan terintegrasi dalam menyelamatkan masyarakat Riau, khususnya generasi muda dari ancaman narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor. Satgas Anti Narkoba akan mengoptimalkan fungsi posko terpadu sebagai pusat koordinasi, pengendalian, serta evaluasi seluruh kegiatan, mulai dari edukasi publik, pencegahan dini, hingga penindakan hukum yang tegas dan terukur.

“Ini adalah langkah strategis dan terintegrasi. Seluruh elemen harus bergerak dalam satu orkestrasi yang sama. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan narkotika di wilayah Riau. Penindakan akan dilakukan secara tegas, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya pencegahan yang masif,” tegas Kapolda.

 

 

Selain itu, berbagai program strategis turut disiapkan, di antaranya penguatan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar), peningkatan edukasi di lingkungan pendidikan, serta pelibatan aktif masyarakat sebagai duta anti narkoba.

Melalui apel ini, Pemprov Riau bersama Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memerangi peredaran narkotika secara konsisten dan berkelanjutan, guna menekan angka penyalahgunaan serta melindungi masa depan generasi muda dari ancaman narkoba yang semakin kompleks.

*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*

Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui Whatsapp Satgas Aduan Narkoba Polda Riau 08136306547.

Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.

Satgas TMMD Kodim 0104/Atim Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Produktif di Alue Canang

0

 

 

Aceh Timur – investigasi.in

Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0104/Aceh Timur melaksanakan kegiatan pembersihan lahan ketahanan pangan (Hanpangan) seluas 1 hektare yang menjadi salah satu sasaran program TMMD di Desa Alue Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (25/04/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Hanpangan TMMD Reguler ke-128 yang berfokus pada penguatan kemandirian pangan desa melalui transformasi lahan tidur menjadi lahan produktif. Nantinya, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk penanaman komoditas hortikultura serta pendampingan kepada para petani setempat.

 

Sejak pagi hari, personel Satgas TMMD tampak bahu-membahu membersihkan areal lahan dari semak belukar, rumput liar, dan berbagai hambatan lainnya agar siap diolah menjadi lahan pertanian yang produktif.

 

Saat dikonfirmasi oleh awak media Serma Gunawan disela kegiatan mengatakan bahwa program Hanpangan ini merupakan langkah nyata TNI dalam membantu masyarakat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi desa.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan akan kami sulap menjadi lahan produktif untuk mendukung kebutuhan pangan warga serta meningkatkan hasil pertanian desa,” ujar Serma Gunawan.

 

Ia juga menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari sinergi antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pekerjaan.

 

Dengan adanya program Hanpangan TMMD Reguler ke-128 ini, diharapkan Desa Alue Canang semakin mandiri dalam sektor pertanian serta mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam memanfaatkan potensi lahan yang tersedia.

Salurkan 2 Ton Beras & 408 Liter Minyak, Kades Sumino Pastikan Bansos Sumber Sari Tepat Sasaran

0

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu. Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 102 Keluarga Penerima Manfaat,(Jum’at 03/04/2026)

Penyaluran yang dipusatkan di balai desa itu dikawal langsung oleh perangkat desa bersama Bhabinkamtibmas. Tampak tumpukan karung beras dan perwakilan penerima memegang dokumen sebagai bukti serah terima.

Kepala Desa Sumber Sari, Sumino, mengatakan setiap KPM menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. “Total bantuan yang disalurkan sebanyak 2.040 kg beras atau 102 karung, dan 408 liter minyak goreng yang dikemas dalam 34 kardus,” jelas Sumino.

Ia menegaskan data penerima telah diverifikasi agar tidak salah sasaran. “Yang menerima bantuan benar-benar warga yang layak dan membutuhkan. Prosesnya transparan dan diawasi langsung,” tegasnya.

Sumino berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga. “Semoga bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari. Pemdes Sumber Sari siap mendukung program pengentasan kemiskinan dari Pemerintah Kabupaten Kepahiang,” tutupnya.

Perangkat Desa Sumber Sari bersama Bhabinkamtibmas Brigpol (Gilang) saat menyerahkan dokumen penyaluran bansos beras kepada perwakilan KPM di Balai Desa Sumber Sari, Kabawetan,(Jum’at 03/04/2026)”Tampak tumpukan 102 karung beras siap disalurkan.

