Beranda blog Halaman 20

Terentang Juara Ajang Satkamling Sebagai Juara Terbaik Tingkat Jajaran Polres Kubu raya

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in Kubu Raya – Polsek Terentang resmi dinobatkan sebagai yang terbaik dalam ajang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat jajaran Polres Kubu Raya. Prestasi ini menjadi bukti nyata solidnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan di tingkat akar rumput.

Mewakili Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Kompol Andry Syahroni menyerahkan penghargaan tersebut dalam Apel Penghargaan Lomba Satkamling tingkat Polres Kubu Raya di Mapolres Kubu Raya, Senin (11/5/2026).

“Keberadaan Satkamling adalah wujud nyata pengamanan swakarsa. Ini diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020,” tegas Kompol Andry dalam amanatnya.

Daftar Pemenang Lomba Satkamling
Berdasarkan penilaian ketat tim polres, berikut adalah para jawara yang dinilai paling aktif membina sistem keamanan lingkungan:

Juara 1: Polsek Terentang (Diwakili AIPDA Joko Julianto, Bhabinkamtibmas Desa Radak II).

Juara 2: Polsek Sungai Raya (Diwakili AIPDA Sudarno, Bhabinkamtibmas Desa Arang Limbung).

Juara 3: Polsek Kubu (Diwakili BRIPKA Anjas Bachtiar, Bhabinkamtibmas Desa Jangkang Satu).

Peran Krusial Bhabinkamtibmas
Kompol Andry Syahroni menekankan, bahwa Satkamling merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Keberhasilan Polsek Terentang dan pemenang lainnya diharapkan menjadi pelecut semangat bagi personel lain.

“Kepada para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, jadikan momentum ini sebagai motivasi. Terus tingkatkan pembinaan teknis pengamanan swakarsa. Jangan pernah lelah untuk hadir di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya serta seluruh personel Polsek jajaran. Melalui apresiasi ini, Polres Kubu Raya berharap sistem keamanan berbasis masyarakat semakin kuat guna menangkal segala bentuk potensi tindak kriminal di wilayah hukum mereka.

Kompol Andry Syahroni menegaskan, pesan Kapolres Kubu Raya untuk menekankan bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan rasa tenang bagi warga.

“Pesan Bapak Kapolres Kubu Raya, jangan pernah lelah menjadi jembatan kebaikan. Bekerjalah dengan hati, maka masyarakat akan menjaga kita sebagaimana kita menjaga masyarakat. Teruslah mengabdi, karena prestasi sejati adalah saat kehadiran kita memberikan rasa aman dan ketenangan bagi sesama,” tutupnya.

Pemdes Desa Bandung Baru Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pelaksanaan Kegiatan  Tahun Anggaran 2026

0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Investigasi.in~Kepahiang-Bengkulu.

Pemerintah Desa Bandung Baru, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu “menggelar Rapat konsultasi persiapan kegiatan Pra Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026”                         (Senin, 11/Mei/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Desa Bandung Baru, (Muhson) , didampingi Ketua BPD beserta seluruh anggota BPD sebagai pelaksana rapat musyawarah.  

Rapat Konsultasi Persiapan Kegiatan Pra Pelaksanaan ini menjadi tahapan penting sebelum digelarnya Pra Pelaksaan Kegiatan  Tahun Anggaran 2026″Seluruh rencana kegiatan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dibahas bersama.

Rapat Konsultasi ini tujuannya menyamakan persepsi dulu antara Pemdes dan BPD Desa’ terkait Semua rencana anggaran tahun 2026 kita buka di sini biar transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi,”ujar Kades Muhson

Ketua BPD Desa Bandung Baru menegaskan peran BPD sebagai pengawas anggaran’ “BPD desa wajib memastikan setiap rupiah Dana Desa tepat sasaran,Makanya RAB kita bedah satu per satu dalam rapat konsultasi ini,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan jurnalis investigasi. in, musyawarah berjalan kondusif dengan dihadiri perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan pendamping desa Poin pembahasan meliputi pembangunan infrastruktur, pemberdayaan, dan ketahanan pangan TA 2026. 

Rapat konsultasi persiapan pelaksanaan kegiatan Pra Pelaksanaan merupakan amanat UU Desa No.6 Tahun 2014 yang mewajibkan keterlibatan BPD dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan anggaran desa.

