Beranda blog Halaman 31

Kajati resmi ditunjuk sebagai bapak asuh PKBM

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Pontianak — Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kajati Kalbar) Dr. Emilwan Ridwan menghadiri kegiatan PKBM Award Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kalbar, pada hari Senin 21/04/2026, bertempat di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peresmian program penanganan anak putus sekolah berbasis pendidikan nonformal di Provinsi Kalimantan Barat.


Hadir pada acara Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM.,MH, Forkopimda Kalimantan Barat, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, Seluruh OPD Provinsi Kalbar, Walikota/Bupati se Kalbar, BUMN/BUMD, Pengurus DPW PKBM, Pengurus PKBM se-Kalbar,

Dalam agenda tersebut, Kejati Kalbar menerima PKBM Award Tahun 2026 katagori intansi peduli pendidikan non formal, dan Kajati resmi ditunjuk sebagai bapak asuh PKBM di Kalimantan Barat, sebagai bentuk penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan masyarakat dalam menjawab tantangan anak putus sekolah yang masih menjadi persoalan sosial di daerah.

Dalam sambutannya, Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menegaskan bahwa kehadiran Kejaksaan dalam program ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Anak putus sekolah bukan sekadar angka statistik. Di balik itu ada masa depan yang terancam. Jika tidak kita tangani secara serius, ini dapat menjadi masalah sosial yang lebih luas, bahkan berpotensi menjadi persoalan hukum di masa mendatang,” tegas Emilwan.

Ia menekankan bahwa penanganan anak putus sekolah harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mengembalikan mereka ke jalur pendidikan, tetapi juga memastikan adanya pembekalan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kita tidak cukup hanya bicara pendidikan kesetaraan. Mereka harus dibekali keterampilan kerja, soft skills, dan yang tidak kalah penting adalah pembentukan karakter serta kesadaran hukum sejak dini,” ujarnya.

Kajati juga menyoroti pentingnya peran PKBM sebagai ujung tombak pendidikan nonformal yang harus diperkuat tidak hanya sebagai lembaga pembelajaran, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

“PKBM harus menjadi ruang transformasi sosial. Bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat lahirnya kemandirian dan daya saing generasi muda kita,” tambahnya.

Penunjukan Kajati Kalbar sebagai bapak asuh PKBM, lanjutnya, merupakan amanah yang akan dijalankan secara serius dan berkelanjutan. Kejaksaan, akan mendorong penguatan kelembagaan PKBM, memperluas jejaring dengan dunia usaha dan industri, serta memperkuat literasi hukum di tengah masyarakat.

“Kejaksaan tidak ingin hanya hadir di hilir ketika masalah sudah terjadi. Kami ingin hadir di hulu, melakukan pencegahan. Karena persoalan sosial yang tidak ditangani sejak awal pada akhirnya akan bermuara pada persoalan hukum,” tegasnya.

Kegiatan PKBM Award 2026 ini menjadi ajang apresiasi bagi para penggiat pendidikan masyarakat sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menekan angka anak putus sekolah di Kalimantan Barat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu melahirkan model penanganan yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Kajati Kalbar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan program ini sebagai gerakan bersama.

“Tidak boleh ada satu pun anak Kalimantan Barat yang tertinggal dari akses pendidikan dan keterampilan. Kita harus ubah narasi anak putus sekolah menjadi anak yang bangkit, berdaya, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Mampu laksanakan Pembangunan Rehabilitasi Jalan Rabat Beton Ditengah Efesiensi Dana Desa

0

Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.

Seluruh Desa di kabupaten Kepahiang pada tahun 2026 saat ini tengah menghadapi dilema,pasal nya Kucuran transfer Dana Desa dari pusat mengalami defisit
Atau pengurangan.

Namun berbeda dengan desa Meranti jaya kecamatan ujan mas, pemerintah desa setempat masih mampu untuk melaksanakan kegiatan pembangunan fisik jalan lingkungan rabat beton
Sepanjang 150 meter dengan lebar 2,5 meter yang berlokasi di dusun II Meranti Jaya.

