Beranda blog Halaman 37

Gubernur Aceh Kunjungi Korban Pengeroyokan Di Polda Metro Jaya: Kapolri Harus Memberi Atensi Khusus

0

 

Aceh -Investigasi.in

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf alias Muallem, mengecam keras aksi pengeroyokan terhadap seorang warga Kota Langsa, H. Faisal, yang terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya. Peristiwa yang berlangsung di ruang RPK PPA Polda Metro Jaya pada Rabu (25-03-2026) itu memicu kemarahan Muallem, terlebih insiden terjadi di dalam kantor kepolisian yang seharusnya menjadi tempat perlindungan masyarakat.

Kecaman itu disampaikan Muallem usai menjenguk langsung korban di kediaman pribadi di kawasan Jakarta Selatan. “Atas nama Gubernur Aceh dan seluruh rakyat Aceh, saya mengecam keras aksi ini,” tegas Muallem, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh preman bayaran sangat mencederai rasa keadilan, terlebih insidennya berlangsung di institusi penegak hukum. “Kantor polisi ini merupakan tempat orang mendapat perlindungan, tapi kenapa bisa terjadi hal seperti ini kalau bukan karena dibiarkan,” ujar Gubernur.

*Kapolri Diminta Bertindak Tegas*

Muallem meminta Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual maupun oknum aparat jika terbukti ikut serta. “Kami mengharapkan kepada Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus ini. Menindak tegas para pelaku dan tokoh intelektual serta oknum aparat yang turut terlibat,” kata Muzakir Manaf.

Lebih lanjut, Muallem mengingatkan bahwa penanganan kasus yang tidak serius berpotensi menurunkan kepercayaan publik, khususnya masyarakat Aceh terhadap institusi kepolisian. Ia juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan maksimal serta menjamin keamanan para saksi selama proses hukum berlangsung. “Kejadian seperti ini akan menimbulkan ketakutan bagi warga Aceh di perantauan apabila tidak dituntaskan,” pungkasnya.

*Wilson Lalengke Apresiasi Gubernur Aceh, Polisi Harus Cepat Bertindak*

Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Aceh atas kepeduliannya terhadap korban. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang telah menunjukkan solidaritas nyata dengan menjenguk korban dan mengecam keras aksi biadab ini. Kehadiran beliau memberi semangat moral bagi warga Aceh dan seluruh masyarakat yang mendambakan keadilan,” ujar tokoh pers nasional itu.

Wilson Lalengke menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dianggap sepele. Ia mendesak Kapolri dan jajaran kepolisian untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan, termasuk otak intelektualnya. “Polisi harus bertindak cepat. Jangan biarkan hukum dilecehkan di dalam institusi kepolisian sendiri. Tangkap segera para pelaku, termasuk Fadh Arafiq dan istrinya, Ranny Fadh Arafiq, yang diduga kuat berada di balik aksi brutal ini,” tegasnya.

*Ranny Harus Dikeluarkan dari DPR*

Wilson Lalengke juga menyoroti posisi Ranny Fadh Arafiq sebagai anggota DPR RI. Menurutnya, tindakan yang melibatkan Ranny tidak hanya mencoreng nama baik pribadi, tetapi juga merusak marwah lembaga legislatif. “Saya meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk segera memproses Ranny Fadh Arafiq. Tidak pantas seorang anggota DPR yang adalah pembuat aturan hukum terlibat dalam aksi kekerasan yang mencederai hukum dan keadilan di ruang penegak hukum. MKD harus berani mengambil sikap tegas: keluarkan Ranny dari parlemen sebab dia telah menginjak martabat dan harga diri Negara Republik Indonesia!” desaknya.

Wilson Lalengke menekankan bahwa DPR adalah lembaga terhormat yang seharusnya diisi oleh wakil rakyat yang menjunjung tinggi etika, moral, dan hukum. “Jika ada anggota yang justru menjadi aktor dalam tindakan kriminal, maka keberadaannya adalah racun bagi demokrasi. MKD harus bertindak demi menjaga kehormatan lembaga,” tambahn tokoh HAM internasional ini.