 

Investigasi. In

(A Perlis)

Ketika Anak Tidak Sekolah, DPRD Pasuruan Justru Anggarkan Rp31 Miliar untuk Diri Sendiri

0

INVESTIGASI.IN | PASURUAN,10- MEI-2026 OPINI PUBLIK FORMAT PASURUAN
(Bagian Pertama) Hampir 20.000 anak di Kabupaten Pasuruan tercatat tidak sekolah.Data itu tercantum dalam data resmi Kemendikdasmen tahun 2026. Mereka bukan berhenti sekolah karena malas atau tidak mau belajar. Banyak dari mereka terhambat oleh kemiskinan, akses pendidikan yang buruk, fasilitas sekolah yang rusak, hingga kondisi jalan yang tidak memadai.


Di waktu yang sama, DPRD Kabupaten Pasuruan menganggarkan sekitar Rp 28,5 miliar untuk perjalanan dinas, ditambah sekitar Rp 2,5 miliar untuk kegiatan bimbingan teknis (bimtek).


Dalam surat resmi Sekretariat DPRD yang diterima FORMAT Pasuruan, disebutkan bahwa anggaran bimtek digunakan untuk membiayai kegiatan yang “diwajibkan oleh DPP partai politik masing-masing.”


Artinya, APBD Kabupaten Pasuruan turut digunakan untuk membiayai agenda yang berkaitan dengan kewajiban internal partai politik.


Di tengah persoalan pendidikan, stunting, infrastruktur desa, dan kondisi ekonomi masyarakat, publik tentu berhak bertanya: apakah ini benar-benar menjadi prioritas yang paling mendesak?


01 · PERTANYAAN YANG BELUM DIJAWAB


FORMAT Pasuruan meminta penjelasan mengenai dasar hukum penggunaan anggaran tersebut.


Jawaban yang diberikan hanya menyebut bahwa seluruh kegiatan “sudah sesuai regulasi”, tanpa disertai penjelasan rinci mengenai aturan, pasal, maupun ayat yang dimaksud.


Padahal, karena menggunakan APBD, publik berhak mengetahui secara jelas:


• dasar hukum kegiatan,
• relevansi kegiatan terhadap kepentingan rakyat,
• serta manfaat konkret yang dihasilkan.


Jika memang seluruh anggaran tersebut sah dan sesuai aturan, maka semestinya tidak ada kesulitan untuk membuka dasar regulasinya secara transparan kepada masyarakat.


02 · Rp 31 MILIAR DAN PRIORITAS PEMBANGUNAN


Dengan nilai anggaran sekitar Rp 31 miliar, pemerintah daerah sebenarnya dapat mempertimbangkan banyak kebutuhan publik lain yang lebih mendesak, seperti:


• membantu ribuan anak tidak sekolah kembali mendapatkan akses pendidikan,


• memperbaiki jalan kabupaten yang rusak,


• merehabilitasi sekolah-sekolah yang tidak layak,


• atau memperkuat program penanganan stunting dan kemiskinan.


Karena itu, yang dipersoalkan publik bukan sekadar besar kecilnya angka anggaran, melainkan soal prioritas.


Ketika ribuan anak kehilangan akses pendidikan, sementara anggaran perjalanan dinas dan bimtek tetap berjalan besar, masyarakat tentu berhak mempertanyakan sensitivitas sosial para wakil rakyat.


Terlebih, pemerintah pusat dalam beberapa kesempatan telah mendorong efisiensi belanja perjalanan dinas dan penghematan anggaran di berbagai sektor.


03 · SATU PERTANYAAN UNTUK DPRD KABUPATEN PASURUAN 


Publik menunggu keterbukaan.
Jika seluruh anggaran tersebut memang tepat dan sesuai aturan, DPRD Kabupaten Pasuruan seharusnya dapat menjelaskan secara terbuka:


• regulasi yang menjadi dasar pembiayaan kegiatan tersebut,


• rincian hasil perjalanan dinas dan manfaatnya bagi masyarakat,


• serta alasan mengapa anggaran tersebut diprioritaskan di tengah persoalan pendidikan dan kemiskinan daerah.