Kepala Desa Meranti jaya Amrullah melalui kaur Keuangan Supriansyah ditemui dikediaman nya mengatakan bahwa desa meranti jaya dengan status desa mandiri masih bisa melaksanakan pembangunan jalan lingkungan walaupun desa Meranti Jaya juga mengalami defisit transfer dari pusat,

” Walaupun dana desa mengalami pengurangan Alhamdulillah kita masih bisa melaksanakan pembangunan rehabilitasi jalan rabat beton,akan tetapi kita tidak bisa untuk melakukan pekerjaan dengan volume yang besar,” Ujar Supriyansah

Lebih lanjut kaur keuangan Meranti Jaya mengatakan jika pemdes tetap melaksanakan seluruh kegiatan pembangunan baik fisik atau pun non fisik, serta pelayanan masyarakat Meranti Jaya ditengah anggaran yang sangat minim namun menjadi skala prioritas.

” Sama-sama kita ketahui jika saat ini seluruh desa di kabupaten Kepahiang mengalami pengurangan dana desa,akan tetapi kami atas nama pemerintah desa Meranti jaya Berusaha semaksimal mungkin melaksanakan seluruh kegiatan – kegiatan desa, pelayanan masyarakat tetap kami utamakan ” pungkas Kaur keuangan Desa Meranti Jaya.

 

Penulis~A.Perlis

Pemdes Meranti Jaya Melaksanakan Musdes Kegiatan Ketahanan Pangan

0

Kepahiang, Investigasi.IN -Desa Meranti Jaya Kecamatan ujan mas Kabupaten Kepahiang melaksanakan kegiatan musyawarah desa dalam rangka kegiatan penetapan ketahanan pangan tahun 2025

Acara penetapan kegiatan tahun 2025 di buka langsung oleh Amrullah sebagai PLT kepala desa Meranti jaya. Dalam kegiatan tersebut dihadiri perwakilan PMD kabupaten, Pendamping Desa (PD), Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, ketua BPD dan anggota serta seluruh jajaran pemerintah desa Meranti jaya.

Penetapan ketahanan pangan desa Meranti jaya fokus pada pengelolaan BUMDES ,dan struktur organisasi BUMDES akan di bentuk ulang, dikarenakan anggota BUMDES yang lama sudah banyak yang mengundurkan diri.

Disisi lain ketua BPD desa Meranti jaya Suparyanto menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan melaksakan pemilahan PAW kepala desa Meranti Jaya. Dengan demikian diharapkan dari ketua BPD sebelum bulan Afril 2025 sudah memiliki kepala desa definitif tutupnya.

Penulis~A.Perlis.

Pemdes Desa Meranti Jaya  Laksanakan Kegiatan Titik Nol Fisik Tahun 2025

0

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.

Beberapa bulan setelah dilantik Kepala Desa Terpilih Desa Meranti Jaya Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang hari ini ( 21/04/2025 ) perdana melaksanakan pengelolaan kegiatan ADD dan DD tahun anggaran 2025, adapun salah satu dari rentetan kegiatan tersebut yaitu pelaksanaan kegiatan titik nol fisik pembangunan Rabat Beton, yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 ini, Kepahiang (22/04/2025).

Disampaikan oleh Kades Terpilih Desa Meranti Jaya Amrullah didampingi Ketua BPD dalam kegiatan Musyawarah Pra-pelaksanaan kegiatan, pada tahun anggaran 2025 ini, pihak pemerintahan Desa akan melaksanakan kegiatan fisik berupa pembangunan Rabat Beton yang merupakan hasil usulan yang sudah disepakati sebelumnya antara pemerintahan Desa bersama masyarakat. Adapun anggaran yang sudah direncanakan untuk pembangunan fisik tersebut sebesar Rp. 165.000.000,- yang bersumber dari DD ( Dana Desa) dengan perincian fisik yaitu ;

1.Rabat beton sepanjang 150 meter,  TPT 10 meter dan 1 unit plat deker berlokasi di Dusun 5.
2. Cor Bahu Jalan (Pelebaran Bahu Jalan Volume 640 M) Lokasi JL. Meranti 2, 3, 4,dan Meranti 5.