Kasus pengeroyokan ini menyingkap pentingnya penerapan prinsip-prinsip dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua pihak, termasuk pejabat dan aparat, harus tunduk pada hukum. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Korban berhak mendapatkan perlindungan dan keadilan. Kekerasan yang dilakukan secara beramai-ramai adalah bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip keadilan sosial. Anggota DPR harus menjadi teladan. Jika terbukti melanggar hukum, maka mekanisme demokrasi harus membersihkan lembaga dari oknum yang mencoreng nama baik rakyat.

Peristiwa pengeroyokan terhadap warga Aceh di Polda Metro Jaya adalah tamparan keras bagi institusi hukum. Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, telah menunjukkan kepedulian dengan mengecam keras dan menjenguk korban. Dukungan moral ini diperkuat oleh suara lantang Wilson Lalengke, yang mendesak polisi segera menangkap para pelaku, termasuk Fadh Arafiq dan Ranny Fadh Arafiq, serta meminta MKD untuk memproses dan mengeluarkan Ranny dari DPR RI.

Kasus ini bukan sekadar soal kekerasan fisik, tetapi soal wibawa hukum, martabat demokrasi, dan kepercayaan rakyat terhadap negara. Jika aparat dan lembaga legislatif gagal bertindak tegas, maka kepercayaan publik akan semakin terkikis. Sebaliknya, jika hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, maka keadilan akan kembali menjadi pilar utama bangsa. (TIM/Red)

Gotong Royong Bersihkan Sampah, Babinsa dan Warga Peduli Lingkungan di Singkawang Barat.

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Singkawang – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 1202-01/Singkawang Barat bersama pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan kerja bhakti pembersihan sampah di Jalan Karya, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang. Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Pasiran, Sertu Darmaji dan Serda Kusairi. Aksi bersih-bersih difokuskan pada area aset tanah TNI AU di RT 028 yang sebelumnya dipenuhi sampah liar akibat ulah oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kota Singkawang Afriza, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang Emi Hastuti, S.Sos., M.Si., Camat Singkawang Barat Lukas Suharyadi, S.Sos., unsur Lanud Harry Hadisoemantri dipimpin Lettu Kum Andika Putra bersama 12 personel, Lurah Pasiran Hamdani Bayu Maulana, S.IP., Kepala UPT Singkawang Dedi Wahyudi, Ketua RT 028, serta elemen masyarakat seperti Karang Taruna, Masyarakat Peduli Sampah, dan Masyarakat Peduli Api.

Dalam keterangannya, Babinsa Kelurahan Pasiran menyampaikan bahwa kegiatan kerja bhakti ini merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Lokasi ini sebelumnya menjadi titik pembuangan sampah liar yang menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujar Sertu Darmaji.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Sampah-sampah yang menumpuk berhasil dibersihkan dan diangkut, sehingga lingkungan sekitar menjadi lebih bersih dan sehat.

Kerja bhakti ini juga menjadi momentum edukasi bagi masyarakat agar meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah aset negara yang harus dijaga bersama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan lancar. Sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan terus terjaga dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di Kota Singkawang.
(Pendim 1202/Skw).

Sebelum 24 jam Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan Amankan Terduga Pelaku Pencurian Handphone

0

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Pontianak Polda Kalbar — Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan tindak pidana pencurian, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/19/III/2026/SPKT/Polsek Pontianak Selatan/Resta PTK/Polda Kalbar, tertanggal 29 Maret 2026.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi di Jalan Sungai Raya Dalam Gang H. Saleh 2, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara. Kejadian berlangsung pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. terduga pelaku mengambil satu unit handphone milik korban saat korban sedang tidur.

Handphone tersebut disimpan di dalam kamar yang berada di samping pelapor. Adapun barang yang diambil berupa OPPO Reno 4 warna hitam angkasa dengan nomor IMEI (1) 867671050722198 dan IMEI (2) 867671050722180.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 19.00 WIB, Tim Macan Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengecekan rekaman CCTV.

Dari hasil penyelidikan dan informasi masyarakat, diketahui bahwa terduga pelaku berada di sebuah rumah kos di Jalan Perdana.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Pontianak Selatan Akp Inayatun Nurhasanah ,S.H.,M.H menyatakan bahwasetelah mendapat informasi keberadaan pelaku kemudin Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku KES ( 26) tanpa perlawanan.