Karena APBD bukan milik partai politik.
APBD adalah uang rakyat.


Termasuk uang dari keluarga-keluarga yang hari ini masih kesulitan menyekolahkan anaknya.


FORMAT Pasuruan menyatakan akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari kontrol publik terhadap penggunaan anggaran daerah.


Bersambung
FORMAT Pasuruan
Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan ·

Skandal Dana BOS 2026: Oknum Kemenag Pidie Jaya Inisial ZA Diduga ‘Sikat’ Rp5 Juta Per Laptop

0

 

 

Aceh – Investigasi.in

Dugaan praktik korupsi kembali mencoreng dunia pendidikan di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pidie Jaya. Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, mencuat kabar miring terkait dugaan penggelembungan harga (mark-up) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang melibatkan oknum staf di internal instansi tersebut.

 

​Berdasarkan investigasi dan data yang dihimpun, dugaan penyelewengan ini berpusat pada pos belanja modal pengadaan unit laptop untuk madrasah di bawah naungan Kemenag Pidie Jaya. Seorang oknum di Seksi Pendidikan Islam (Pendis) berinisial ZA diduga kuat menjadi aktor intelektual di balik manipulasi harga barang tersebut.

 

​Modus Operandi:

Selisih Harga yang Fantastis

​Informasi dari sumber internal menyebutkan bahwa spesifikasi laptop yang seharusnya dibeli dengan harga pasar sekitar Rp7.000.000 (tujuh juta rupiah) per unit, justru dilaporkan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) dengan harga mencapai Rp12.000.000 (dua belas juta rupiah) per unit.

​Dengan selisih mencapai Rp5.000.000 per unit, total kerugian negara diperkirakan mencapai angka yang signifikan mengingat volume pengadaan yang ditujukan untuk banyak satuan pendidikan madrasah di wilayah tersebut.

 

​”Kami menemukan adanya ketimpangan antara fisik barang yang diterima di lapangan dengan nilai anggaran yang dicairkan. Inisial ZA yang menjabat Seksi Pendis diduga mengelembungkan harga barang terlalu tinggi, barang yang dibeli leptop vivobook dengan spek rendah (core i3), yang mana leptop spek itu harga di pasaran sekitar 7.000.000, tapi di RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) mencapai angka 12.000.000. ” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

 

​Jeratan Hukum:

Ancaman Penjara Seumur Hidup

​Tindakan dugaan mark-up ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan tindak pidana korupsi yang serius. Jika terbukti, oknum NZ dan pihak terkait dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.

 

​Berikut adalah pasal-pasal yang berpotensi menjerat pelaku:

​Pasal 2 Ayat (1): Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara.

 

​Ancaman Pidana:

Penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1.000.000.000.

​Pasal 3: Setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara.

​Ancaman Pidana: Pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun.

 

​Respons Pihak Terkait

​pihak Kemenag Pidie Jaya telah dihubungi lewat bomor wa memberikan keterangan bahwa selisih harga leptop bukanlah mark up, melainkan harga yang sudah dimasukkan pajak, jika masalah spek rendah akan kita tinjau kembali dan apabila benar kejadian seperti yang diberitakan saya selaku pimpinan akan mengintruksikan bawahan saya untuk segera mengembalikan seperti yang tertera dan sesuai dengan RKAS.

 

terkait keterlibatan oknum ZA selaku Seksi Pendis. pihak wartawan telah mengkonfirmasi lewat WA, beliau membantah terlibat dalam tindakan rasuah sebagaimana yang diberitakan beliau juga akan meninjau ulang terkait harga barang yang tidak sesuai spek yang sempat beredar dilapangan.

 

Dalam hal ini, Masyarakat dan pegiat pendidikan berharap aparat penegak hukum, baik Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, segera turun tangan melakukan audit investigatif terhadap aliran dana BOS tahun 2026.

 

​Kasus ini menjadi ironi besar di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh. Dana yang seharusnya digunakan untuk menunjang fasilitas belajar siswa, justru diduga menguap untuk kepentingan pribadi oknum tertentu.

Perlahan Tapi Pasti, Pembangunan Rehab Rumah Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Mulai Terlihat

0

Sanggau – Proses pembangunan rehab rumah yang dilaksanakan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Perlahan tapi pasti, hasil pekerjaan mulai terlihat seiring kerja keras personel Satgas bersama masyarakat di lokasi TMMD.