Investigasi.in

(A. Perlis cs Ray zam)

Perjuangan Ibu Untuk Berdamai dengan Kehidupan, Cinta Tanpa Syarat Hingga Titik Akhir

0

Jakarta,  Investigasi.In – 23 April 2026 — Kuy! Studios mempersembahkan film debut layar lebar mereka yang bekerja sama dengan Aktina Film, Kupeluk Kamu Selamanya. Sebuah drama keluarga yang tayang mulai 30 April 2026 di bioskop Indonesia. Menampilkan cerita perjuangan seorang ibu untuk berdamai dengan kehidupannya.

 

Film Kupeluk Kamu Selamanya mengikuti kisah seorang ibu tunggal bernama Naya yang diperankan oleh Hana Malasan. Ia harus merelakan kariernya demi merawat sang anak, Aksa (Jared Ali), yang memiliki penyakit bawaan sejak lahir. Ketika Naya berpisah dengan sang suami (Ibnu Jamil), kehidupan Naya semakin menantang. Saat sakit bawaan Aksa semakin parah dan membuatnya harus menjalani perawatan, Naya diuji kekuatannya baik sebagai ibu dan seorang manusia.

 

Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, yang dalam setiap filmnya selalu berbicara tentang relasi ibu dan anak, ia memberikan sebuah perjalanan emosional yang menyentuh dari kisah Naya dan Aksa. Penonton diajak untuk merasakan dan memaknai arti cinta tanpa syarat, dari sudut pandang seorang ibu.

 

Film ini dibintangi oleh Hana Malasan, Jared Ali, Ibnu Jamil, Fanny Ghassani, Nissy Meinard, Vonny Anggraini, Yurike Prastika, Mario Irwinsyah, dan Leroy Osmani. Film ini juga menjadi debut aktris Dinda Hauw sebagai produser, bersama Dara Dwitanti. Kupeluk Kamu Selamanya juga menjadi debut Sean Gelael di industri perfilman Indonesia, dengan menjadi produser eksekutif film ini, bersama Angga Dwimas Sasongko.

 

“Saya ingin penonton pulang dan menyadari, bahwa kita memiliki cinta yang tidak akan pernah selesai, yakni cinta seorang ibu kepada anaknya. Namun, ketika cinta itu selesai, itu menjadi sebuah kenangan yang juga tidak akan pernah akan hilang,” ujar sutradara Pritagita Arianegara.

 

Sementara itu, bagi Hana Malasan, ia memaknai sebuah cinta tanpa syarat adalah saat memberikan sesuatu tanpa berharap imbal balik. Namun, lewat karakter Naya, Hana juga melihat sebuah refleksi bahwa perempuan, terutama ibu, kerap kali dianggap selalu kuat, sehingga merasa tidak butuh pertolongan dari orang di sekitarnya.

 

“Naya mengajarkan kita untuk jangan lupa meminta tolong. Tidak apa-apa jika kita terlihat rapuh, karena itu sangat manusiawi. Rapuh itu juga bagian dari emosi manusia yang harus kita terima,” ujar Hana Malasan.

 

“Film ini sebenarnya juga cerita tentang perjuangan seorang ibu untuk bisa berdamai dengan kehidupan. Karena sebenarnya seorang ibu yang sudah berdamai dengan hidupnya sendiri, akan terefleksi ke orang-orang sekitar. Terkadang itu yang dilupakan, karena terlalu fokus untuk menjadi ibu yang kuat dan sempurna, padahal sebenarnya ibu juga manusia, dan manusia tidak sempurna,” tambah Hana.

 

Bagi Ibnu Jamil, film Kupeluk Kamu Selamanya juga terasa sangat manusiawi, saat Pritagita memotret para karakternya tidak benar-benar hitam putih antara protagonis-antagonis.Kupeluk Kamu Selamanya yang juga menceritakan tentang perjalanan orangtua tunggal dalam memperjuangkan anaknya, juga menjadi bentuk refleksi untuk para orangtua yang sering merasa paling tahu apa yang dibutuhkan sang anak.

 

“Film ini adalah perjuangan orangtua tunggal dengan segala macam bentuk cara dan keterbatasannya untuk merawat anaknya. Hebatnya, tidak ada yang antagonis, karena di dunia nyata pun tidak ada yang hitam-putih, tergantung melihatnya bagaimana, setiap orang punya sudut pandang masing-masing,” ungkap Ibnu Jamil.