Dalam interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya. Petugas juga melakukan penggeledahan badan dan diamankan 1 unit handphone OPPO Reno 4 warna hitam angkasa dan pelaku dibawa ke Mapolsek Pontianak Selatan guna proses penyidikan lebih lanjut”ujar Kapolsek

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kapolsek Pontianak Selatan Akp Inayatun Nurhasanah, S.H.,M.H. menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap laporan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Pontianak Selatan.”pungkasnya (wg)

 

Tak Main-main Polisi Dibantu Pemda Buru Pencuri Lampu Hias di Arteri Supadio

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

KUBU RAYA – Aksi pencurian lampu hias di kawasan Jalan Arteri Supadio–A Yani 2 kian meresahkan. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyatakan geram lantaran aksi tersebut dilaporkan terjadi hampir setiap malam dan sudah berlangsung selama berbulan-bulan.

Hal itu disampaikan Sujiwo usai melakukan patroli bersama jajaran kepolisian, didampingi Wakapolres, Kompol Andri Syahroni pada Sabtu Malam (29/3/2026) . Ia mengungkapkan, awalnya mengira pencurian tersebut hanya kejadian sporadis, namun ternyata terus berulang dan terorganisir.

“Awalnya saya kira hanya iseng, tapi ternyata hampir tiap malam terjadi. Ini sangat meresahkan,” ujarnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Sujiwo meminta aparat kepolisian untuk meningkatkan intensitas patroli serta menindak tegas para pelaku pencurian yang merusak fasilitas umum.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah tambahan dengan memberikan bonus bagi masyarakat yang berperan aktif dalam mengungkap kasus tersebut.

“Kalau ada yang melihat atau mengetahui, segera laporkan. Kami siapkan bonus sebagai bentuk apresiasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Kubu Raya, Andri Syahroni, menegaskan pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan memburu pelaku pencurian tersebut.

“Polisi akan memburu pelakunya. Kami juga meningkatkan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah aksi serupa kembali terjadi,” tegasnya.

Selain fokus pada pelaku di lapangan, pemerintah juga akan menelusuri dan memantau pihak-pihak yang diduga menjadi penampung barang curian. Langkah ini dinilai penting untuk memutus rantai kejahatan yang terus berulang.

Sujiwo berharap, dengan tindakan tegas dan dukungan masyarakat, aksi pencurian lampu hias di wilayah tersebut dapat segera dihentikan, sehingga fasilitas publik tetap terjaga dan memberikan kenyamanan bagi warga. (tim liputan).

Pangdam XII/Tpr Tinjau Perbatasan, Bakar Semangat Prajurit Satgas Pamtas di Sajingan Besar

0

 

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Sambas – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke garis depan perbatasan negara untuk meninjau langsung kondisi prajurit dan memastikan kedaulatan wilayah tetap terjaga. Dalam agenda ini, Pangdam menyambangi Pos Koki Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Sabtu (28/3/2026).

​Kunjungan ini bukan sekadar peninjauan rutin. Mayjen TNI Novi Rubadi hadir di tengah-tengah prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad untuk memberikan dukungan moril dan motivasi langsung di lapangan.

 

​”Kehadiran kami di sini untuk memastikan kondisi fisik dan mental prajurit tetap prima dalam menjaga setiap jengkal tanah air,” tegas Pangdam di sela arahannya.

 



Pangdam XII/Tpr memberikan arahan khusus mengenai pentingnya kewaspadaan dan dedikasi dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan. Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pimpinan, Pangdam juga menyerahkan dukungan logistik tambahan guna menunjang operasional dan kesejahteraan personel di pos.



​Mayjen TNI Novi Rubadi menekankan bahwa tugas menjaga perbatasan adalah kehormatan tertinggi bagi seorang prajurit. Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh personel Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC Kostrad dalam mengawal perbatasan RI-Malaysia dengan profesionalisme tinggi. (Pendam XII/Tpr)

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026

0

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026: Arena Kompetisi dan Cermin Kualitas Pembinaan Karate Daerah.