Setiap hari, anggota Satgas TMMD bersama warga terus bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pembangunan rumah, mulai dari pemasangan dinding, pengecoran hingga perbaikan bagian atap. Semangat kebersamaan menjadi dorongan utama agar pekerjaan dapat selesai sesuai target yang telah ditentukan.

Meski dikerjakan secara bertahap, progres pembangunan terus mengalami peningkatan. Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat juga mendapat sambutan positif karena dinilai mampu membantu meringankan beban warga yang membutuhkan rumah layak huni.

Pasiter Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf Demianus mengatakan bahwa seluruh personel terus berupaya maksimal agar hasil rehab rumah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perlahan tapi pasti, progres pembangunan terus terlihat. Kami optimis pekerjaan rehab rumah ini dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang baik,” ujarnya.

Warga penerima bantuan pun mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan melalui program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau. Mereka berharap pembangunan segera rampung sehingga rumah dapat ditempati dengan aman dan nyaman.

Melalui program TMMD, TNI tidak hanya membantu percepatan pembangunan di daerah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Pendim 1204/Sanggau

Pembukaan Lahan Pertanian Sawah Terus Dikerjakan, Satgas TMMD Gunakan Traktor untuk Pembajakan

0

Sanggau – Kegiatan pembukaan lahan pertanian sawah dalam program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus dikerjakan. Saat ini, proses pembajakan lahan dilaksanakan menggunakan traktor guna mempercepat pengerjaan dan memaksimalkan hasil pengolahan lahan.

Di lokasi kegiatan, Satgas TMMD bersama warga tampak antusias mengikuti proses pembajakan sawah yang dilakukan secara bertahap. Penggunaan alat traktor dinilai sangat membantu karena pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien dibandingkan secara manual.

Program pembukaan lahan pertanian tersebut bertujuan mendukung peningkatan ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu warga dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah pedesaan.

Anggota Satgas TMMD Pelda Ikran mengatakan bahwa pengerjaan pembajakan akan terus dilakukan hingga seluruh lahan siap digunakan untuk bercocok tanam.

“Dengan menggunakan traktor, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat sehingga diharapkan sawah ini nantinya dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik bantuan yang diberikan melalui program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau. Mereka berharap keberadaan lahan sawah tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan TMMD, Kodim 1204/Sanggau terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pembangunan desa, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang pertanian.

Pendim 1204/Sanggau

Semangat Kebersamaan, Hampir 600 Warga Bangun Jalan Tani Secara Swadaya

0

INVESTIGASI.IN | Banyuwangi -10-Mei-2026, Semangat kebersamaan, kepedulian, dan kekompakan masyarakat Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, kembali terlihat dalam kegiatan kerja bakti swadaya perbaikan jalan usaha tani yang menjadi akses utama para petani menuju lahan pertanian.


Tidak tanggung-tanggung, hampir 600 warga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan warga menjadi bukti kuat tingginya rasa peduli masyarakat terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas pertanian dan perekonomian warga setempat.


Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan secara mandiri melalui hasil iuran warga dan swadaya masyarakat. Dengan penuh semangat, warga bahu-membahu membawa peralatan kerja seperti cangkul, sekop, parang, hingga alat pemotong rumput untuk memperbaiki akses jalan yang mengalami kerusakan.


Sejak pagi hari, suasana gotong royong tampak begitu terasa. Warga dari berbagai kalangan turun langsung ke lokasi tanpa mengenal lelah. Ada yang membersihkan saluran air, meratakan jalan, memperkuat badan jalan, hingga membersihkan semak di sepanjang akses pertanian.


Jalan usaha tani tersebut memiliki peran penting bagi masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen.

Kerusakan jalan sebelumnya dinilai cukup menghambat mobilitas warga, terlebih saat musim hujan tiba.
Salah satu warga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama demi menjaga akses pertanian tetap layak digunakan.


“Ini murni hasil iuran dan kekompakan warga. Jalan ini sangat penting bagi petani, sehingga kami sepakat bergerak bersama melakukan kerja bakti demi kepentingan bersama,” ujarnya.