Kemudian dalam pengejaan fisik tersebut dijelaskan oleh Kepala Desa nantinya akan dikerjakan secara swakelola / gotong royong antara masyarakat bersama TPK.

“Merupakan tugas perdana saya dalam pengelolaan ADD dan DD pada tahun ini, untuk kegiatan fisik Desa pada tahun 2025 berdasarkan kesepakatan bersama sebelumnya akan melaksanakan pembangunan fisik rabat beton sebagai mana yang terinci dan dalam pengerjaan fisik tersebut akan dilaksanakan secara swakelola antara masyarakat Desa dan team TPK intinya siapapun masyarakat Desa dapat berpartisipasi dalam kegiatan fisik ini,”

Kemudian dalam pembukaan kegiatan tersebut pihak Kecamatan Merigi yang diwakili oleh kasi pemerintahan menyampaikan mendukung program yang akan dilaksanakan oleh pihak pemerintahan desa dan mengingatkan kembali agar tertib administrasi serta dalam pengelolaan keuangan DD ( Dana Desa ) harus sesuai dengan petunjuk baik peraturan dan perundangan yang berlaku agar kedepannya berjalan baik dan tidak berbenturan dengan permasalahan hukum, hal senandapun  juga di sampaikan oleh perwakilan Dinas PMD Kabupaten Kepahiang.

Untuk diketahui dalm kegiatan Pra pelaksanaan kegiatan serta titik Nol tersebut dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Merigi, Kepala Desa beserta unsur pemerintahan Desa Meranti Jaya, Ketua BPD/anggota, Perwakilan Kepala Dinas PMD Kepahiang, Babinsa , Bhabinkamtibmas, tenaga pendamping Desa serta Tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Meranti Jaya.

          Penulis~A.Perlis.

Pemdes Meranti Jaya Gelar Musyawarah Pra-Pelaksana Pembangunan 2026

0

Arbiter.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Meranti Jaya, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, sukses menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Pra-Pelaksana pembangunan desa pada Selasa (14/04/2026).

Bertempat di Balai Desa Meranti Jaya, kegiatan ini berlangsung khidmat, aman, dan lancar.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, di antaranya:

Kepala Desa Meranti Jaya, Amrullah, beserta jajaran perangkat desa.

Ketua BPD beserta anggota.

Camat Ujan Mas beserta rombongan.

Kabid dari Dinas PMD Kabupaten Kepahiang.

Kapolsek Ujan Mas, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Pendamping Desa dan Tim Ahli.

Tokoh masyarakat serta tokoh pemuda setempat.

Fokus Pembangunan Tahun 2026
Dalam musyawarah tersebut, disepakati bahwa salah satu fokus utama pembangunan fisik tahun ini adalah Rehabilitasi Jalan Rabat Beton yang berlokasi di Dusun 2.

Kepala Desa Meranti Jaya, Amrullah, menjelaskan secara rinci spesifikasi proyek yang akan dikerjakan kepada awak media.

Kegiatan rehabilitasi jalan rabat beton ini akan dibangun sepanjang 150 meter dengan lebar 2,5 meter. Seluruh pembiayaan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2026,” ujar Amrullah.

Beliau juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Dusun 2 merupakan hasil pertimbangan kebutuhan masyarakat sekitar agar akses transportasi warga menjadi lebih layak.

Rencana pembangunan ini disambut baik oleh masyarakat.

Beberapa perwakilan warga, di antaranya Sutrisno dan Reno menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah desa atas perhatian terhadap infrastruktur di lingkungan mereka.

Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Meranti Jaya yang telah merealisasikan rehabilitasi jalan di Dusun 2 ini. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas kami sehari-hari,” ungkap Sutrisno saat diwawancarai di lokasi.