Surabaya – Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Jawa Timur 2026 Piala Kapolda Jatim yang digelar di GOR Gelora Pancasila, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi ruang reflektif untuk membaca sejauh mana kualitas pembinaan karate di tingkat daerah berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

Ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur hadir dengan membawa semangat kompetitif yang tinggi. Mereka tidak hanya bertarung untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi representasi dari hasil proses panjang pembinaan di dojo masing-masing.

Di atas tatami, pertarungan berlangsung dalam ritme yang dinamis dan penuh strategi. Teknik, kecepatan, serta ketepatan menjadi elemen utama yang menentukan hasil pertandingan. Namun di balik itu, terlihat pula perbedaan kualitas antar atlet yang mencerminkan variasi metode dan intensitas pembinaan di setiap daerah.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa Kejurda ini secara tidak langsung menjadi indikator objektif dalam menilai keberhasilan sistem pembinaan karate. Atlet yang tampil dominan umumnya berasal dari lingkungan latihan yang terstruktur, konsisten, dan didukung oleh pelatih berpengalaman.

Selain aspek teknis, kekuatan mental menjadi faktor krusial dalam pertandingan. Atlet yang mampu menjaga fokus, mengendalikan emosi, dan membaca situasi pertandingan dengan baik cenderung memiliki peluang lebih besar untuk unggul.

Peran wasit dan juri dalam menjaga integritas pertandingan juga menjadi sorotan. Profesionalisme mereka diuji dalam setiap keputusan yang diambil, mengingat tingginya intensitas dan sensitivitas dalam kompetisi.

Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi ruang interaksi sosial antar perguruan dan daerah. Terjadi pertukaran pengalaman, pengetahuan, serta strategi pembinaan yang dapat menjadi modal penting untuk pengembangan ke depan.

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026 pada akhirnya menegaskan bahwa olahraga bukan hanya tentang kemenangan di arena, tetapi juga tentang bagaimana membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan, adil, dan mampu melahirkan atlet berprestasi secara konsisten.

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026

0
0-0x0-0-0#

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026: Arena Kompetisi dan Cermin Kualitas Pembinaan Karate Daerah.

Surabaya – Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Jawa Timur 2026 Piala Kapolda Jatim yang digelar di GOR Gelora Pancasila, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, bukan sekadar ajang kompetisi olahraga. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi ruang reflektif untuk membaca sejauh mana kualitas pembinaan karate di tingkat daerah berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.

Ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur hadir dengan membawa semangat kompetitif yang tinggi. Mereka tidak hanya bertarung untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi representasi dari hasil proses panjang pembinaan di dojo masing-masing.

Di atas tatami, pertarungan berlangsung dalam ritme yang dinamis dan penuh strategi. Teknik, kecepatan, serta ketepatan menjadi elemen utama yang menentukan hasil pertandingan. Namun di balik itu, terlihat pula perbedaan kualitas antar atlet yang mencerminkan variasi metode dan intensitas pembinaan di setiap daerah.

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa Kejurda ini secara tidak langsung menjadi indikator objektif dalam menilai keberhasilan sistem pembinaan karate. Atlet yang tampil dominan umumnya berasal dari lingkungan latihan yang terstruktur, konsisten, dan didukung oleh pelatih berpengalaman.

Selain aspek teknis, kekuatan mental menjadi faktor krusial dalam pertandingan. Atlet yang mampu menjaga fokus, mengendalikan emosi, dan membaca situasi pertandingan dengan baik cenderung memiliki peluang lebih besar untuk unggul.

Peran wasit dan juri dalam menjaga integritas pertandingan juga menjadi sorotan. Profesionalisme mereka diuji dalam setiap keputusan yang diambil, mengingat tingginya intensitas dan sensitivitas dalam kompetisi.

Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi ruang interaksi sosial antar perguruan dan daerah. Terjadi pertukaran pengalaman, pengetahuan, serta strategi pembinaan yang dapat menjadi modal penting untuk pengembangan ke depan.

Kejurda INKANAS Jawa Timur 2026 pada akhirnya menegaskan bahwa olahraga bukan hanya tentang kemenangan di arena, tetapi juga tentang bagaimana membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan, adil, dan mampu melahirkan atlet berprestasi secara konsisten.