Kegiatan swadaya tersebut menjadi gambaran nyata bahwa budaya gotong royong di tengah masyarakat pedesaan masih terjaga dengan kuat. Di tengah berbagai keterbatasan, masyarakat memilih bergerak bersama tanpa harus selalu menunggu bantuan.


Selain memperbaiki jalan usaha tani, kerja bakti ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Semangat kebersamaan yang tumbuh selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat Sidomulyo masih sangat tinggi.


Warga berharap jalan usaha tani yang telah diperbaiki dapat memperlancar aktivitas pertanian, mempermudah pengangkutan hasil panen, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat.


Kegiatan gotong royong yang melibatkan hampir 600 warga tersebut pun menjadi contoh positif tentang pentingnya rasa peduli, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam membangun lingkungan desa secara mandiri demi kesejahteraan bersama.

 *Rehab Rumah Terus Dikebut, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Optimis Selesai Tepat Waktu*

0

Sanggau – Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus mempercepat pengerjaan rehab rumah warga agar dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Hingga saat ini, proses pengerjaan terus berjalan dengan melibatkan personel Satgas bersama masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan di lapangan, anggota Satgas TMMD tampak kompak mengerjakan berbagai bagian rumah, mulai dari pemasangan dinding, perbaikan atap hingga penyelesaian bagian interior. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci utama dalam mempercepat progres pekerjaan.

Pasiter Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf Demianus mengatakan, percepatan rehab rumah dilakukan agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.

“Pekerjaan terus kami kebut bersama warga agar selesai tepat waktu. Kami berharap hasil pembangunan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima bantuan,” ujarnya.

Selain fokus pada kualitas pekerjaan, Satgas TMMD juga mengutamakan kekompakan dan koordinasi di lapangan sehingga seluruh tahapan pengerjaan dapat berjalan lancar.

Warga penerima bantuan rehab rumah Pak Anem mengaku sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau. Mereka berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga rumah dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman.

Program TMMD tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui budaya gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Pendim 1204/Sanggau

*Pengerjaan Gorong-gorong TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Kini Masuk Titik Sasaran Kedua*

0

Sanggau – Pelaksanaan pekerjaan gorong-gorong dalam program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus berjalan dengan baik. Saat ini, pengerjaan telah memasuki titik sasaran kedua sebagai upaya meningkatkan akses dan kelancaran saluran air di wilayah sasaran TMMD.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terus bekerja secara gotong royong menyelesaikan pembangunan gorong-gorong agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga. Pengerjaan dilakukan dengan penuh semangat demi mencapai target yang telah ditentukan.

Pembangunan gorong-gorong ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan mendukung infrastruktur desa, khususnya dalam memperlancar drainase dan akses jalan masyarakat sehingga aktivitas warga dapat berjalan lebih baik.

Anggota Satgas TMMD Pelda Ikran menyampaikan bahwa pekerjaan di titik sasaran kedua dilakukan setelah progres pada titik sebelumnya berjalan sesuai rencana.

“Pengerjaan terus kami kebut agar seluruh sasaran fisik TMMD dapat selesai tepat waktu dan hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Semangat kebersamaan antara TNI dan warga terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Kehadiran program TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan masuknya pekerjaan gorong-gorong ke titik sasaran kedua, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai target yang telah direncanakan.

Pendim 1204/Sanggau

Dengan Penuh Semangat, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau Membajak Sawah Menggunakan Traktor

0

Sanggau – Personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau terus menunjukkan semangat pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dengan membantu warga membajak sawah menggunakan traktor di wilayah sasaran TMMD.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan Satgas TMMD terhadap para petani guna membantu mempercepat pengolahan lahan pertanian menjelang masa tanam.

Dengan penuh semangat, anggota Satgas TMMD turun langsung ke sawah bersama warga untuk mengoperasikan traktor dan mengolah lahan agar siap ditanami. Kehadiran personel TNI pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Anggota Satgas TMMD Pelda Ikran menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan pekerjaan petani dan memberikan motivasi kepada masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujarnya.

Selain mendukung program pembangunan fisik, TMMD juga hadir melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat terlihat jelas melalui semangat gotong royong di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan baik antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi warga di wilayah sasaran TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau.

Pendim 1204/Sanggau