Dengan terlaksananya musyawarah pra-pelaksana ini, diharapkan pengerjaan fisik di lapangan dapat segera dimulai dan berjalan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditentukan untuk kesejahteraan warga Desa Meranti Jaya.

Penulis~A.Perlis

Peringatan Hari Kartini: Penguatan Peran Perempuan di Industri Wisata

0

Jakarta, Investigasi.In – 21 April 2026-Dalam industri pariwisata, peran perempuan semakin kuat sebagai penggerak utama yang menghadirkan nilai, empati, dan inovasi. Di lingkungan Ancol Taman Impian, peran perempuan semakin strategis dalam membentuk wajah pariwisata modern yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.

 

Di unit operasional, mulai dari pelayanan pengunjung, pengelolaan destinasi, pengembangan kreatifitas, hingga kepemimpinan, perempuan menghadirkan perspektif yang memperkaya pengalaman wisata.

 

Inilah sejumlah peran kunci yang dijalankan oleh perempuan-perempuan hebat:

 

– Dunia Fantasi Ancol Seluruh petugas wahana akan diisi oleh perempuan yang akan memberikan pelayanan ramah dan profesional demi pengalaman pengunjung yang menyenangkan.

– Sea World Ancol: Underwater Diver Kartini’s Day Penampilan diver perempuan (penyelaman di Akuarium Raksasa) dengan profesionalisme dan ketangguhan.

– Samudra Ancol: Para keeper perempuan akan memukau pengunjung dengan pertunjukan mamalia laut yang edukatif dan menghibur.

– Atlantis Water Adventure: Life guard perempuan akan bersiaga dan terlatih untuk menjaga keselamatan pengunjung di seluruh wahana air.

– Jakarta Bird Land: Keeper perempuan akan menjaga dan menampilkan satwa dengan penuh kasih sayang dan profesionalisme.

 

Khusus di Hari Kartini ini, Ancol memberikan Promo Khusus untuk Kartini-Kartini Indonesia. Hanya dengan 1 tiket harga Rp 121.000,- Pengunjung khusus Perempuan dapat menikmati semua unit rekreasi [Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Atlantis dan Jakarta Bird Land)

 

Syarat dan Ketentuan:

 

– 1 Tiket GRATIS ke SEMUA unit rekreasi (Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Atlantis Ancol, Jakarta Bird Land!)

– Promo ini khusus untuk para Perempuan

– Pembelian tiket secara Online: tanggal 21 26 April 2026 di ancol.com

– Pembelian tiket secara Offline hanya pada tanggal 26 April 2026

– Tiket digunakan untuk kunjungan tanggal 26 April 2026

– Harga belum termasuk tiket masuk gerbang Ancol (PGU) & tiket kendaraan.

 

Ke depan, Ancol Taman Impian berkomitmen untuk terus memperkuat kontribusi perempuan sebagai pilar penting dalam transformasi industri wisata. Dengan semangat kolaborasi dan kesetaraan, perempuan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan Ancol, tetapi juga menjadi kekuatan yang menentukan arah masa depan pariwisata Indonesia.

 

SELAMAT HARI KARTINI-Teruslah melayani dengan sepenuh hati dan tetaplah terseyum untuk Ancol yang lebih baik!

 

Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya Ringkus Pengedar Sabu 

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu Raya – Ruang gerak pengedar narkotika di wilayah hukum Polres Kubu Raya kian menyempit.

Tim Labubu Satuan Reserse Narkoba Polres Kubu Raya mering kus seorang pemuda berinisial DI alias AM (23), yang diduga kuat sebagai motor peredaran sabu di Kecamatan Sungai Kakap.

Penangkapan yang dilakukan pada Jumat pekan lalu ini merupakan respons cepat kepolisian atas keresahan warga Desa Sungai Kakap.

Selama ini, aktivitas mencurigakan di lingkungan tersebut telah lama menjadi buah bibir masyarakat setempat.