Pangdam XII/Tpr Pantau Perbatasan: Pastikan PLBN Aruk Aman dan Kondusif

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Sambas – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Sabtu (28/3/2026).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan serta kelancaran arus lalu lintas pelintas batas di gerbang perbatasan RI-Malaysia.

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam XII/Tpr dan Danrem 121/Abw, Pangdam memantau setiap sudut fasilitas pelayanan di PLBN Aruk. Kehadiran jenderal bintang dua ini disambut langsung oleh Kepala PLBN Aruk, Viktorius Dunand, S.E., M.Si.

“Peninjauan ini sangat penting untuk melihat secara nyata kondisi di lapangan, terutama mengenai koordinasi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan serta pelayanan bagi para pelintas batas,” ujar Pangdam di sela kegiatannya.

Selain mengecek fasilitas, Mayjen TNI Novi Rubadi juga berdialog dengan personel yang bertugas di garda terdepan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi terhadap segala bentuk kegiatan ilegal di wilayah perbatasan tanpa mengabaikan aspek humanis dalam pelayanan masyarakat.

Turut hadir dalam rombongan tersebut Dandim 1208/Sambas dan Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonarhanud 1/PBC Kostrad guna memberikan laporan komprehensif terkait situasi terkini di wilayah Kodam XII/Tanjungpura yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. (Pendam XIi/Tpr)

Pangdam XII/Tpr Tinjau PLBN Jagoi Babang di Beranda Negeri

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Bengkayang – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke titik nol perbatasan Indonesia-Malaysia guna meninjau langsung operasional dan kondisi keamanan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (28/3/2026).

​Kedatangan jenderal bintang dua beserta rombongan ini disambut hangat oleh Kepala PLBN Jagoi Babang, Misdo J. Purba, beserta jajaran pejabat terkait di pintu gerbang kedaulatan negara tersebut.



​Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis Kodam XII/Tanjungpura dalam memastikan stabilitas wilayah perbatasan darat. Selain memantau sarana dan prasarana,

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan atensi khusus pada sinergitas antara TNI dan instansi pengelola perbatasan dalam

​”Perbatasan adalah etalase bangsa. Keamanan dan ketertiban di PLBN Jagoi Babang harus tetap prima demi menjaga marwah negara sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat lokal,” ujar Pangdam di sela peninjauan.

Kunjungan diakhiri dengan diskusi singkat mengenai pengembangan potensi wilayah perbatasan untuk memperkuat ketahanan nasional dari wilayah perbatasan. (Pendam XII/Tpr)

Pangdam XII/Tpr Cek Kesiapan Operasi Yonif 645/Gardatama Yuda di Sambas

0

 

 

Pontianak Kalbar II investigasi.in

Sambas – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung pemeriksaa kesiapan operasi (Riksiapops) Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) 645/Gardatama Yuda, pada Jumat (27/3/2026) kemarin.

 

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh komponen pasukan yang dipimpin oleh Danyonif 645/Gty, Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M., dalam kondisi prima sebelum diterjunkan ke medan tugas.

​Dalam peninjauan tersebut, Pangdam melakukan pengecekan mendalam terhadap kesiapan personel dan materiil. Untuk personel, Pangdam mengecek mental, fisik, dan pemahaman setiap prajurit terhadap tugas pokok serta fungsi di lapangan. Sedangkan materiil, beliau menginspeksi kelayakan senjata, alat komunikasi, perlengkapan medis, hingga logistik pendukung lainnya.

​”Pemeriksaan ini adalah tahapan penting untuk menjamin bahwa setiap prajurit dan perlengkapan yang dibawa benar-benar siap menghadapi dinamika di daerah operasi,” ujar Pangdam di sela-sela kegiatannya.

​Kegiatan Riksiapops ini merupakan bagian dari komitmen Kodam XII/Tpr dalam menjaga profesionalisme prajurit serta keberhasilan misi pertahanan negara. Turut hadir dalam pengecekan tersebut jajaran pejabat utama (PJU) Kodam XII/Tanjungpura untuk memberikan asistensi teknis sesuai bidang masing-masing. (Pendam XII/Tpr)