Penggerebekan di Balik Pintu Kamar
Aksi penangkapan bermula dari laporan warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam oleh Tim Labubu.

Setelah memetakan pergerakan target, petugas melakukan penggerebekan di kediaman pelaku.

Disaksikan oleh perwakilan warga untuk memastikan transparansi, polisi menggeledah setiap sudut rumah DI.

Upaya tersebut membuahkan hasil saat petugas menemukan sebuah tas hitam yang tergantung di balik pintu kamar pelaku.

Di dalam tas tersebut, polisi menemukan dua paket plastik klip transparan berisi kristal putih.

DI tak berkutik dan mengakui bahwa barang haram tersebut adalah sabu miliknya yang dipasok dari wilayah Pontianak Timur.

Modus Operandi: Pecah Paket dan Keuntungan Pribadi
Kasat Narkoba Polres Kubu Raya, AKP Sagi melalui Kasubsie Penmas Aiptu Ade , mengungkapkan bahwa motif ekonomi menjadi alasan klasik pelaku nekat terjun ke bisnis haram ini.

Berdasarkan pemeriksaan awal, DI berperan ganda sebagai pengedar sekaligus pengguna.

“Pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dari Pontianak Timur. Rencananya, sabu seberat 1,16 gram itu akan dipecah kembali menjadi paket-paket kecil untuk dijual demi keuntungan pribadi, sementara sebagian lainnya dikonsumsi sendiri,” ujar Ade, Selasa (21/4/2026).

Buru Pemasok Utama
Pihak kepolisian menegaskan tidak akan berhenti pada penangkapan DI.

Saat ini, penyidik tengah melakukan pendalaman intensif untuk memutus rantai pasokan yang mengarah ke wilayah Pontianak Timur.

“Kami mengapresiasi keberanian masyarakat untuk melapor. Penangkapan ini adalah bukti bahwa sinergitas warga dan Polri efektif memutus mata rantai narkoba,” tegas Ade.

Ade menambahkan bahwa tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Kubu Raya guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ancaman Penjara Menanti
Langkah DI terjun ke dunia gelap narkotika kini berujung pada ancaman hukuman berat. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal berlapis untuk memberikan efek jera.

Pelaku terancam dijerat dengan:Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Juncto Pasal II Ayat (10) dan (11) UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Subsider Pasal 609 Ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 1 Tahun 2026.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi generasi muda bahwa jeruji besi adalah akhir yang pasti bagi siapa pun yang mencoba mencari jalan pintas melalui bisnis narkotika.

Dukungan Peningkatan Kesehatan Masyarakat, Babinsa Temajuk Dampingi Nakes Posyandu

0

Sambas – Dalam rangka mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan, Babinsa Temajuk Koramil setempat melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu bersama tenaga kesehatan (nakes), yang digelar di Dusun Camar Wulan, Desa Termajuk, Kec. Paloh, Kab. Sambas, Senin (20/04/26).

Kegiatan Posyandu ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, serta memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Babinsa turut membantu kelancaran kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar aktif mengikuti Posyandu.

Babinsa Temajuk Koramil 1208-08/Paloh Serka Dwi Ariyanto menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan yang membutuhkan perhatian lebih. “Kami siap mendukung setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, tenaga kesehatan yang bertugas mengapresiasi peran aktif Babinsa dalam membantu pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sinergi antara TNI dan tenaga kesehatan sangat penting untuk menjangkau masyarakat secara luas, terutama di daerah terpencil.

Warga setempat pun terlihat antusias mengikuti kegiatan Posyandu, mulai dari penimbangan balita, pemberian imunisasi, hingga penyuluhan kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dapat terus meningkat.

Pemdes Desa Imigrasi Permu Kepahiang Tahun 2026 Tengah Aktip Dalam Pelayanan Publik

0

Investigasi. in~Kepahiang-Bengkulu.

Pemerintah desa Imigrasi Permu, Kecamatan Kepahiang, Provinsi Bengkulu ”
(Senin, 20/04/2026)

Pemerintah Desa (Pemdes)Imigrasi Permu serta segenap  jajaran perangkatnya,saat ini tengah aktif melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan transparan sesuai kebutuhan masyarakat

Terutama peningkatan pelayanan ini mencakup berbagai sektor, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga infrastruktur.

Diketahui beberapa langkah aktif yang telah dilaksanakan Pemdes dalam meningkatkan pelayanan publik desa imigrasi Permu dengan tujuan :

Pemanfaatan teknologi informasi dan sistem digital untuk mempercepat pelayanan surat-menyurat dan administrasi kependudukan.

Memperpendek birokrasi dan alur pelayanan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama. Serta melatih perangkat desa agar lebih profesional, ramah, dan cekatan dalam melayani masyarakat serta Memperbaiki fasilitas kantor desa agar lebih nyaman bagi warga yang membutuhkan pelayanan.

Dalam sesi tersebut juga menerima saluran pengaduan untuk menerima masukan dan keluhan warga secara langsung melakukan perbaikan tata kelola surat keterangan tidak mampu, surat domisili, dan dokumen administrasi lainnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pelayanan publik di tingkat desa imigrasi Permu dapat terhindar dari maladministrasi dan berjalan lebih efektif.

Penulis~A.Perlis

Aksi Aspirasi Warga Banyuwangi Ke Jakarta Dipastikan,IWB Tempuh Jalur Resmi Ditengah Sorotan Publik

0

BANYUWANGI – Gelombang aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi.

Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya. Hal ini menjadi penegasan bahwa kegiatan tersebut berada dalam koridor hukum dan mengikuti mekanisme yang berlaku.

Di tengah kesiapan itu, respons publik mulai bermunculan. Sebagian pihak mempertanyakan urgensi aksi hingga harus digelar di pusat pemerintahan, mengingat potensi dampaknya terhadap ketertiban umum dan aktivitas masyarakat luas.

Ketua IWB, Abi Arbain, tidak menampik adanya kritik tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan akumulasi dari berbagai aspirasi masyarakat yang selama ini dinilai belum tersalurkan secara optimal.

“Ini bukan keputusan mendadak. Ada proses panjang yang kami lalui. Aspirasi yang berkembang di masyarakat perlu ruang yang lebih luas untuk didengar,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa aspek ketertiban menjadi perhatian utama. IWB, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipatif dengan menekankan kedisiplinan peserta serta menjalin komunikasi intensif dengan aparat keamanan.

“Kami ingin aksi ini berjalan damai dan tertib. Tidak ada ruang untuk tindakan anarkis. Ini tentang menyampaikan aspirasi, bukan menciptakan masalah baru,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah kalangan menilai penyampaian aspirasi melalui dialog dan jalur formal seharusnya lebih diutamakan dibanding mobilisasi massa. Menanggapi hal ini, Abi menilai aksi terbuka justru menjadi pelengkap dari upaya komunikasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Dialog tetap kami tempuh. Aksi ini adalah bentuk penguatan, ketika jalur yang ada belum cukup memberikan ruang,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa substansi tuntutan menjadi prioritas utama, bukan sekadar besaran massa yang terlibat.

“Kami tidak mengejar jumlah. Yang penting pesan yang kami bawa bisa dipahami dan ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Terkait lokasi aksi yang belum diungkap secara rinci, IWB menyebut hal tersebut sebagai bagian dari pertimbangan teknis dan keamanan di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjaga efektivitas koordinasi selama kegiatan berlangsung.

Rencana aksi ini menjadi potret dinamika demokrasi dari daerah menuju pusat. Di satu sisi, ia merupakan hak konstitusional warga negara. Namun di sisi lain, tuntutan akan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi tetap menjadi perhatian bersama.

IWB pun mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, menghindari provokasi, dan mengedepankan cara damai. Aparat kepolisian juga terus melakukan koordinasi guna memastikan aksi berjalan aman, tertib, serta sesuai ketentuan yang berlaku.(tim)